
Seminggu setelah Tania sembuh , argo mengajak Dimas untuk liburan bareng. Tadinya mereka berniat untuk ke Kalimantan tapi karena Tania baru saja sembuh . Argo mencari liburan terdekat
Salah satu pulau di Jakarta Utara , mereka menaiki kapal pribadi milik keluarga Tania dan pulau pun juga milik Ken hadiah ulang tahun dari papa rayhan . Karena memang mas aldo yang menawarkan nya . Hal itu membuat Argo dan Dimas hanya bisa tersenyum saling pandang . Kapan lagi liburan tanpa biaya
" Seharusnya kita bisa ajak diva dan Aldo " ucap Dimas
" Besok dia akan nyusul ko kak. Karena mas hari ini dan nanti malam masih ada pekerjaan . Tadinya kak diva mau ikut kita biar besok mas nyusul . Tapi mas Aldo gak boleh in kak diva duluan "
Caca memang norak . Dia melihat sekeliling ada apa saja di kapal itu . Walupun Caca beberapa kali pernah menaiki pesawat pribadi milik keluarga Tania tapi kalo masalah kapal dan pulau belum pernah
" Mama ikan nya pada loncat loncat " unjuk Dafa kepada Caca dan Dimas
Dafa dan Dara begitu senang bisa melihat ikan yang sedang loncat dan menaiki kapal yang sangat mewah
Tak lama kemudian asisten Seorang koki yang masih berpakaian dinasnya memberikan jus kepada mereka mereka
" Di tunggu makanan nya ya kak " ucapnya wanita asisten koki sambil tersenyum ramah
Tania mengagguk . Walupun dia pemilik kapal ini . Tania engak pernah menyombongkan dirinya sebagai anak dari pemilik karena Tania percaya semua yang dia miliki adalah titipan
" Kakak bisa istirahat kalo lelah , kamar nya udah di sediakan "
Caca menggeleng kepalanya dia mau tetap disini karena asik melihat pemandangan
Makanan enak dan lezat datang bersamaan . Ada kepiting balado , ikan bakar, spaghetti, pasta lasagna. Semua makanan itu dihidangkan membuat Caca, Dimas , argo juga Tania bingung untuk memakannya
Perjalanan memakan waktu 2 jam . Sangat bosan bukan ! Tapi menghilangkan rasa bosan itu di hiasi makan dan karaokean bersenang senang
" Mama kakak ngantuk "
" Adek juga "
Caca meminta izin untuk menidurkan mereka berdua . Beberapa jam Caca kelonin kedua anaknya . Dia kembali ke tempat tadi lagi . Caca terus memakan nya dan untungnya Tania juga tipe wanita yang demen makan tapi tetep menjaga tubuh nya
" Ayo dong nyanyi sayang . Dari tadi makan terus sih " ucap argo sambil memeluk pinggang Tania
" Abang. Gak enak di liatnya . Kalo kita berdua doang . Ya gapapa . Ini ada kak Caca sama kak Dimas . Abang lepasin " Tania menolak saat argo merangkul pinggang nya
Argo menggeleng kepalanya bahkan terang terangan Dimas berciuman dengan Caca . Hal itu membuat argo geram
Cup
" Abang ih ..." Tania marah karena argo mencuri ciumannya
" Dimas sialan ! Gak tau tempat ! " Ucap argo kepada Dimas
Dimas memasukan tangannya ke dada Caca . Bermain di sana . Memang keduanya sama sama menikmati angin di laut ini . Sampai mereka berbuat mesum
" Lakuin seperti gue gini lah bro " ucap Dimas membuat argo tekekeh
" Boleh kan yang , dikit aja "
Tania mendorong tubuh argo menjauh
" Jangan coba coba ya . Aku gak mau . Jangan bikin aku marah sama kamu . Ingat kejadian di hotel itu "
Argo bener bener kepengen banget . Hasrat nya sudah di ubun-ubun . Tanpa berlama-lama argo mendorong teluk leher Tania untuk berciuman . Di ruangan itu hanya terdengar suara ******* dan kecupan ciuman
" Dimas.... "
Mhmmmm
" Abang jangan disini " ucap Tania menghalangi lehernya karena argo sudah mulai nakal
Argo menatap Dimas . Enak bener kalo sudah menikah bisa meraba kemana mana seperti sekarang ini . Dimas berciuman tapi tangannya bermain di atas dan di bawah . Pantas aja anteng mereka berdua
Argo berlutut dia membuka sedikit baju Tania . Mengecup perut rata itu . Lalu dia bangkit dan berciuman lagi
Sesekali Caca melihat Tania yang begitu takut . Memang argo bener bener gila . Bisa bisanya mereka belum berstatus . Sepupunya itu melakukan hal yang di luar batas
" Dim udah . Aku gak tega ngeliat Tania "
" Kamu jangan pikirin orang lain . Jangan ikut campur . Biarin mereka bersenang-senang" ucap Dimas lirih
Dimas melanjutkan lagi . Kali ini Dimas membuka rok yang di pakai Caca . Dia mengecup membuat Caca semakin gila lagi
Caca mendorong Dimas dia merapikan pakaian nya lagi . Lalu dia menarik Tania . Dan mendorong argo
" Kamu gapapa ? "
Caca bisa lihat Tania bener bener takut . Tania menggeleng kepalanya lalu dia ikut duduk di pojokan bersama Caca
" Kakak jangan bilang mas sama kak diva " ucap Tania
" Hemm. Kita sama sama jaga rahasia ok . Kakak yakin tadi pasti kamu mendengar suara kakak . Begitu menikmati nya kan ? "
Dimas dan argo keluar dari ruangan itu dia membakar rokoknya
" Gila bro . Caca bener bener bikin Joni gue naik . Sial "
" Ribet bini lu . Dikit lagi tuh gue berhasil cicipin semangka. Kapan lagi ya kan "
Keduanya sama sama gila tentang s*x . Akhirnya argo cerita kalo dia pernah mencicipi semangka Tania waktu di hotel . Sayangnya belum sampai bawah . Padahal sama sama telanjang bulat
Dimas menggeleng kepalanya dengan ucapan yang di lontarkan sepupunya itu
Satu persatu makanan sudah mulai habis . Karena belum sampai juga akhirnya Caca mengajak Tania untuk beristirahat di kamar . Caca gak mau di saat Caca berada di kamar . Tania menjadi pelampiasan ***** argo lagi . Caca bisa lihat hasrat ***** laki laki itu gimana . Karena Dimas seperti itu
**
" Akhirnya kita sampai juga " ucap Caca sambil merenggangkan kedua otot nya
Tangan Caca bener bener sakit dan kesemutan karena Dimas menjadikan tangan Caca sebagai bantal nya
" Kakak mau main di pantai " ucap Dafa berlari
Saat mereka sudah tiba di pulau . Vila pribadi milik keluarga Tania . Yang bernama vila Keenan
Di umur yang kedua tahun . Papa rayhan memberikan sebuah pulau untuk cucu nya Sedangkan Vania . Di berikan vila di Bali
Tania masuk ke dalam kamarnya , dia menaruh barang barang nya terlebih dahulu . Seperti ganti pakaian lebih santai enak juga mengingat matahari bener bener bekerja dengan baik
Saat Tania keluar dari kamarnya . Tiba tiba argo memeluknya
" Kebetulan Dimas Caca lagi ngajak anak anaknya ke pantai . Apakah kita bisa mandi bersama ? " Bisik argo
Tania menggeleng kepalanya dia melepaskan tangan argo di perutnya
" Abang lagi kenapa sih ? Abang . Tania takut banget sama Abang . Tania takut Abang apa apain Tania . Tania takut di saat kita belum sah. Aku itu udah hamil . Bang aku mohon . Jangan bersikap seperti ini . Kita sudah dewasa kan ? Aku tahu Abang butuh pelampiasan . Aku tahu juga sikap Abang itu seperti apa . Dan aku mohon banget. Jangan seperti ini " ucap Tania
" Aku gak mungkin begini . Kalo kamu itu dengan pakaian seperti itu . Liat tekuk tubuh kamu ! Lihat leher kamu menggoda . Lihat punggul kamu . Liat dada kamu . Tania . Aku itu laki laki normal "
Mereka saling debat satu sama lain . Dan beruntungnya di saat seperti ini hanya mereka berdua di dalam vila itu . Tania meluapkan semua uneg uneg nya tidak suka dengan sikap kekasih nya itu yang tiba tiba berubah
" Yaudah . Mau kamu apa ? " Ucap argo sudah mulai lelah dengan perkelahian ini
" Iya . Aku mau nikah sama Abang "
Argo melebarkan matanya
" Jangan bercanda Tania !!"
" Aku serius. Aku mau nikah sama Abang "
Tanpa berkata apa-apa argo langsung memeluk Tania
" Setelah mama dan papa kamu pulang . Aku serius dengan ajakan aku . Kita menikah "
Tania mengagguk , semoga keputusan nya yakin kali ini . Tania ingin menikah muda . Untuk lanjutan pendidikan bisa Tania imbangin bersama pernikahan nanti
" Tapi aku boleh kuliah lagi kan bang ? "
" Boleh sayang , kamu boleh lanjutin kuliah kamu . Asal di Indonesia "
" Terima kasih bang "
" Aku , aku yang harus bilang makasih . Karena aku sudah memarahi kamu . Dan mengajak sebelum waktu nya sah . Aku akan menunggu sampai kita menikah dan halal sayang . Terima kasih "
Argo melepaskan pelukan dia mengecup pipi kanan kiri kening dan terakhir bibir . Keduanya menikmati satu sama lain ciuman di siang bolong ini
" Ganti pakaian kamu . Aku gak suka . Jangan sampai aku khilaf "
Tania mengagguk dia mengambil cardigan untuk menutupi tubuh nya . Lalu dia segera keluar dari vila sambil menggandeng tangan argo . Menyusul Dimas dan Caca
" Nanti kalo kita sudah nikah . Kita tinggal di tempat seperti ini . Hanya kita berdua yang huni . Terus kita berbuat semau kita . Sampai kamu hamil sayang"
" Abang , jangan bicara kaya gitu . Aku malu " Tania menutup wajahnya dengan pundak argo
Sedangkan argo tekekeh . Hingga sudah bertemu dengan Dimas dan Caca sedang asik menikmati kelapa bulat sambil melihat kedua anak nya bermain di pantai
" Wish , makin akrab aja nih gue liat liat " ejek Dimas
Tania melepaskan tangannya di lengan argo . Dia duduk di samping Caca
" Cobain deh . Kakak bawa ini dari rumah "
Tania mencicipi kue yang di buat Caca . Dan ternyata enak banget