
Diva yang sedang tiduran malas sambil menemani Vania yang tengah asik minum susu di botol
" Kamu nginap gak sih mas ? "
" Mungkin " jawab Aldo di depan cermin sedang memakai minyak rambut
Setelah selesai rapi dan memberi parfum . Segera pamit kepada anak dan istrinya
" Nanti aku kabari. Kalo nanti siang aku ke bandara "
Cup cup cup
" Papa " panggil Vania . Vania melambaikan tangannya
**
Malam harinya argo menjemput Tania untuk menemani makan malam di restoran
" Mas Rifky telpon aku " Tania memberikan ponselnya kepada argo
( Halo )
( Ah iya bang , ada dimana ya bang . Ini sudah malam . Tania kok belum pulang ya ) ucap Rifky sopan
( Masih makan . Tadi minta temenin potong rambut . Maaf ya Rifky jam 10 nanti Abang antar Tania )
( Yaudah bang . Hati hati ya pulangnya bang )
( Iya Rifky )
Argo memberikan ponselnya kepada kekasihnya itu . Lalu dia melanjutkan lagi makan malam nya
Di lihat jam 9 lewat . Tanpa berlama-lama argo langsung mengajak Tania untuk pulang
Selama di perjalanan itu juga keduanya terdiam hanya ada suara musik yang menemani malam hari
" Itu mobil mas Aldo " ujuk Tania
Argo menatap tangan Tania ke arah tempat dunia malam . Argo juga mengerutkan keningnya . Dia ikut parkir di tempat malam itu
" Kita mau ngapain kesini bang ? "
" Mau pastiin aja . Ngapain Aldo kesini . Kamu disini aja . Jangan ikut masuk "
" Ah nanti Abang malah di goda " jawab Tania
Argo menggeleng kepalanya
" Percaya sama aku ! "
Tania mengagguk . Argo segera masuk kedalam tempat dunia malam itu
Dia celingak-celinguk . Tatapan argo ke arah pojok kanan di saat orang yang dia kenal yaitu Aldo dan Kevin . Keduanya sedang di kelilingi cewek cewek yang berpakaian kurang bahan
Berjalan ke arah mereka . Aldo mencium bibir salah satu wanita itu . Argo bener bener emosi . Bisa bisanya adik iparnya itu bermain di belakang adiknya
Brak
Argo melempar botol alkohol menyiram kepada tubuh adik iparnya itu tanpa dosa
" Arghhh...." Teriak Aldo
" Brengsek . Bohongin diva keluar kota . Gak taunya main kesini . Sialan !!!"
Argo memukul wajah aldo tanpa basa basi . Membuat keributan di tempat itu . Mereka cepat di pisahkan oleh orang orang di sana sampai security datang membawa argo keluar
Tania terkejut kekasih nya itu terluka dan memar . Tania juga keluar dari mobil mengecek keadaan argo
Saat Tania menyentuh tangan argo . Kekasihnya itu menepiskan
" Bang . Kenapa Abang bisa kaya gini " tanya Tania khawatir
Tanpa menjawab argo masuk ke dalam mobilnya . Begitu juga dengan Tania
" Abang " panggil Tania
Argo hanya diam dan cuek
" Di dalam mas lagi ngapain "
Tania terdiam , sampai akhirnya tiba di rumah keluarga Januar yang biasanya argo ikut masuk mengantar Tania . Setelah Tania turun . Argo langsung menjalankan mobilnya
Argo ingin cepat bertemu dengan diva . Kali ini adiknya harus tahu perilaku suaminya seperti apa . Padahal diva sudah lelah menghadapi suaminya itu yang gak pernah berubah
Tok tok tok
Diva langsung membuka pintunya . Argo langsung masuk begitu aja
" Aldo bilang sama kamu kemana ? "
Diva melongo apa maksudnya
" Ke Kalimantan , ada pekerjaan katanya"
Huh !
" Ganti pakaian . Kamu ikut Abang ke bar "
Diva melebarkan matanya . Dia menahan lengan abangnya
" Abang ngeliat mas Aldo ? "
Argo membalikan tubuhnya
" Bukan cuma ngeliat . Abang hajar itu orang berani beraninya ciuman sama orang lain selain istrinya "
Diva terduduk Lemas di atas ranjang
" Aku capek bang . Gimana caranya biar mas Aldo itu berubah . Aku capek "
Diva menangis
" Ceraikan dia " jawab argo
Diva menatap argo lirih . Gak mungkin diva cerai . Diva mikirin anak . Dara selalu tanya kemana papanya itu pergi gak mungkin diva tinggalin gitu aja
" Biarin mas Aldo begitu lah bang aku capek "
" Kamu itu bodoh banget jadi perempuan . Di bohongi laki laki mau aja ! " Bentak argo pada adiknya itu
" Yaudah terserah " jawab argo cuek lalu dia keluar dari kamar
Di saat itu juga melihat Vania sedang menangis merengek susu kotak yang Dafa dan Ken minum . Argo memotret Vania yang sedang menangis . Lalu dia menusuk sedotan kedalam susu . Keponakanya itu berhenti menangis
" Habis minum susu . Pada tidur ya . Besok kakak sekolah pagi " peringatan argo
Mereka mengangguk . Argo kembali ke tempat dimana Aldo bersama Kevin disana . Karena tadi udah membuat kerusuhan . Wajah argo di ceklis oleh security
Jadi argo hanya perlu menunggu di dalam mobil . Hingga beberapa jam kemudian aldo keluar dari tempat itu bersama perempuan sangat cantik
Bugh
Argo memukul wajah adik iparnya itu . Aldo tersungkur di aspal
Keributan di depan dunia malam itu membuat orang orang hanya menatap nya . Argo seperti kesurupan setan yang terus menghajar adik iparnya itu
Sampai akhirnya security memisahkan mereka berdua . Aldo hanya bisa menatap Abang nya itu darah sudah dimana mana wajah Aldo ulah abangnya
" Ceraikan diva , gak pantas diva sama suami brengsek seperti kamu ! Ingat kamu itu punya adik perempuan . Kalo Tania aku perilakuin seperti itu . Gimana perasaan nya !" Tanya argo di telinga adik iparnya
Argo langsung masuk kedalam mobil menjalankan mobilnya menuju rumahnya . Sedangkan Aldo masih tersungkur di aspal tatapan itu masih kearah mobil Abang iparnya itu yang sudah keluar dari area ini
Di bantu bangun oleh wanita yang aldo sewa untuk bermalam di hotel. Aldo mendorong wanita itu lalu dia masuk kedalam mobilnya
Aldo membuka ponselnya banyak panggilan dari diva juga pesan dari istirnya. Rupanya diva sudah tau Aldo sedang bermain cewek . Bahkan diva juga yang memberi tahu kalo Abang iparnya menyusul kesana
Drt ..
Foto Vania sedang menangis di kirim oleh argo
💌 Abang
Ingat punya anak perempuan ! Karma berlaku !
Aldo mengepalkan tangannya . Dia bener bener lupa mempunyai anak perempuan . Yang dimana Aldo sayang banget