FIRST LOVE 2

FIRST LOVE 2
4. Keputusan benar atau salah



Sepulang dari rumah mertua mas nya . Tania langsung kembali kerumah masuk kamar dan Netflix


Tiba tiba notif dari argo . Yang mengajaknya untuk keluar


" Ngapain sih , udah putus masih aja hubungi . Ngajak makan di luar lagi " grutunya


💌 Me


Gak, mau istrirahat . Capek tau jalanan macet !!!


Drt....


💌 Argo


Ayolah sayangku ....🥰


💌 Me


Paansi 🤮


Tania menaruh hp nya kembali melanjutkan nntn nya . 2 jam film selesai gak ada balasan dari argo . Hingga saat lagi nyantai membuka sosial medianya


Tania bener bener terkejut sekaligus kecewa . Argo bermain di bar lagi dengan cewek cewek


Tania langsung menelpon argo . Gak ada jawaban dari panggilan itu


" Ini salah gue , kalo gue nurut ajakan dia tadi gak bakal dia kesana . Tapi gue kan udah putus . Arghhh . Ini gimana sih . Pasti dia main sama cewek lagi . Atau emang dia udah lupain gue . Atau selama ini dia emang gak cinta sama gue . Sialan argo , sialan !!!" Gumam Tania


Tania melihat kenangan manis bersama argo di ponselnya . Banyak video dan foto di tempat yang berbeda saat liburan beberapa tahun terakhir ini


Tak terasa waktu pukul 3 pagi . Tania terus mantengin sosial media argo . Dia berada di apartemen


Hiks hiks hiks


" Tega kamu bang , aku gak bener bener minta putus " tangis Tania


Hingga beberapa menit kemudian Tania tertidur. Lelah mata sehabis menangis


***


Tania tiba di kantor , hari ini mood nya bener bener hancur banget tapi pekerjaan Tania harus berusaha profesional


Tiba tiba Dimas datang memberikan berkas kepada adik dari adik iparnya itu


" Kamu cek ya , kirim ke email kakak "


Tania mengagguk . Dimas membalikan tubuhnya tapi saat membuka pintu dia tak sengaja melihat mata Tania


" Eh nanti aja deh dek . Kamu kirim laporan nya. Kakak gak mau salah masalah keuangan . Soalnya mood kamu lagi hancur . Jadi santai aja "


Tania mengambil cermin . Lalu dia melihat matanya


" Iya kak, secepatnya nanti aku kirim email "


" Jangan di paksain . Yang ada salah semua nanti "


Tania mengagguk. Bener juga sih . Tapi Tania berusaha semaksimal mungkin biar gak salah . Karena kalo Tania salah taruhan nya perusahaan mereka


Sepulang kerja Tania duduk di belakang menaiki ayunan sambil mendengarkan musik


" Mami ...." Panggil suara cempreng


Tania mematikan musik nya . Dia mendengarkan lagi suara yang di kenal itu saat Tania beranjak bangun


" Mami ..." Teriak Vania berlari


Tania tersenyum lalu memeluk keponakan nya itu . Datang bersama argo


" Mami ..." Panggil Vania


" Apa sayang , sama uncle ya datang kesini . Mas Ken mana ? " Tanya Tania


Vania mengagguk menunjuk uncle nya


" Mas Ken ! " Panggil Vania


Ken datang dari belakang argo . Kedua keponakan itu sedang merajuk maminya untuk makan eskrim


" Sama papa engak ? "


Keduanya menggeleng kepalanya


" Boleh kalo gitu . Ayo kita makan eskrim "


" Yey" keduanya semangat


Keduanya berjalan terlebih dahulu . Tania langsung memeluk argo


" Ada banyak pertanyaan buat Abang "


Argo mengerutkan keningnya


" Apa sayang ? "


Argo mengagguk merangkul pinggang Tania ikut masuk kedalam . Menggambil mangkok eskrim di berikan kedua anak menggemaskan


" Makan nya yang rapi ya sayang sayang mami "


Keduanya mengangkat jempol


" Abang ..." Panggil Tania saat argo di bagian outdoor sedang membakar rokok nya


Saat Tania mendekati , argo langsung membuang rokok itu . Keduanya duduk di depan


" Kenapa kemarin kamu ke bar terus main ke apartemen ? "


" Temen aku sayang . Aku di ajak temen"


" jangan manggil sayang . Aku bukan pacar kamu lagi "


Argo hanya diam . Lalu dia memegang kedua tangan Tania


" Ucapan kamu serius mau putus ? "


Tania mengagguk


" Kenapa ? Bukannya kita udah komitmen ? "


" Kamu gak merasa bersalah sama aku ? Kamu itu selingkuh loh . Kamu berhubungan di hotel "


" Sayang aku bisa jelasin " ucap argo memotong


" Gak perlu di jelasin lagi . Aku mau hubungan kita jelas . Gak ada apa apa . Aku akan tutup mulut kamu selingkuh "


" Aku harus bilang apa sama bunda? Kamu itu anak kesayangan bunda , Tania " ucap argo sedih


" Ya kamu bawa aja itu cewek di hotel kerumah . Kenalin sama bunda " ucap Tania kesel


Argo menunduk kepalanya


" Gak mau di pikir pikir lagi ? " Tanya argo


Tania menggeleng kepalanya


" Mungkin ini berat buat aku . Karena kamu pacar pertama aku . Dan hubungan kita juga serius . Cuma kesalahan kamu itu satu "


" Tania maafin aku "


" Mami ...." Teriak Vania membuat argo menghela nafas


Vania mendekati Tania dan argo


" Eskrim adek di ambil mas "


Tania bangkit dari duduknya . Melihat Ken yang sudah mengumpat


" Mas Ken jangan mengumpat. Balikin eskrim adek . Mami bilang bunda ya " ancam Tania


Ken bangun dari ngumpatnya di berikan eskrim kepada adiknya . Vania duduk di pangkuan Tania begitu juga dengan Ken duduk di pangkuan argo


" Kamu gak kepengen punya anak yang lucu lucu ? " Tanya argo


Tania menoleh


" Pengen , tapi bukan sama kamu . Aku gak mau punya suami bekasan " sindir Tania


Argo hanya diam lalu dia mencium pipi Vania


" Mami cantik ya , kalo mami sama uncle punya adik buat mas Ken sama Vania , mau ? " Tanya argo kepada dua keponakan


Keduanya mengagguk


" Jangan aneh aneh ya bang . Jangan ngerayu mereka . Ingat !! Kita udah putus "


Huh !


" Aku tanya sekali lagi . Kamu beneran putusin aku ? "


Tania membalikan tubuhnya menatap tajam argo


" Iya . Terima kasih 4 tahun ini . Suka duka kamu nemenin aku . Tapi maaf kayanya kita emang gak jodoh ! "


Argo mengagguk


" Aku sedih Tania . Tapi aku juga merasa bersalah sayang . Maafin aku lah . Aku harus apa biar kamu maafin aku . Aku nikahin ? "


" Kamu berani melamar aku . Aku bongkar semuanya . Kamu selingkuh . Kamu main perempuan . Biarin bunda marah sama kamu " ancam Tania


" Ya Allah Tania . Kamu jahat banget "


" Emang !! Selama ini kamu tahunya aku lemah lembut kan ? Sifat aku tergantung sifat kamu . Kamu yang perilakuin aku seperti itu . Kamu tuh jahat tau gak "


" Iya , aku yang jahat . Udah dong . Jangan nangis . Iya aku yang salah . Aku salah udah selingkuh tapi Tania . Aku bener bener minta maaf . Aku butuh pelampiasan sayang . Kamu pikir gampang jadi aku . Umur aku udah gak muda lagi Tania . Lihat Dimas . Umur ku sama Dimas sama . Tapi dia udah punya anak dan istri . Kamu lihat aku . Aku nunggu kamu kuliah sampai selesai dan bekerja . Aku cuma nunggu kamu . Aku juga butuh hasrat Tania . Kamu pikir aku gak kepengen kaya Dimas . Aku selalu denger dia lagi berhubungan, selalu liat dia bermesraan . Kamu pikir jadi aku gampang . Aku di tuntut untuk setia sama kamu " argo meluapkan semua uneg uneg nya