FIRST LOVE 2

FIRST LOVE 2
1. Mendengar



" Uncle ...." Teriak Dafa dan Ken bersamaan mengetuk pintu kamar argo


Merasa terganggu tidur di sore hari akhirnya argo terbangun dengan rasa emosi . Lalu dia membuka pintu kamar dengan wajah berubah menjadi tersenyum


Kedua laki laki itu langsung saja masuk kedalam tanpa meminta persetujuan dari uncle nya . Mereka berdua duduk di depan komputer sambil memainkan keyboard


" No . No . Tidak boleh " jawab argo sambil menurunkan Ken terlebih dahulu baru Dafa


Argo bener bener kesel detik ini . Dua hari mengurus kerjaan di luar kota . Setelah tadi pagi baru pulang . Tidur tenang dan sekarang malah di ganggu keponakan nya


Argo mengajak Dafa dan Ken segera keluar . Argo juga menatap ruangan tampak kosong


" Mana sih nih ! " Grutunya


Saat argo ingin mengetuk pintu kamar Dimas . Dia mendengar suara desahan . Entah Caca atau Dimas ! Keduanya saling menikmati sore ini


" Bangsat !!"


Argo langsung mengantar kedua keponakan nya itu ke kamar Dafa


" Main disini ya anak anakku . Uncle lagi kerja . Jangan di ganggu "


Keduanya mengagguk . Mereka mengambil mainan masing masing . Setelah keponakan nya itu nurut . Argo langsung masuk ke kamarnya . Mengunci dan bermain solo


**


Saat malam tiba . Tania mengajak argo untuk menemani BM nya dia . Argo sebagai kekasih yang sudah 4 tahun menjalani hubungan dengan Tania tentu saja menuruti


Menjemput di rumahnya juga sekalian meminta izin . Keduanya menaiki mobil dan keluar dari area halaman keluarga Rayhan


" Pengen makan steak " ucapnya sambil manja di bahu argo


Argo mengagguk tangan kanan nya memegang stir sedangkan tangan kirinya mengusap paha Tania


Hingga tiba di salah satu restoran . Keduanya langsung masuk dan memesan


Melihat dua orang berpacaran di pojokan sambil ciuman . Tak sengaja argo melihatnya . Lagi lagi pikirannya mengingat saat kamar Dimas sedang menikmati keindahan sore hari


" Sialan" grutunya


Tania yang dari tadi main ponsel menjadi menatap kekasihnya itu


" Kenapa bang ? "


Argo menghapus pikiran lalu dia menjawab dengan gelengan kepala


Selesai makan , entah kenapa argo bener bener terbayang ingatan nya masalah Dimas dan Caca . Tiba tiba argo membelokan mobilnya di sebuah hotel


Membuat Tania bingung dan terus menatap kekasihnya itu yang sudah panas dingin . Tanpa berkata apa apa . Argo segera keluar dan mengunci Tania di dalam mobil


Rupanya argo ke resepsionis ingin cek in hotel . Setelah mendapatkan akses kamar . Argo langsung menjemput Tania di mobil mengajaknya untuk masuk


Tania di buat bingung pasalnya ini sudah malam jam 10 . Mau kemana kekasihnya itu


" Temani aku kedalam "


Tania hanya menurut . Perkiraan Tania pasti kekasihnya itu ingin bertemu temen nya . Seperti biasanya Tania temani . Atau temen dari luar kota sedang menginap makanya argo mengajak nya ke hotel. Pikirnya .


Saat pintu kamar terbuka . Argo langsung mematikan lampu dan mendorong Tania hingga terbentur kepalanya


Argo langsung mencium kasar bibir Tania . Begitu juga Tania dia membalasnya . Hingga satu persatu piyama yang di pakai Tania terbuka


Pikiran Tania bener bener kosong . Hanya ada hawa panas saat ini . Saat argo menggelamkan kepalanya di bawah sana . Tania langsung sadar


" Bang ..." Panggil Tania


Argo tetep mencium yang di bawah sana . Dia bener bener di bawa nafsu oleh pikiran tentang Dimas dan Caca tadi sore


Argo bangun dari bawah sana saat dia ingin menyatukan miliknya Tania langsung mendorong sampai kekasihnya itu jatuh


" Bang , kamu udah gila . Kamu sadar kita . Emmm" Tania gak bisa berkata apa-apa lagi


Argo beranjak bangun saat tadi jatuh dia menghisap bibir Tania dengan nafsu . Hanya argo yang mendesah


Tania mendorong lagi lalu dia menutup tubuhnya dengan selimut


" AABANG !!!!" teriak Tania


Huh ! Huh ! Huh !


Tania hanya diam . Saat argo ingin mendekat . Tania langsung melempar bantal kepada kekasihnya itu


" Abang !!!" Teriak Tania lagi


" Aku sayang kamu sayang . Tania sayangku . Ayolah. Katanya kamu cinta ama aku . Turutin maunya aku sayang " ajak argo memohon


Tania langsung mengambil tasnya . Dia merogoh ponsel di dalam tasnya . Dengan keadaan dua duanya tidak memakai bahan


( Halo pah ) panggil Tania


Argo berlari lalu dia mematikan ponsel Tania . Di dorong kekasihnya itu ke atas ranjang . Argo langsung menindihnya . Dan melahap buah dada Tania


" Abang ....." Teriak Tania


Mmhhhh


Argo bener bener gak peduli dia terus melahapnya dengan rakus . Sudah berusaha semaksimal mungkin Tania terus mendorong . Tapi tenaga nya lebih kuat dari argo


" Aku akan tanggung jawab setelah ini . Aku mohon . Bercinta lah "


" Gak . Aku gak mau " Tania mendorong dengan kakinya tubuh argo


Terlepas dari itu Tania langsung berlari masuk ke kamar mandi dan menguncinya


Tok tok tok


" Sayang . Ayolah "


Di dalam kamar mandi Tania mengigit jarinya . Dia bener bener takut . Kenapa kekasihnya menjadi seperti ini


Cukup lama argo terus mengetuk pintu sampai sampai dia mengeluarkan ucapan kotor nya


Tania memakai handuk kimono untuk menutupi tubuhnya lalu dia keluar . Argo langsung tersenyum


Plak


" Aku kecewa sama kamu . Aku bener bener kecewa sama kamu bang . Kamu gila " Tania menahan tangisannya. Dia bener bener emosi


Argo hanya diam dan menunduk . Tania berjalan mengambil pakaian kekasihnya lalu dia berikan kepada argo


" Pakai itu sekarang . Aku mau pulang "


Argo mengangkat wajahnya lalu dia menghapus air matanya Tania


" Maaf "


" Pakai itu sekarang " jawab Tania sesegukan


Argo mengambil pakaiannya lalu dia memakai di dalam kamar mandi . Setelah argo keluar Tania juga baru saja memakai pakaiannya


" Sayang " panggil argo sambil menyentuh tangan Tania


Tapi di tepiskannya . Argo memohon sambil berlutut di kaki Tania


" Aku minta maaf " ucapnya lirih


Tania hanya menghapus air matanya tatapannya ke sembarang arah


" Aku mau kita putus " ucap Tania


Argo terkejut lalu dia bangkit dari lututnya duduk di atas ranjang sambil menatap Tania


" Tadi sore saat aku antar Dafa dan Ken ke kamar Dimas . Aku mendengar suara mereka lagi berhubungan . Aku terus kepikiran dengan suara itu . Aku minta maaf kalo buat kamu kecewa " ucap argo berusaha menjelaskan


Tania mengambil tissue lalu dia menghapusnya dan membuangnya . Segera Tania keluar dari kamar tersebut di ikuti oleh argo


Selama perjalanan mereka hanya diam . Sesekali argo menatap Tania yang melihat jendela


Saat sampai rumah . Tania melepaskan seatbelt


" Gak usah ikut masuk . Langsung pulang aja " Tania langsung keluar dan membanting pintu mobil argo


Huh !


Argo menghela nafas panjang dia langsung mengusap wajah nya kasar