
Makan siang sudah di bawakan oleh argo sendiri. Menu siang ini adalah ayam cepat saji
Masuk ke gedung biray group . Menaiki lift lantai paling atas dimana tempat Dimas, om Bima dan Tania
Saat lift berhenti di lantai dimana Tania bekerja . Argo langsung menginjakkan kakinya . Di sana ada sekertaris Dimas dan juga asisten Dimas dan Tania
" Tania di dalam ? " Tanya argo
Perempuan itu mengagguk memberi jawaban bahwa bos muda nya itu berada di dalam
" Selamat siang sayang " jawab argo
" Siang " jawab Tania sambil merapikan berkasnya
Tania berjalan meninggalkan tempat duduk kerajaan nya . Menyambut kedatangan kekasihnya itu langsung berpelukan
" Kita undang Dimas aja gimana ? "
Tania berfikir " tadi kak Caca kesini kayanya makan siang di luar . Coba kamu kabarin "
Argo mengagguk langsung menghubungi Dimas . Dan bener mereka sedang makan siang di luar
" Kita makan siang ya sayang "
Tania mengagguk dia membukakan bungkusan makanan lalu Tania menyuruh argo untuk mencicipinya terlebih dahulu
" Emm. Enak sayang "
Tania mengagguk dia langsung memakannya . Mereka makan tanpa ngobrol seperti biasanya
Selesai makan argo bertanya apa Tania punya pekerjaan yang mendesak . Dan Tania menjawab pekerjaan nya sudah selesai . Hal itu bisa membuat argo bernafas legah
" Tadi pagi saat kita telponan . Dafa protes sama aku . Katanya ngapain aku telpon pacar kakak "
Tania tersenyum kegeeran
" Kamu jawab apa ? " Tanya Tania
" Tante nya yang telpon uncle duluan . Dia kangen sama uncle "
Tania hanya tersenyum
Drt...
💌 Dafa
Tante
Tania terkejut dia memberikan ponsel miliknya kepada argo . Kekasih nya itu hanya tersenyum
" Mau apalagi dia " ucap argo
Tania mengangkat kedua bahunya . Cepat dia membalas
💌 Me
Iya kakak, ada apa ?
💌 Dafa
Kakak mau tlp Tante boleh
Tania tersenyum lalu dia berikan kepada argo lagi . Argo mengambilnya lalu dia membuat video call
( Halo uncle , halo Tante )
Dafa melambaikan tangannya ada Ken juga di sebelah Dafa
( Ada mama sama ayah engak Tante )
( Ayah ! Ada . Lagi kerja . Kenapa kakak? )
Dafa dan Ken menggeleng kepalanya mereka berdua tersenyum
( Mas Ken katanya kangen sama Tante . Kapan kesini )
Argo dan Tania tertawa mendengar itu
( Kakak yang kangen ) ucap Ken tak terima
Dafa mengedipkan matanya membuat Tania sangat gemas
( Tante juga kangen ) goda Tania
Wajah Dafa bener bener merah karena malu . Dia meninggalkan ponselnya dan berlari kegirangan
Tania bener bener salting di goda oleh anak umur 9 tahun . Astaga .
( Kakak ini hp nya ) ucap Ken kepada Dafa
Dafa berlari lagi dia menatap layar ponsel
( Dafa ayo buka dulu baju seragam sekolahnya ) ucap diva seberang sana
( Tante udah dulu ya . Nanti kakak telpon lagi . I love you )
Tania tertawa terbahak bahak mendengar itu . Tania memang punya nomor Dafa dan Ken . Tapi mereka itu hanya bisa mengirim pesan kalo Tania jarang kerumah . Entah kenapa Dafa tadi menghubungi Tania di siang bolong gini
" Senengnya di telpon pacar kecil " goda argo
Tania tersenyum sebenarnya Tania itu gemes banget sama Dafa
" Aku mau foto ah kirim ke Dafa . Pasti dia seneng "
Cekrek
Saat Tania ingin mengirim . Ponsel Tania gagal terus
" Kayanya aku harus hapusin foto foto atau aplikasi " gumamnya
" Milik mu kecil sayang "
Tania menoleh menatap tajam
" Apanya yang kecil ?" Tanyanya tegas
" Memori kamu kecil . Ram nya juga "
Tania beroriah . Dia pikir apa yang kecil
" Pengen ganti . Tapi ....em " Tania menatap argo memohon
Argo mengangkat kedua alisnya
" Beliin " ucapnya manja
" Iya sayang . Nanti aku beliin " ucap argo membuat Tania senang
Tania memeluk argo , bermanja-manja sebentar setelah itu panggilan dari rekan argo untuk kembali ke restoran
" Nanti malam kita jalan ya . Sekalian aku nanti kasih hp . See u sayang " muach
Cup
" Dadah . Semangat kerjanya " Tania memberi semangat kepada kekasihnya itu
Tania juga memanggil ob lewat telpon untuk membersihkan makannya juga sekalian ada beberapa ayam yang belum di sentuh masih di kotak . Untuk di bagikan kepada ob lainnya