FIRST LOVE 2

FIRST LOVE 2
59. Dapat enak



Dimas dan Aldo di usir oleh diva dan Caca . Dimas tidur dengan argo sedangkan Aldo tidur dengan Raka


Pesan dari argo mengajak mereka di halaman luar untuk merokok. Saat semuanya keluar . Mereka berempat langsung tertawa terbahak-bahak


" Sial Aldo , Raka sama argo enak dapat ciuman . Lah gue . Baru juga miring kepala udah di Jambak "


Aldo dan Raka tertawa terbahak-bahak, mengingat itu andai aja Dimas meminta lebih dulu pasti Dimas gak akan penasaran cara berciuman dengan orang lain selain Caca


" Gimana bro ? Tadi kan Lo sempat pegang pegang bokong tuh " tanya Dimas kepada adik iparnya


" Bikin pengen masuk kamar "


Keempat tertawa lagi . Akhirnya Dimas baru tahu kalo Aldo itu sama gilanya tentang s*x . Makin malam makin dingin obrolan mereka 21+


" Kalo gua . Cita cita gua itu pengen banget bertigaan di kamar sama cewek . Pengen banget "


Aldo tersenyum miring . Aldo sering begituan dengan dua cewek bahkan empat cewek pun pernah . Tapi Aldo gak akan bilang . Yang ada di hadapan ini kakak ipar . Bisa bisa aib Aldo keluar dengan ucapan nya


" Kalo Lo do, sharing dong cerita cerita "


" Aku ? Em ya gitu "


" Apa ? Apa ya gitu nya itu apa ? " Tanya Dimas penasaran


Dimas itu gak deket deket banget sama Aldo . Dimas pikir Aldo itu orang yang paling Kaku di ajak ngobrol. Gak banget lah bergaul dengan Dimas juga argo yang selalu tentang ke arah sana


" Dulu aku itu playboy kak, main sana sini . Gak pernah serius sama satu cewek . TAPI . Setelah menemukan diva . Semuanya berubah . Diva itu susah banget buka hati apalagi waktu mama papa jodohin . Diva masih pacaran sama temennya kak Caca itu . Yaudah hasilnya dua minggu setelah menikah itu . Aku bilang sama diva . Kita itu udah menikah . Aku gak mau main main dan menikah sekali seumur hidup . Entah gimana caranya akhirnya diva menjadi baik sama aku . Kita mulai membuka lembaran yang baru "


Dimas dan Raka tersenyum . Dimas pikir adiknya itu gak salah pilih suami . Aldo sosok suami yang tegas dan bertanggung jawab


" Kalo Raka ! " Tanya Dimas sekarang


" Aku ? Udah lah kak jangan di tanya "


Aldo , argo Dimas di buat bingung


" Jangan bilang gak pernah pacaran ?" Tanya argo menyelidik


Raka mengangkat Alisnya membuat ketiga kakak nya itu tersenyum licik


" Aku normal kok kak "


" Masa ? " Ejek Dimas


" Kenapa ? Gak di bolehin sama Caca ? " Tanya argo


Raka mengagguk


Ck !


" Jangan dengerin Caca. Dia aja pacaran dari SD "


" Atau kamu nunggu in seseorang ya ? " Tanya argo


" Ya gitu lah "


Mereka bertiga bertepuk tangan . Dimas merangkul adik nya itu dia mendekat nya bibirnya di telinga Raka


" Siapa orang nya ? Cantik ? Temen kampus atau anak kantor . Bisalah sharing nanti kita kasih tau tips nya " ucap Dimas yang di anggukin Aldo dan argo


" Iya , tenang . Abang ini mantan playboy, Aldo apalagi "


Aldo pun mengagguk apa yang di bilang Abang iparnya itu


Raka hanya tersenyum gak mungkin Raka bilang menunggu Tania yang ada bisa di hajar sama abangnya


" Temen sekolah "


Ketiga kakaknya langsung heboh . Dimas terutama yang paling memberi tips agar cewek itu klepek klepek . Bahkan Dimas akan memberikan Raka jam tangan mewah supaya gadis itu menyukai Raka


Begitu juga Aldo . Dia memberi tips kepada Raka supaya perhatian dan royal kepada cewek


Sedangkan argo dia langsung meminta Raka ajak cewek itu ke hotel


Ehem....


Semuanya pada diam di saat Caca datang berdiri di depan pintu


" Awas lu ya ngajarin adik gue yang engak engak , gue potong burung kalian bertiga " ancam Caca


Dimas , Aldo dan argo terdiam . Tanpa sadar mereka bertiga memegang burung nya masing masing


" Pacaran itu buang buang tenaga. Kalo memang mau serius dan sama sama cocok langsung aja " ucap Caca


Raka hanya mengagguk


" Yaudah sekarang tidur . Jangan sampe otak lu ke cuci sama Dimas , Argo terutama ini raja mesum " ujuk Caca kepada argo


Caca memegang leher adiknya supaya bangun . Karena tinggi Caca sama Raka berbeda. Raka sudah mengalahkan Caca tingginya . Jadinya Caca mendorong adiknya itu masuk ke kamar untuk segera tidur


Sedangkan ketiga pria pria nakal masih lanjut ngobrol nya . Kali ini yang Caca denger mereka membahas korupsi


***


Saat kedua anak anaknya itu keluar Dimas masuk ke kamar dia mencium bibir Caca . Sedangkan Caca dia langsung kebangun dan tahu siapa lagi kalo bukan suaminya . Caca juga melingkarkan tangannya di leher Dimas


" Yuk yang . Bentar aja "


Caca mengagguk . Membuat Dimas semangat berolahraga pagi hari . Gak lupa dia mengunci pintu kamar supaya tak di ganggu


" Adek . Ayah kunjungi adek dulu ya"


Caca tersenyum Dimas berbicara kepada anak di kandungan nya


Hanya terdengar suara keduanya sedang asik menikmati pagi hari . Karena semalam Dimas tak tidur sama Caca . Dimas menjadi kangen pagi ini


Cup


" Kamu mau kemana ? " Tanya Caca saat Dimas memakai kembali pakiannya


Ck !


" Dimas kamu itu gak tanggung jawab banget . Giliran udah dapat enak malah di tinggalin "


Dimas menaiki ranjang lagi dia mencium kening Caca . Lalu dia mengambil pakaian Caca lagi


" Aku mau mandi air hangat "


Dimas mengagguk dia menarik tangan Caca untuk masuk ke kamar mandi


" Aku udah siapin handuk ya sayang . Aku keluar ya sayang . Sini cium dulu "


Dimas membuka kamar mandi lalu dia mengecup pipi Caca dan juga bibir manis istrinya


Karena Caca masih di dalam kamar . Akhirnya diva membuatkan susu dan juga sereal untuk anak anak yang sedang asik melihat salju turun


" Bunda ... Adek mau tinggal disini selamanya ! " Ucap Vania


" Selamanya ? Nanti bunda sama siapa tidur ? "


" Ada mas Ken bunda yang Nemani bunda tidur "


Diva tertawa geli mendengarnya


" Iya . Tapi bunda maunya sama adek . Kalo sama mas Ken . Mas Ken kan nanti akan tidur sendiri . Bunda gak bisa peluk adek lagi " ucap diva


Ayah Bima , mama Lisa juga Aldo yang sedang sarapan hanya bisa mendengar curhatan anak dan bundanya itu


" Yaudah adek engak jadi deh bunda . Adek ikut bunda aja ya " Vania langsung memeluk diva juga mencium bibir bunda nya


Ayah Bima hanya tersenyum apalagi Aldo . Dia sangat sayang banget kepada Vania . Seneng kalo anak anak sangat sopan kepada bunda nya


" Bunda tadi mas Ken jail , susu adek di minum "


" Mana ada adek , mas itu cuma bagi aja. Iya kan kak "


Dafa mengagguk


" Kakak sama mas sama aja . Sama sama jail " ucap dara Kali ini membuat diva , ayah Bima, mama Lisa dan juga Aldo tertawa


Ken bangun dari duduk nya dia mencubit gemes pipi adik nya itu


" Adek nya di sayang dong mas . Jangan di jailin " ucap diva


Ken mengelus pipi Vania juga mencium


" Maafin mas ya " ucap diva


Vania mengagguk


" Adek tadi juga mukul kepala mas " adu Ken sekarang dengan papanya


" Gak sopan " ucap dara


" Adik nya gak tau mas . Nanti mas bilang sama adek ya . Kalo pukul kepala itu gak sopan . Maafin adik nya ya mas . Ayo adek bilang maaf dulu sama mas "


" Maafin adek ya mas "


Ken mengagguk dia memeluk Vania dengan manja


Ayah Bima bahagia banget kalo cucu cucunya itu pada pintar dan anak nya juga dia berkata lembut di saat anak anaknya itu berbuat salah


" Ken ambil susu Kakak di meja "


" Tolong " ucap Caca tiba tiba datang


" Iya dedek Ken . Tolong ambilin susu Kakak disana "


Ken mengagguk dia berlari ke arah meja dapur mengambil susu kakaknya


" Dedek Ken jangan minum susu kakak ya "


Ken mengagguk nurut. Ken juga tadi habis minum susu sebelum makan tadi . Karena Dafa susu nya masih panas diva bilang kepada Dafa nanti aja minum susunya setelah makan selesai


Saat film kartun di mulai . Semuanya pada serius ada yang sambil tiduran menaruh kepalanya di kakaknya . Ada juga yang sambil makan Snack


Aldo mendekati diva mengelus perutnya juga menaruh kepalanya di perut


" Kenapa sayang ? "


Diva mendorong kepala suaminya agar berjauhan


" aku kan udah minta maaf sayang . Lagi pula aku itu gak ngerespon dia "


" Dia siapa yang kamu maksud ? " Tanya diva sambil melotot


Hal itu membuat mama dan ayah melihat diva dan Aldo yang sedang bertengkar


" Kamu bahas semalam kan . Iya aku udah minta maaf sama kamu diva "


" Kamu pikir segampang itu aku maafin kamu . Istri mana yang gak marah melihat suaminya di kiss sama cewek lagi "


" Aku gak di kiss sayang "


Pletak


" Mau bohong atau jujur ! "


Aldo tetep dengan pendirian nya dia gak akan jujur . Kalo Aldo jujur . Diva akan semakin marah lagi


" Kamu tanya Raka kalo gak percaya "


" Samanya kamu . Cowok itu sama aja sama sama tukang bohong "


" Kamu itu gak percaya banget sama aku diva . Terserah lah . Aku capek . Ngantuk "


Aldo beranjak bangun dia masuk ke kamar