
Argo terlebih dahulu untuk memulainya . Argo membaringkan Tania juga membuka piyama yang dia pakai . Sedangkan Tania menelan salivanya
Setelah berhasil membuka pakaian Tania . Argo menatap Tania memohon . Kali ini argo bener bener kepengen banget
Cup
Cup cup
Tania langsung merinding saat kekasih nya itu mengecup dada bolong Tania
Saat argo mengangkat wajahnya ingin melepaskan celana Tania
" Ewh "
Argo terdiam begitu juga Tania . Argo melanjutkan lagi membuka pakaian Tania . Hingga sama sama bertelanjang
Argo mundur langkah dia ke arah bawah sana melebarkan kaki Tania . Dan mengecup
" Ewh "
Keduanya sama sama terdiam . Argo mulai mendidih Tania mengecup pipi dan juga bibirnya tanpa sada Tania juga memeluk kekasihnya itu
" Sayang ..."
" Hem " tanya Tania
" Boleh ? "
Tania terdiam . Tanpa berlama-lama argo langsung membelai lembut tubuh Tania . Membuat Tania mendesah ternyata rasanya seperti ini
Di kecup dari bahu satu persatu dan tak lupa mencium gunung kembar dua itu dan meremasnya hingga di bawah itu argo diam
" Ini akan sakit sebentar , tapi akan nikmat bagi kita berdua "
Tania mengagguk . Argo mulai melebarkan kaki Tania . Dan saat ingin menyatukan nya
" Abang aku gak bisa "
Ucap Tania tiba tiba langsung menutup tubuhnya dan mundur
" Kenapa sayang ? " Tanya argo
" Aku mau kita berhubungan saat menikah nanti "
" Sayang ini udah tanggung . Kita akan sama sama menikmati nya nanti " ucap argo maksa
Tania menggeleng kepalanya dia langsung berdiri membuka pintu kamarnya
" Abang bisa keluar dari kamar aku "
Argo terdiam . Tadi Tania bilang dia mau tidur berdua . Giliran Argo udah di puncaknya malah Tania mengusir
Argo langsung turun dari tempat tidur dia mengambil semua pakaiannya saat melihat benda yang di bawah . Tania menutup matanya dia gak mau melihat itu sedangkan argo melihat seluruh tubuh Tania bahkan dia memberi tanda cinta di gunung kembar itu
" Sial , bodoh banget gue " grutu Tania sambil menarik rambutnya
Begitu juga dengan argo . Dia langsung masuk ke kamar bermain dengan solo
***
Argo dan Tania menjadi cangung pagi ini . Argo yang baru saja selesai mandi masuk mengeringkan rambutnya begitu juga dengan Tania dia sudah membuat sarapan dan juga susu untuk mereka berdua
" Sudah jadi bang "
" Hari ini ada kegiatan apa ? " Tanya argo
" Aku jadi tutor bahasa Jepang di kampus bang , nanti setelah sarapan aku siap siap karena murid aku sudah janjian semalam "
Argo mengagguk dia melanjutkan lagi makannya setelah itu argo siap mengantar Tania ke kampus nya
" Aku jemput jam berapa nanti ? "
" Em nanti aku kabarin ya bang , dari ngajar , aku ada club gitu "
Argo mengagguk sebelum Tania keluar keduanya berpelukan
" Telepon aku ya nanti "
" Iya bang . Abang hati hati pulang nya "
Argo mengagguk setelah Tania masuk ke area kampus . Argo mulai menjalankan mobilnya kembali ke apartemen milik Tania
Bekerja lewat ponsel dan juga laptopnya . Selama ini sih lancar lancar aja . Setiap malam restoran memberikan laporan kepada anak kantor setelah itu mereka berikan kepada argo
Tak lama setelah argo kembali ke kamar mandi ponselnya berdering panggilan dari Caca
Tumben banget
Pas di angkat argo tersenyum itu panggilan dari anak anak yang sudah rindu dengan uncle nya
Cukup lama argo berbicara kepada Dafa,Ken dan kedua keponakanya itu lagi . Argo langsung membuka pesan nya Tania meminta jemput di cafe samping kampus
Melihat kanan kiri dimana kekasih nya itu . Tiba tiba argo tersenyum Tania sedang sibuk dengan laptop nya
" Sudah lama sayang ? "
" Em . Bang . Gak kok baru banget . Tadi sempat kasih proposal ke dosen "
Argo mengagguk dia langsung memesan makan siang untuk mereka berdua .setelah memesan itu argo menatap Tania yang sedang bingung
" Kamu ngerjain apa ? "
" Em ini bang , aku kurang ngerti biasanya aku tanya mas Aldo . Tapi tadi aku telpon dia lagi meeting "
Argo melihatnya dia juga bingung dan gak tahu jawaban . Argo mulai berusaha untuk mencari di google sampai akhirnya dia mencoba menjawab dan memberi penjelasan kepada Tania mengenai tugas bisnis nya
" Bang , aku ada pameran gitu . Sebagai warga Indonesia di kampus kita berniat menjual produk Indonesia di halaman . Ada beberapa makanan yang nantinya akan di jual sekalian juga kita menjual dan mengenalkan ini loh makanan Indonesia yang tak kalah enak dari makanan di negeri ini "
Argo tersenyum mendengar penjelasan Tania " ada yang bisa aku bantu ? " Tanya argo
" Bisa gak bang . Kepulangan Abang di undur dua hari . Aku butuh bantuan Abang "
Argo mengagguk . Hal itu membuat Tania tersenyum
Tania memberikan dokumen kepada kekasihnya itu . Club anak orang Indonesia akan berkunjung ke apartemen . Mereka melakukan meeting terlebih dahulu masalah produk yang mereka jualan . Tania menyuruh argo untuk di undur supaya bisa meminta bantuan . Bagaimanapun argo itu memiliki wawasan luas terlebih dia punya restoran
Gak mungkin kan Tania hubungi keluarga nya mengenai kegiatan ini . Takutnya merepotkan
" Perkiraan temen kamu kapan ya datang ? Aku bisa bantu menambah ide ? "
" Bisa bang . Bisa banget . Justru orang yang kaya Abang ini yang akan membuat mereka senang . Soalnya banyak makanan khas Indonesia yang mereka bingung untuk menjual apa . Dan karena Abang memiliki restoran pasti Abang tau apa aja yang harus di pasarkan "
Argo mengagguk . Saat makanan datang Tania ikut tersenyum melihat kekasihnya itu membantunya