FIRST LOVE 2

FIRST LOVE 2
18. Berasa keluarga kecil



Saat keluar dari area komplek. Tania melihat Raka berjalan membawa motornya


" Raka ... Kenapa motornya ? " Tanya Tania membuka jendela mobil


Raka menggaruk kepalanya


" Malu banget anjir . Di saat kondisi seperti ini malah ketemu calon istri " batin Raka


" Biasalah , kurang bensin "


Tania keluar dari mobil " yaudah kamu tunggu disini biar aku yang beli "


Raka menggeleng kepalanya " gak usah . Aku mau ke rumah ayah Bima . Ini dikit lagi sampe . Biar nanti aku yang beli pake motor kak Caca "


Tania menoleh ke samping . Rumah mertua mas nya sangat jauh . Dan ini baru masuk komplek . Yang benar aja Raka . Pikirnya


" Yaudah kamu tunggu disini. Sebentar aja . Biar aku yang beli " Tania cepat masuk ke dalam mobil


" Tunggu sebentar ya " ucap Tania membuka jendela


Raka hanya diam . Dia bersandar motornya . Dan duduk di trotoar menunggu Tania yang sedang membeli bensin


Beberapa menit kemudian mobil Tania masuk lagi ke dalam komplek . Dia membawa botol minum berisi bensin


Raka segera membuka jok motornya . Dia juga menuangkan bensin kedalam motornya . Setelah itu


" Sudah kan ! "


" Makasih ya Tania . Oh iya mau kemana kamu ? Atau dari mana ? "


" Aku bawa anak anak mau main kerumah . Niatnya sih mau makan dulu di depan komplek . Kamu ikut ya "


"Aku bawa motor " jawab Raka


" Gapapa . Kamu ikutin mobil belakang aku "


Raka mengagguk . Saat Tania masuk mobil lagi dia segera keluar dari komplek menuju cafe terdekat


" Emmmm enak " gumam Vania


Tania tersenyum kedua keponakan nya itu makan begitu lahap


" Mami suapin om Raka "


" Mami ? " Tanya Tania pada Vania


Vania dan Ken mengagguk


" Pinternya anak anak ini " batin Raka Merasa bahagia


Tania mengambil kentang kau dia suapin ke Raka " sudah kan ? Ayo makan lagi " ucap Tania kepada dua keponakan itu


" Berasa keluarga kecil . Aku papi . Tania mami. Dan dua anak anak ini anak aku sama Tania . Indahnya haluan ku " batin Raka


" Mami adek Vania cantik ya " ucap Ken


" Anak mami emang cantik dan juga ganteng " ucap Tania


Cup


Ken mencium pipi adiknya . Dia sangat sayang sekali dengan adik nya yang cantik


" Mami cium om Raka " ucap Vania


" Mami ? "


" Ini anak bener bener ya " batin Raka . Raka bener bener malu kali harus Tania menuruti kemauan Vania


Tania menggeleng kepalanya " nanti mami di marahin kekasih nya om Raka . Udah kalian lanjuti makannya . Setelah itu kita pulang . Papi Rifky udah nunggu di rumah "


Huh !


" Untung aja Tania nolak . Kalo dia cium gue . Bisa bisa 7 hari 7 malam gue gak bisa tidur " batin Raka sambil tersenyum melihat Tania begitu pintar mengurus anak anak


**


Malam harinya . Argo berkunjung kerumah Tania . Tania tetep gak membolehkan kekasihnya itu masuk


Argo berdiri di depan rumah menatap jendela kamar Tania . Dia bersandar di depan mobilnya sambil membawa bunga juga makanan kesukaan Tania


Tak lama kemudian mobil Rifky dan Dinda masuk kedalam rumah itu di buka oleh penjaga rumah . Setelah memarkirkan Rifky keluar rumah menegur kekasih dari adik nya itu


" Kenapa bang ? Gak masuk aja ? "


Argo menggeleng kepalanya " gapapa disini aja . Sampai Tania keluar . Biasalah Tania minta di perjuangin "


" Gapapa . Nanti biar aku yang panggilin dia . Abang tunggu ruang tamu aja . Dari pada disini banyak nyamuk "


Argo tetep menolak . Tania udah mendorong argo tadi . Argo gak mau Tania makin marah


" Yasudah . Aku masuk dulu ya bang " ucap Rifky yang di anggukin argo


Beberapa jam kemudian Tania keluar . Dia di marahin oleh mas Rifky karena kekasih nya itu terlalu lama di luar


" Akhirnya kamu keluar juga sayang "


Argo mematikan rokoknya . Menginjak rokok itu sampai mati . Argo juga memberikan bunga dan makanan kesukaan Tania


" Mau cari kopi , teh ? "


Tania mengagguk . Tania gak mau sudah malam begini menerima tamu apalagi mas sama mbaknya baru aja pulang . Pasti lelah .


" Gak usah cari tempat . Kita ngobrol aja di mobil " ucap Tania tiba tiba


Argo mencari tempat yang bisa buat parkir. Setelah mendapatkan nya dia duduk tegap menatap Tania


" Cantik banget sih " ucap argo sambil mengelus bibir Tania


Tania menepis kan nya tangan itu di bibirnya


" Wajah kamu kenapa ? " Tanya Tania


Argo menatap kaca spion atas menatap wajahnya yang tadi di pukul oleh adik iparnya itu


" Jatuh dari motor "


" Hei ! Aku gak bodoh ! "


" Ayolah . Kita bicara yang menyangkut hubungan kita " ucap argo


" Kenapa wajah kamu Abang ! "


" Berantem kecil kecilan sayang . Biasa lah anak muda " Jawab argo santai


Tania memegang dagu argo lalu dia menyandarkan kepalanya di tubuh kekasihnya itu


" Kamu jahat ! Hiks hiks hiks "


Argo merangkul pundak Tania


" Kamu selingkuh in aku yang kedua kalinya . Kamu dendam kan sama mas ?"


" Engak sayang "


" Bohong , kalo gak dendam kenapa kamu selingkuhin aku . Aku bisa aja loh bilang bunda kemarin "


" Eh mana boleh seperti itu . Ini hubungan kita . Orang lain gak perlu tau" jelas argo


" Ya maka itu kamu jelasin . Kenapa kamu selingkuhin aku "


Argo memejamkan matanya


" Aku kan udah bilang Tania . Waktu itu aku di ajak temen aku . Kita mabuk . Aku gak tau tiba tiba ada di sebuah kamar "


" Bohong "


" Kamu ini gak percaya banget sama aku , Tania "


" Terus yang kemarin pelukan itu apa ? Untung aku datang "


Cup


" Jangan cium cium , jelasin dulu "


" Ya kemarin itu aku engak tau sayang , dia datang langsung meluk . Kirain itu kamu "


" Aku capek tau gak . Akhir akhir ini kita berantem terus . Kamu yang buat aku kecewa . Sakit hati . Tiap malam nangis cuma karena tingkah kamu . Aku capek bang "


" Iya sayang maaf ya "


" Aku gak mau kamu sama seperti mas . Mungkin kak diva bisa sabar ngadepin tingkah mas . Tapi aku gak bisa . Lebih baik kalo emang mau bersenang senang . Tinggalin aku "


Argo mengeratkan pelukannya


" Aku gak mau jauh dari kamu . Aku gak bakal selingkuh lagi Tania "


" Ya makanya Abang bikin Tania percaya lagi . Aku udah gak percaya sama Abang tau gak "


Drt....


💌 Mas Rifky


Dimana ? Pulang sekarang !!!


" Aku di suruh pulang sama mas "


Argo melepaskan pelukan dia mengecup bibir Tania terlebih dahulu


" Besok aku jemput "


Tania mengagguk . Argo menjalankan mobilnya kembali ke rumah calon