FIRST LOVE 2

FIRST LOVE 2
50 . Begadang



Dimas bulak balik juga posisi tidurnya kanan kiri . Dia juga meganggu Caca yang sedang tidur memeluk dara


Cup cup cup


" Ewh "


Kanan kiri akhirnya Caca membuka matanya bangkit dari tidurnya


" Kenapa sih gak bisa diam banget . Aku mau tidur Dimas !!"


" Yang aku gak bisa tidur"


" Merem aja kenapa sih , tadi kita udah coba . Apa yang bikin kamu gak bisa tidur "


Dimas menggaruk kepalanya dia menatap dara yang sudah terlelap . Dimas juga memindahkan dara ke ranjang bawah . Kini hanya mereka berdua di ranjang besarnya


" Sini aku peluk . Biar bisa tidur " Caca merentangkan tangannya memeluk Dimas


Keduanya berbaring lagi . Dimas menatap Caca yang sudah pulas . Akhirnya Dimas mengambil ponselnya bermain . Hal itu membuat Caca kebangun karena cahaya ponsel


" Dim , kenapa belum tidur juga sih ? "


" Aku gak bisa tidur "


Caca mendekati wajahnya dia mengecup bibir Dimas lama


" Apa yang bikin kamu gak bisa tidur , ayo ngomong " bisik Caca karena takut dara kebangun


" Aku mikirin mobil yang di kasih Aldo "


Huh !


" Kenapa lagi ? "


" Aku masih gak nyangka aja . Kok Aldo bisa ngasih ke kota dengan begitu aja"


" Ya mungkin Aldo lagi banyak duit . Dia kan yang punya showroom jadi terserah dia aja "


Dimas mengagguk


" Tapi yang ngomongin mobil . Kamu pake lah salah satu yang "


" Gak mau ah . Aku gak bisa . Aku nyaman pake motor "


" Yaudah kalo kamu gak mau aku gak maksa "


" Hem "


Hening


Caca memejamkan matanya lagi di dada Dimas


" Ca . Menurut kamu ...."


Dimas menatap Caca yang sudah tertidur pulas


Di elus elus hidung mancung Caca juga rambut wanginya


" Aku ngantuk sayang " ucap Caca


" Temani aku dong ca . Aku gak bisa tidur "


" Aku capek . Aku ngantuk Dimas "


Huh !


Caca mengelus perut Dimas mungkin aja dengan elusan itu suaminya tidur . Ternyata masih membuka matanya


" Bodo ah . Aku ngantuk " Caca membalikan tubuhnya munggungin Dimas


Akhirnya Dimas keluar dari kamar dia membuka kamar argo . Sepupunya itu udah tidur . Akhirnya Dimas nonton tv di tengah malam


***


20 menit saat azan subuh Dimas kembali ke kamar dia baru merasakan ngantuk . Tidur sambil memeluk Caca


Jam 5 Caca kebangun karena Dafa mencium pipi Caca dan Dimas . Caca merasakan kulitnya basah dan ternyata Dafa sudah mandi dan berganti baju


" Mama , ayah . Sholat ! "


Dafa membangunkan kedua orang tuanya itu sampai bener bener bangun . Melihat adiknya yang sudah bangun menatap Dafa . Akhirnya Dafa menuntun dara masuk ke kamar mandi mencuci mukanya dan juga menggosok gigi


" Mama ! Ayah ! Bangun " kali ini Dafa sedikit teriak dia kesel mama dan ayahnya belum juga bangun . Mereka masih berpelukan


" Ca bangun ca . Berisik Dafa " Dimas menepuk pundak Caca dia merasa terganggu


" Bangun , bangun . Kakak aja kalo gak bangun di siram air sama mama . Sekarang bangun , bangun "


Caca ingin marah tapi bener apa yang di kata Dafa . Kalo Dafa gak bangun Caca selalu menyiram air . Dan setelah Dafa marah Caca juga ikut marah karena Dafa gak boleh memarahi mamanya


Kini seolah karma . Caca ingin memarahi Dafa tapi takut Dafa membalasnya . Akhirnya Caca langsung masuk ke kamar mandi


" Bangun Dimas ! Anak anak udah siap pada mau sholat "


" Ewh "


" Aku udah wudhu gak mungkin nyentuh kamu , cepat bangun "


Dimas masih tidur


" Mau sholat atau di sholatin " ucap Dafa sekarang


Dimas langsung bangun . Dimas selalu bilang kepada Dafa kalo Dafa telat sholat . Dimas selalu bilang mau sholat atau di sholatin


Dimas menuntun keluarga kecilnya menjadi imam . Setelah sholat subuh selesai Dimas kembali tidur lagi . Sedangkan Dafa merapikan tempat tidur dan menunggu mbaknya sedang menyiapkan sarapan dan susu hangat


Bapak sama anak melanjutkan lagi tidurnya . Mereka sambil berpelukan membuat Caca gemes. Kalo gak mikirin Dafa . Pasti Caca akan lanjutin tidurnya


**


" Papa naik motor dong kerumah oppa . Mas capek jalan kaki pah "


" Iya pah adek juga pah " Vania sambil memegang kakinya


Aldo mengagguk , karena diva lagi sakit akhirnya Aldo mengajak kedua anaknya itu kerumah oppa nya membiarkan diva berisitirahat


Menaiki motor keliling dan jajan di sekolah Dafa . Kedua anaknya itu senang banget papanya membebaskan membeli apapun kecuali es


Setelah jajan akhirnya Aldo mengajak kerumah mertuanya . Aldo juga meminta izin menitipkan Ken dan Vania disini karena lagi merasakan sakit di bagian perutnya


Hal itu membuat ayah Bima langsung setuju . Biarkan diva berisitirahat supaya tidak di ganggu oleh kedua anak anaknya


" Papa berangkat kerja ya . Mas sama adek sini aja ya main sama dara. ingat jangan nakal ya "


Mereka berdua mengagguk , setelah di beri kecupan . Akhirnya Aldo Pamit kepada mertuanya


Aldo masuk ke kamar membawakan air hangat untuk istrinya itu yang terbaring lemah


" Masih sakit sayang ? " Tanya Aldo sambil memeluk kepala diva


" Masih mas . Hiks hiks sakit " diva menangis mengeluarkan air matanya


Di kecup kecup wajah diva kepada Aldo. Aldo menjadi menyesal kalo tahu begini mending gak usah hamilin diva sekalian


" Nanti aku minta tolong mama untuk jaga kamu kesini diva "


Diva menggeleng kepalanya


" Gak usah mas . Aku mau istirahat aja tanpa di ganggu. Lagi pula kalo nanti aku mau makan dan keperluan lainnya bisa manggil mbak . Takut nya repotin mama mas "


" Oh yaudah . Kalo ada apa apa kabarin aku ya . Biarin aja anak anak di rumah ayah dulu "


Diva mengagguk


" Yaudah aku siap siap berangkat kerja ya sayang . Maaf ya sayang aku gak bisa nemenin kamu di saat seperti ini karena dua kali aku undur clien aku "


" Iya mas gapapa . Kamu ngertiin aku aja aku udah seneng banget "


Cup


Aldo memakai kemeja yang di siapkan oleh diva . Dia juga memakai parfum supaya percaya diri . Setelah rapi dan semua di masukan


" Aku berangkat ya sayang . Aku akan pulang cepat kalo emang waktunya cepat . Aku gak akan kemana mana "


" Iya mas " lirih diva


" Jangan lupa makan . Aku akan bawel kalo kamu gak makan "


" Iya sayang "


" Aku berangkat ya sayang


" Iya mas "


" Oh iya "


" Kamu mau berangkat atau engak ? Aku capek tau gak mau tidur "


Aldo tekekeh dia segera keluar dari kamar . Di akhir Aldo mau bilang jangan lupa makan . Seperti nya tadi udah bilang