FIRST LOVE 2

FIRST LOVE 2
44. Dua garis



Melamun di halaman belakang sambil menaiki ayunan . Diva mengigit bibir bawahnya banyak banget pikiran diva


Drt...


Cepat diva mengangkat video call dari adik iparnya , pasti anak anaknya sudah rindu dengan bundanya


Diva meneteskan air matanya 3 Minggu anak anaknya itu jauh dari diva . Kadang diva menyalakan Aldo karena dia mengizinkan kedua anak anaknya ikut mama papa . Diva kangen sama kedua anak nya walupun kadang nyolotin tapi diva kangen di repotin oleh mereka berdua


Hiks hiks hiks


" Aaaaa pulang ....." Diva memajukan bibir bawahnya dia ingin memeluk Ken dan Vania


Hal itu membuat Aldo dan Dimas segera ke halaman belakang mendengar tangisan diva


Aldo langsung memeluk istrinya itu . Dan Aldo juga mengarahkan ponselnya kepada wajah nya


( Mama mana ? Mas mau ngomong ! ) Ucap Aldo kepada Tania


( Kenapa mas Aldo ? ) Tanya mama saat ini


( Ma, mama sama papa kapan pulang ya ? ) Tanya Aldo hati hati jangan sampai mamanya itu tersinggung


( Minggu depan mungkin . Biar sebulan disini )


Hiks hiks hiks tangis diva lagi


( Boleh tidak ma . Secepatnya mama pulang ? )


( Nanti mama tanya papa ya mas , kamu pasti udah kangen sama Ken sama Vania ya ) tanya mama


( iya mah , mas kangen sama mereka berdua )


( Yaudah mama lanjut masak dulu ya )


Aldo langsung mematikan panggilannya dia terus memeluk diva


" Gimana kalo kita liburan ? Jalan jalan gitu . Terserah kamu mau kemana aja "


Diva menggeleng kepalanya


" Aku mau anak aku pulang . Ini semua gara gara kamu " diva memukul dada Aldo .


Diva sangat kesal dengan suami nya yang mengizinkan kedua anaknya itu ikut karena Aldo ingin berpacaran dengan diva


" Diva , hei . Kan tadi kamu dengar sendiri . Aku udah usaha bilang sama mama secepatnya untuk pulang "


Bugh bugh bugh


" Diva , hei . Aku sakit dong di pukul begitu "


" Aku mau ke Australia jemput anak anak . Kalo kamu gak mau yaudah biar aku sendiri kesana " ketus diva


Huh !


Aldo mengusap wajah kasar . Aldo mengikuti langkah diva untuk masuk kedalam rumahnya lagi


Hiks hiks hiks


Diva memeluk ayahnya yang saat ini sedang nonton tv . Diva juga duduk di pangkuan nya . Sangat manja sekali beberapa hari ini dan mudah sekali menangis


" Aku kangen Ken sama Vania . Gara gara Aldo . Yang izinin Ken sama Vania pergi . Lihat katanya cuma seminggu gak taunya mereka sebulan di sana hiks hiks hiks . Ayah marahin masa Aldo "


Aldo hanya diam begitu juga dengan ayah Bima dia memeluk anak bontot nya


" Aku mau ke Australia sendiri . Jemput anak anak " ucap diva lagi


" Mana bisa begitu diva . Suami kamu itu kerja . Kamu harus ikut kemana suami kamu berada . Apalagi kalo suami kamu engak mengizinkan "


" Aku gak peduli Aldo mau izinin atau engak . Gara gara dia aku jadi kangen sama anak anak hiks hiks hiks "


Huuuuuuuu


" Jorok banget kamu diva . Bersih in hidung kamu pake tissue " ayah Bima mendorong tubuh anaknya itu


Diva pergi ke kamar atas dia menutup wajah dengan bantal dan menangis lagi


" Sudah cukup ya diva . Aku yang marah gara gara kelakuan kamu manja seperti ini . Jangan lebay . Nanti anak anak juga pulang " kini Aldo sudah gak sabar lagi dengan sikap istrinya


" Lebay kamu bilang . Papa macam apa kamu mas ! Gak ada rasa kangen sama anak . Gak ada rasa khawatirnya sama anak "


Bugh bugh bugh


" Pokonya aku mau ke Australia , aku mau beresin barang barang jemput anak anak " diva berjalan ke arah pintu saat pintu di buka Aldo memeluk nya lagi


" Diva , aku itu kerja . Gak mungkin kesana diva ! Kamu jangan gila dong "


" Kamu yang gila . Enak aja ngatain istri gila " kali ini diva gak terima


" Kamu sadar gak sih akhir akhir ini kamu itu marah marah terus . Ya aku tau aku yang izinkan anak anak tapi setiap hari juga bosan dengar kamu salahin aku terus . Dan kamu harusnya sadar . Aku itu izinkan mereka biar kita bisa ada waktu berdua . Dan kedua anak kita juga merasakan liburan disana . Walupun kalo disini aku jarang kasih waktu buat anak anak "


" Iya jarang karena kamu punya perempuan lain " ketus diva


Aldo menggeleng kepalanya


" Jahat mulut kamu ! Aku gak seperti itu ! Aku kerja ! Aku cari uang sana sini buat kamu ! Buat kebutuhan kita ! Jahat mulut kamu diva " ucap Aldo menahan amarahnya


" Sana keluar . Aku gak mau lihat muka kamu . Mulai hari ini aku tinggal disini . Sampai anak anak aku pulang " diva membuka pintu kamar dia juga mendorong tubuh suaminya itu


Malam ini diva tidur bersama dara. Diva kangen memeluk Vania . Biasanya setiap malam diva selalu cerita banyak kepada Vania sebelum tidur


Keduanya tidur saling memeluk dan terlelap karena AC kamar membuat mereka sangat nyaman sekali


Sedangkan di rumah yang satunya lagi . Aldo sedang cerita kepada mamanya kalo diva meminta Ken sama Vania untuk segera pulang . Aldo juga cerita kalo akhir akhir ini diva menyalahkan aldo karena mengizinkan anak anak lebih lama disana


( Tolong banget ya mah . Aku gak bisa kesana karena banyak pekerjaan . Gak mungkin juga diva kesana sendiri )


( Dua hari lagi ya mas . Kita pulang . Kamu sabar aja )


( Iya mah )


( Jadi kamu di rumah sendiri ? Diva di rumah ayah nya ? )


( Iya mah . Diva ngusir Aldo . Kalo anak anak belum pulang jangan harap Aldo bisa bawa diva pulang )


Mama Indri tertawa geli mendengarnya


( Yaudah kamu sabar aja 2 hari lagi kok. Tapi kamu dengar sendiri kan mas Ken sama Vania itu gak mau pulang . Mereka betah disini )


( Aku di posisi membingungkan , antara anak sama istri . Karena anak anak masih kecil mending ngalah aja sama bundanya . Bundanya galak ma )


( Hahaha , kamu ini bisa aja mas . Emang kamu pikir kamu gak galak ? )


( Galak nya aku kan manja manja gitu mah hehehe )


( Kamu ini . Oh iya kapan nih mama di kasih cucu lagi )


( Mamah ! Sabar aja ya . Lagi proses pokonya deh )


( Iya iya mas . Mama tunggu tapi jangan lama lama . Mama udah gak sabar pengen nimang bayi lagi . Vania udah bukan bayi lagi mas )


( Hemm , doain aja yang terbaik mah semoga di cepat kan )


***


Berkali kali diva bulak balik kamar mandi , sampai dia juga meneteskan air matanya saking capeknya harus bolak balik


Akhirnya diva keluar dari kamar berniat mengambil air hangat . Saat membuka kulkas diva melihat ceker balado . Diva langsung mengambil dan menghangatkan di mikrowave


Diva begitu lahap tengah malam makan ceker sampai akhirnya Caca dan Dimas juga turun . Dimas membangunkan Caca dia lapar ingin makan mie instan


" Ada kucing di tengah malam " ejek Dimas


Tatapan diva tajam pada kakaknya itu


" Malam malam makan ceker . Awas sakit perut " ucap Caca


Diva menoleh ke arah kakak iparnya yang sedang mengambil mie instan


" Kak mau mie goreng dong . Sekalian "


Caca mengagguk dia mengambil mie goreng untuk adik iparnya itu . Mereka bertiga makan di halaman belakang walaupun dingin tapi mereka sangat menikmati tengah malam ini sambil bercerita


" Kok kebangun dek ? Lapar ya ? " Tanya Dimas


" Aku mual mulu nih kak . Udah beberapa hari ya mual mulu kalo malam . Aku juga bingung . Mau ke dokter tapi males banget "


" Atau jangan jangan kamu hamil dek ? " Tanya Caca kepada diva


" Mana mungkin aku haid kok waktu itu"


Caca mengagguk


" Kali aja gitu "


Tiba tiba diva mual lagi . Dia menutup mulutnya . Mengeluarkan cairan itu di tempat wudhu


Huekkkk


Dimas dan Caca juga bangkit dia memijat punggung diva


Hampir 4 kali diva makan terus mual . Untung ada Caca yang membantu memijat punggung diva


" Kakak yakin . Kamu hamil . Besok pagi cek ya " ucap Caca


Diva mengagguk dia sudah lemes sekali bulak balik . Saat makanan telah habis dimas membereskan dan Dimas juga yang mencuci piring


Sedangkan caca dia membantu diva untuk kembali ke kamar berbaring dan menaikkan selimutnya


Cup


Caca mengecup pipi dara tertidur sambil membuka mulut nya . Mematikan lampu lagi lalu Caca menutup kembali pintu kamarnya


Pagi harinya Caca telah siap memberikan alat testpack kepada diva . Diva yang ragu akhirnya dia mencoba gapapa kalo memang belum di takdirkan yang penting coba dulu


Setelah sarapan ada juga Aldo di meja makan itu . Selesai makan diva menarik tangan Aldo untuk ke kamar


" Aku hamil " ucap diva


Aldo bingung sekaligus terkejut juga . Tiba tiba diva mengajak ke kamar dan bilang hamil


" Mas .... Aku hamil ..... " Rengeknya


Aldo tersenyum dia langsung memeluk diva . Sedangkan diva langsung menangis bahagia


" Aku hamil mas . Aku takut ...."


" Kenapa harus takut ? Kali ini aku akan ikutin kamu kemana pun . Aku juga gak izininin kamu ke mall sendiri lagi . Karena aku trauma tau gak ! "


Diva tersenyum mengingat beberapa tahun saat hamil Vania . Diva ingin nonton film tapi gak di bolehin suaminya . Akhirnya diva diam diam pergi sendiri tanpa mengajak siapapun .


Saat keluar dari mall diva bener lapar dan lemes juga akhirnya tiba tiba diva berada di klinik mall itu . Dan diva juga langsung menghubungi Aldo untuk datang ke mall itu . Karena tubuh diva bener bener lemas


" Ini akan menjadi informasi yang sangat penting bagi keluarga diva . Tapi tunggu kapan kamu mengetahui kamu hamil ? " Tanya Aldo


" Tadi pagi . Saat aku mengecek . Mas akhir akhir ini aku itu kebangun malam . Mual . Semalam aja gitu . Aku mual terus udahannya lapar . Aku makan ceker balado sama makan mie instan . Untung nya ada kak Caca sama kak Dimas . Mereka juga lapar "


" Kamu jangan keseringan makan mie instan diva ! "


" Iya mas iya . aku lapar banget semalam . Dan karena aku mual setelah makan mie instan . Akhirnya kak Caca nyaranin aku buat cek . Dan bener aku positif "


Aldo tersenyum dia mengecup bibir diva berkali kali


" Mau kita cek kerumah sakit ? "


Diva mengagguk " mas tapi aku mau makan kue dulu ya . Aku lapar banget "


" Barusan kamu nambah dua kali nasi goreng diva ck ck ck ! "


" Aku lapar mas . Tunggu bentar ya mas aku makan dulu "


" Hem iya " jawab Aldo sambil tersenyum


Keduanya turun lagi . Diva memotong kue yang di buat Caca . Dia memakannya dan saat melihat dara makan siomay . Diva juga mau dia ke dapur meminta mbaknya menyiapkan somay untuk nya


Di meja makan ada kue , somay dan sereal


Ck ck ck ! Aldo menggeleng kepalanya melihat diva banyak sekali makan


" Kamu itu kalo makan bismillah diva . Tadi udah makan kenapa sekarang makan lagi ? " Kali ini mama Lisa yang protes


" Aku lagi hamil . Mungkin ini efek nya "


Mama Lisa melebarkan matanya


" Kamu hamil ? " Tanya mama


Diva mengagguk . Mama Lisa langsung heboh dia memanggil ayah Bima dan Dimas di ruang keluarga untuk mengetahui kalo diva sedang hamil lagi


Ayah Bima memeluk diva juga memeluk Aldo . Senangnya bisa manambah cucu lagi


Ayah bima langsung menghubungi sahabat nya itu yang berada di luar negeri


( Halo Rayhan )


( Iya , ada apa bim )


( Kamu harus tahu kabar gembira bagi kita ) ucap ayah Bima membuat Aldo dan diva tersenyum senang


( Anak ku , diva . Menantu mu . Dia hamil )


( Hamil ? Istrinya Aldo hamil )


( Iya , diva Andini shaffa sedang hamil lagi )


( Alhamdulillah , aku akan cepat pulang )


( Iya kamu harus cepat pulang karena diva nangis terus menyalahkan Aldo karena kamu mengajak Ken dan Vania berlama disana )


Diva melebarkan matanya dia menutup wajahnya malu


" Kenapa ayah pake bilang kalo aku nyalahin mas, aku gak enak sama papa . Ayah ! "


Ayah Bima menggeleng kepalanya


" Gapapa dia mah . Dia gak bakal marah kalo dapat kabar bahagia gini "