FIRST LOVE 2

FIRST LOVE 2
27 . Pinjam uang



Sore harinya argo menempati janjinya setelah mengantar Tania kembali pulang dan sekalian makan di rumah calon mertuanya . Akhirnya argo kembali ke apartemen putri


Argo juga mencari di google makanan apa yang bagus untuk ibu hamil dan untuk calon bayi nya


" Kamu baru bangun tidur ? " Tanya argo saat sudah sampai di unitnya


" Iya . Ngantuk "


Argo tersenyum dia mengecup kening putri . Lalu masuk kedalam meletakkan makanan yang dia bawa


" Makanlah dulu . Aku tahu porsi ibu hamil itu cepat lapar "


Putri menyiapkan minum untuk argo juga dirinya . Argo membuka makanan laku dia menyuapi putri


" Gimana pekerjaan kamu " tanya putri


" Lancar , baik "


" Baguslah "


" Iya " jawab argo


Menyuapi lagi sampai bener bener habis dan bersih . Setelah minum dan sudah kenyang putri mengangkat tangan argo . Dia mulai memijitkan


" Kamu pasti capek ? Aku nyusahin ya ?"


" Siapa bilang ? Engak kok . Sama sekali gak nyusahin . Cuma aku gak nyangka aja bisa memiliki calon bayi . Aku akan menjadi calon ayah "


Putri tersenyum mesam


" Udah jangan di pijitin lagi . Nanti malah kamu yang capek "


Argo mengambil remot tv dia mengangkat kaki nya selonjoran di atas meja . Begitu juga dengan putri . Dia mendekat dan memeluk argo


" Kamu beneran uang nya masih banyak yang aku kasih ? " Tanya argo sambil merangkul putri


" Iya . Masih banyak . Kenapa ? "


" Gapapa tanya aja "


Saat Putri memeluk perut argo . Tiba tiba sih Joni argo bangkit . Hal itu membuat putri segera melepaskan


" Sial ...."


Argo segera masuk kedalam kamar mandi . Argo gak mungkin berhubungan putri . Karena dia belum yakin anak yang di kandung putri anaknya . Bisa aja putri licik dan akhirnya setelah berhubungan . Putri akan mengakui itu anak argo


Cukup lama argo di dalam kamar mandi . Sampai akhirnya dia mandi di dalam dan meminta handuk kepada putri


" Tadi hp kamu berdering " ucap putri


Argo mengambil ponselnya di atas meja . Melihat beberapa panggilan dari Tania


( Halo sayang )


Putri menatap argo dari belakang . Sangat romantis sekali pikirnya . Berjalan mendekati argo . Putri duduk di atas pangkuan argo dia mengeringkan rambut argo dengan handuknya


" Aku harus pulang . Besok aku kesini bawa sarapan "


Putri menggeleng kepalanya


" Aku bisa masak . Aku janji besok akan sarapan "


Argo memeluk putri dia juga mengusap punggung wanita itu


" Yasudah . Lebih baik memang masak dari pada beli di luar takut nya kurang sehat . Kapan kapan bisa dong aku cicipin masakan kamu "goda Argo


" Boleh "


" Besok malam ya . Aku mau makan malam dengan kamu "


Putri mengagguk


" Kamu suka makanan apa ? "


" Aku sih apa aja suka , tapi terserah kamu mau masak apa . Aku bukan tipe pria pemilih makanan kok . Asalkan ada sambel nya " argo tekekeh


" Ok "


Argo melepaskan pelukannya lalu dia segera mengambil kunci mobilnya tak lupa argo mengecup bibir putri . Membuat putri terkejut


" Hati hati "


" Iya . Kamu jangan tidur malam malam "


**


Selama perjalanan argo mencari cari cilok yang Tania mau . Beberapa tahun tinggal di luar negeri , sudah biasa dengan keju dan susu juga yogurt. Kembali ke Indonesia beberapa bulan lalu malah yang di cari cilok


Setelah mendapatkan cilok. Akhirnya Argo langsung pergi menuju rumah kekasih nya


" Terima kasih Abang "


Muach


" Di dalam ada siapa ? " Tanya argo


" Gak ada siapa siapa . Ada pembantu doang . Abang mau masuk ? "


Argo menggeleng kepalanya


" Kalo ada mas sama Dinda . Baru aku berani masuk . Kalo gak ada siapa siapa mending aku di disini aja . Makan di mobil aja sayang . Aku capek berdiri "


Tania mengagguk dia ikut masuk kedalam mobil


" Sumpah enak banget bang . Bang terima kasih ya " ucap Tania lagi


" Iya sayang " jawab argo


" Oh iya . Kamu jadi kan ngelamar aku ? Dikit lagi papa pulang loh "


Argo mengagguk


" Bang apa sebaiknya nya cari cari rumah . Yang cocok buat kita . Bukannya kita sudah mapan . Jadi sebaiknya kita membeli rumah dari pada harus numpang . Tapi terserah Abang aja sih kalo mau tinggal disini gapapa . Lagi pula papa gak akan ngelarang . Malahan senang anaknya tinggal disini "


" Masalah itu . Abang tenang aja . Mas Rifky itu baru beli tanah di belakang . Niatnya mobil yang jarang di pakai sama motor mas Aldo juga mas Rifky itu mau di pindahin . Jadi mobil yang di taruh sini itu yang biasa di pakai " jelas Tania


" Tetap aja sayang , aku kan mau bebas nanti di rumah berdua sama kamu . Kita merawat tanaman . Terus kamu dasteran . Dan aku kainan . Terus kamu masak di dapur tiba tiba aku peluk kamu sambil berucap kamu masak apa " argo tersenyum membayangkan indahnya berumah tangga dengan Tania


" Kamu kebanyakan melihat kak Caca sama kak Dimas ya . Makanya bisa berpikiran seperti itu "


" Jangan salah . Mas mu juga . Walupun mas mu itu hanya bisa tersenyum kalo ngomong apa adanya . Dia itu kalo sama diva . Mas mu itu bucin "


" Seperti Abang bucin sama Tania kan ?"


" Mana ada . Kamu tuh yang bucin "


Tania melebarkan matanya


" Hei . Mana ada ya . Ingat saat aku ngambek . Abang nyusul ke Melbourne cuma minta maaf setelah itu kembali ke Indonesia . Abang yang bucin "


" Kamu masih ingat aja ya Tania " ucap argo menggeleng kepalanya tak percaya


" Kamu lupa , IQ di atas 100 "


Argo tersenyum dia megenggam tangan Tania " aku lupa . Kalo kekasih aku itu jenius "


" Jangan gitu Abang . Ada yang lebih pintar dari aku "


" Ya ya ya . Kamu selalu merendah sayang "


Cup


" Jangan sering sering makan itu ya . Papa kamu ngeliat makan gituan . Aku yang di marahin "


" Hem iya " jawab Tania


Mereka terus mengobrol membahas pekerjaan dan kegiatan yang tadi mereka jalani


" Tidurlah. Besok aku jemput . Aku akan sarapan disini sama kamu dan sama mas juga " ucap argo


" Abang jangan tidur malam malam . Kurangin ngerokok nya . Gak baik tau gak "


" Astaga di marahin dong , iya iya Abang kurangin . Selamat tidur cantik "


" Selamat tidur "


Tania melambaikan tangannya saat pintu gerbang sudah di tutup oleh penjaga rumah . Setelah itu argo langsung menyalakan mobilnya


Drtt....


Argo merogoh ponselnya


Baim


( Halo bro . Dimana bro )


( Di jalan mau pulang nih . Kenapa bro )


( Datang ke bar lah bro . Butuh bantuan nih bro )


( Ok bro . Tunggu 10 menit ya )


( Makasih bro )


( Iya ) jawab argo


Argo menaruh ponselnya kembali . Dia kira Tania yang menghubungi ternyata temannya


Sampai di tempat bar . Argo menganti kaos . Untungnya mobil itu menjadi rumah kedua argo . Dia selalu membawa kemeja dan celana juga kaos untuk menjaga jaga seperti saat ini . Gak sempat pulang tapi Menganti baju di dalam mobil


Tak lupa dia memakai parfum supaya lebih percaya diri . Argo langsung masuk kedalam . Dia mencari teman nya itu


" Minum bro "


Argo mengagguk dia memesan jus jeruk . Lagi gak pengen minum anggur merah


" Gini bro , gue ada urusan keluarga . Boleh gak bro gue minjam uang . Nanti akhir bulan gue ganti "


" Berapa ? "


" 5 miliar "


Argo tersenyum


" Uang dari mana segitu . Gua gak punya bro . Emangnya buat apa sih bro " tanya argo


" Biasa bro . Masalah keluarga "


Argo mengagguk saat minuman datang argo langsung meminumnya


" Gue pusing bro . Pinjam sama sini gak ada yang bisa bantu gue. Temen pada hilang semua di saat gue butuh bro "


" Gue kasih 500 juta . Gak usah ganti bro" ucap argo sambil merangkul temannya itu


" Yang bener bro . Kalo gitu terima kasih bro "


Argo mengagguk . Setelah beberapa kali meneguk cewek cewek pada datang menghampiri argo


Ada yang terang terangan menyentuh argo . Ada juga yang mencium argo


" Ada yang cantik nih bro . Gak mau di sikat ? "


Argo mengeluarkan ponselnya dia berikan foto Tania


" Ada wanita yang harus gue jaga "


Baim tersenyum


" Yaudah nanti gue kabarin . Gue balik dulu . Gak enak udah malam bro . Nanti cewek gue tanya tanya pasti . Dia terlalu posesif "


" Iya bro . Makasih bro sebelumnya"


" Iya santai " jawab argo sambil tersenyum