FIRST LOVE 2

FIRST LOVE 2
57. Kangen nya Tania



Tania menginap di vila mereka . Dia menginap tidur dengan Vania di kamar kosong . Kamar yang begitu banyak karena hari ini mama dan papa datang juga


Beralasan gak enak karena ada sahabat nya yang liburan sambil menemui anak bontot nya


Saat makan siang. Tania diva dan Caca sibuk masak di dapur . Saat sehari pindah ke vila . Aldo mengajak diva dan Caca juga Tania berbelanja karena mereka kan di menginap disini 11 hari . Pasti butuh kebutuhan sehari hari makanan


Membeli banyak daging dan sayuran untuk makan hari hari mereka


Baru banget mau makan siang tiba tiba mama papa datang . Hal itu membuat mereka menyambut tamu dulu dan di belakang itu


Argo tersenyum kepada Tania . Argo membuat Tania kesel berhari hari bahkan dia engak membalas pesan kekasih nya itu


" Nyebelin " gumam Tania sambil memeluk kekasihnya


" Suprise ...." Bisik argo


Mereka melepaskan pelukan menyambut yang lain dulu . Setelah itu mereka makan siang bersama sama


" Siapa ini yang masak ? Enak banget " puji mama Indri


" Diva, Caca sama Tania " ucap mama Lisa


Mama Indri dan papa rayhan mengangkat jempolnya . Mereka suka dengan makan siang ala ala Indonesia ini


Setelah makan selesai . Para orang tua ngobrol bersama di ruang tamu . Sedangkan sang cucu main ngumpat ngumpat an


" Kok Abang bisa sama papa ? " Tanya diva saat ini mereka sedang berada di halaman belakang


Tiba tiba diva minta buatkan sosis bakar di siang hari . Padahal matahari sedang cerah cerahnya . Yaudah akhirnya sebagai suami yang sayang istri Aldo menuruti nya


" Beberapa hari lalu papa hubungi aku pas aku lagi di kantor , dia bilang kamu mau ikut gak ke Melbourne sekalian ketemu Tania . Gapapa nanti papa yang bayar " argo tersenyum senang


" Oh jadi ini masalah gratis nya ya " ejek Caca


Argo mengangkat alisnya sambil tersenyum


" kapan lagi ketemu anaknya terus di bayarin . Iya kan " argo mencolek dagu Tania


" Aku pikir Abang itu marah karena aku jarang kasih kabar . Tapi bener deh bang aku itu ngurus sana sini cari vila . Cari makanan yang cocok buat kak Dimas "


Caca menatap Dimas . Suaminya itu nyusahin banget


" Apa ! Namanya juga gak cocok makanan bule " bisik Dimas


" Tapi gapapa . Aku seneng soalnya kalo sama kalian itu aku jadi ke inget masakan Indonesia . Aku itu malas kalo ke warung Indonesia sendiri . Makan sendiri . Berasa gak punya keluarga "


Argo memeluk Tania " aku gapapa tau bang"


" Iya . Tapi kan aku ada disini . Nanti kalo mau kemana mana Abang anterin "


Saat sosis bakar telah jadi Aldo ikut duduk di samping diva mereka menikmati sosis bakar . Tak lama kemudian anak anak segera keluar


" Aku kangen Abang tau " bisik Tania


" Aku juga . Merasa berhari hari cuekin kamu . Buat kamu kesel . Tapi hari ini malah mau cium bibir kamu " bisik argo


Tania melotot dia menatap Aldo dan diva yang saat ini menatap mereka juga . Mendadak Tania mendorong tubuh argo menegakan tubuhnya


**


Sore harinya argo mengantar Tania dan juga kedua mertuanya kembali ke apartemen . Selama di perjalanan itu juga papa ngobrol kepada calon mantunya


" Nanti malam mau jalan ? " Tanya Tania


" Kemana sayang ? Musim salju loh "


" Yaudah kalo Abang gak mau . Tania mau jalan sama temen temen "


Argo tersenyum dia memeluk Tania


" Yaudah, iya cantik , Abang turutin mau nya cantik kemana "


" Ok , aku tunggu jam 7 "


Argo mengagguk dia mengelus pipi Tania juga membelakangi rambutnya


Cup


" Aku pulang ya . Jangan lupa jam 7 harus udah rapi "


" Em iya , Abang ...."


" Apa ? "


" Makasih udah nganter . Abang bawa mobil Tania aja "


Argo mengagguk dia mengambil kunci mobil Tania dan menaiki mobilnya . Tadi argo ingin memanggil taksi tapi setelah Tania memberi izin membawa mobilnya akhirnya argo bawa ke vila


" Bro ..." Panggil Dimas


Argo berjalan ke arah sepupunya itu yang saat ini sedang merokok di halaman luar


Mereka berdua saling cerita satu sama lain . Dimas juga cerita saat baru saja sampai dia ke cafe terus di goda . Hal itu membuat argo tertawa


" Ye sialan lu malah ketawain gue . Caca galak banget lagi hamil "


Argo tersenyum dia mendengar keluh kesal Dimas saat ini . Memang keliatan sih Caca itu semenjak hamil . sedangkan diva dia menjadi sangat manja kepada suami ,kakak dan orangtuanya


" Tapi lu pernah gak bro hampir kelewatan sama Tania ? " Tanya Dimas penasaran


" Lo mau gue jawab jujur atau bohong? "


" Jujur lah anjir "


Argo beranjak berdiri dia melihat kearah sekeliling


" Pernah . Beberapa kali gue ajak tapi dia nolak. Kita sama sama telanjang . Dia lihat gue , gue lihat dia . Bahkan gue makan itu dadanya dia . Kenyal. Tapi dia malah dorong gue . Dan masuk kamar mandi. Di kunci sama dia . Lo tau lah bro cowok kalo udah tanggung banget gimana . Apalagi dia ngancem mau telpon papanya . Otak gue langsung panas . Lo tau kan om Rayhan galak nya minta ampun "


Dimas menggeleng kepalanya dia baru tahu cerita ini sedetail-detailnya. Waktu itu Dimas pernah denger pas argo putus dengan Tania masalah di hotel tapi argo gak sedetail itu


" Gimana ? Gede gak ?"


Keduanya terkekeh


" Hahaha anjir "


" Masih perawan ? " Tanya Dimas yang kini keduanya sudah liar


" Masih bro . Orang gue masukin pake jari nya "


Keduanya tersenyum , keduanya memang gila s*x . Mereka masih lanjut membahas Tania dan juga Caca . Hal itu membuat argo ingin secepatnya berhubungan badan


" Nanti malam Tania ngajak gue lagi jalan . Itu anak gak tau apa kalo lagi musim salju begini . Takutnya jalanan licin "


" Mau kemana bro ? "


" Gak tau dia . Gue tolak aja tadi mukanya langsung cemberut . Manja banget "


Dimas mengagguk keduanya merokok sampai akhirnya Dimas ada ide


" Gue ikut lah bro . Sekalian gue ajak Caca nanti "


" Yaudah , tinggal nanti gue bilang Tania . Gampang "


Argo mengagguk . Dia menoleh kebelakang takutnya ada diva dan Aldo yang mendengar . Ternyata mereka lagi sibuk dengan anak anaknya


" Gue istirahat dulu lah bro . Capek badan gue "


" Iya bro " jawab Dimas


Argo langsung mematikan rokoknya dia segera masuk . Sebelum masuk ke kamar . Argo mencium pipi Vania dan dara . Keduanya sangat bikin argo gemes dan kangen . Beberapa hari gak ketemu keponakannya bikin argo kepikiran . Pengen peluk mereka terutama Dafa yang selalu ganggu argo tiap hari , bercerita tentang sekolah nya .


Malam harinya Caca menidurkan dara cepat . Hal itu membuat Tania terus menghubungi argo menanyakan dimana kekasih nya itu . Argo bilang kepada Tania kalo Dimas dan Caca mau ikut


Membuat Tania marah karena gak bilang dari tadi . Argo juga bilang saat ini Caca lagi tidurin dara dulu baru nanti mereka jalan . Sampai waktu pukul setengah 9 malam


Tania bener bener kesel banget dia sudah dandan dari jam setengah 7 tadi . Akhirnya argo meminta Caca untuk cepat nidurin dara . Sampai akhirnya jam 10 mereka baru jalan


Tania tadi sudah kabarin kalo dia gak jadi . Tania marah sama argo karena Tania pikir argo mengabaikan janjinya padahal argo nunggu Caca tidurin dara


Tok tok tok


Caca , dimas juga argo mengetuk pintu apartemen Tania . Di buka oleh Tania yang sedang menangis


Argo langsung memeluk Tania . Menghapus air matanya


" Aku izin mama papa dulu " ucap argo


Tania melepaskan pelukan membiarkan argo masuk kedalam rumah meminta izin keluar . Selama perjalanan itu juga Tania melupakan kekesalan karena ada Caca . Caca orang nya asik di tambah lagi kalo ada diva . Pasti heboh . Dan pasti juga diva atau Dimas atau argo yang jadi bahan hinaan mereka


Tania mengajak mereka ke festival di Melbourne juga . Keduanya saling berpelukan pasangan


" Kalo di Indonesia bilang nya pasar malam ya dim " ucap Caca


" Iya sayang " jawab Dimas


Dimas dan Caca ikut di belakang argo dan Tania , terserah mereka berdua aja asal Dimas dan Caca ikut


Tania membeli tiket masuk rumah hantu . Hal itu membuat Caca dan Dimas menuruti


Sayangnya masuk rumah hantu itu tidak memakai kereta . Jadi kita langsung berjalan . Berkali kali Caca dan Tania teriak ketakutan . Hal itu membuat Dimas dan argo mencari kesempatan mencium bibir pasangan mereka . Bahkan Dimas meremas dada Caca


Saat keluar dari rumah hantu . Caca dan Tania menghela nafas . Mengambil nafas yang teratur


Banyak food jajanan ala Australia membuat Caca dan Tania membeli yang mereka mau sedangkan para lelaki siap membayar


" Itu ada ramalan . Mau kita coba ? " Tanya Tania


Caca mengagguk selesai sate yang mereka berdua makan . Langsung mereka mengantri . Argo dan Tania di depan sedangkan Caca dan Dimas di belakang mereka


Saat masuk . Tania harus membayar terlebih dahulu lalu kedua tangan mereka di pegang


" Akan ada kebahagiaan di hidup kalian tetapi ada orang yang mencintai kalian di belakang itu . Kalian sama sama kuat untuk hubungan . Hingga di akhir kalian akan memilih untuk meninggalkan atau meneruskan " ucap peramal


Tania dan argo saling lirik . Maksud nya apa sih pikir mereka


Tania berfikir acara itu hanya untuk main main aja . Kini giliran Dimas dan Caca . Mereka mengulurkan tangannya


Tak lama kemudian peramal itu tersenyum . Membuat Caca dan Dimas saling tatap


" Kalian akan menjadi pasangan paling bahagia . Di beri momongan kembar dan yang paling saya suka kalian sama sama menjaga perasaan satu sama lain . Terbuka dengan pasangan "


Dimas dan Caca saling pandang


" Gak jelas " gumam Dimas


Caca mengagguk . Peramal itu makin panjang ucapan hingga membuat Dimas dan Caca bosan . Mereka berdua segera keluar dari kios itu


Bunyi suara dj membuat mereka bertiga berjoget . Pengunjung di sana yang sedang berjualan juga tak rugi membagikan makanan dan minuman


Saat argo dan Tania sedikit jauh dari mereka . Tiba tiba Caca dan Dimas di datangi sosok laki laki bertopeng Spiderman . Dia memberikan susu kepada Dimas dan Caca . Karena takut apa apa . Mereka menolak tapi Spiderman itu tetap menyuruh Caca dan Dimas minum


Akhirnya mereka minum setelah itu Spiderman meninggalkan mereka


" Susu apa itu . Harusnya kamu jangan minum . Kamu itu lagi hamil " marah Dimas


" Kamu nya gak bilang " ucap Caca


" Terserah kamu aja lah . Ayo kita ikutin dia sebelum kita kehilangannya Tania "


Dimas menarik tangan Caca supaya mendekati Tania dan argo yang berjalan duluan . Banyak pameran tokoh kartun dan juga kuliner luar negeri kebanyakan , ada penari api juga dan ada juga artis sedang bernyanyi


Tania dan Caca tak lepas dari ponsel untuk di pamerkan di sosial media . Hingga membuat diva menelpon Tania. Karena gak ngajak


Tepat jam 1 malam lagi capek capeknya juga Caca sedang hamil akhirnya Dimas mengajak untuk pulang lagi pula om Rayhan udah nelpon Tania untuk segera pulang


Kedua wanita itu tertidur pulas di belakang . Sedangkan kedua pria masih asik bercerita


Mengantar Tania dan meminta maaf karena pulang kemalaman . Hal itu membuat argo tak enak dengan calon mertuanya


" Yaudah kamu segera pulang sana . Ini udah malam . Kasian nanti Caca " ucap om Rayhan


Argo mengagguk dia segera pamit dan mengendarai mobilnya lagi untuk ke vila