Devil Eyes

Devil Eyes
Kemunculan Kembali Iblis Jiwa



Jordan terlempar hingga beberapa meter kebelakangnya. Jordan tidak menyangka bisa mengalami kekalahan yang memalukan.


"sial. Dia kuat sekali. Apa aku akan mati di sini?", gumam Jordan dalam hatinya.


"Kau tidak bisa mengalahkan ku anak muda. Kau hanya seekor semut bagiku", Xiu Weng mengejek sinis.


Jordan hanya bisa mengumpat dalam hatinya sembari mengusap darah di samping bibirnya.


"Bagaimana kau ingin menyelesaikan ini?", tanya Xiu Weng.


"Apakah kau ingin bertarung sampai titik darah penghabisan?", tanya Xiu Weng lagi.


"Jangan terlalu sombong orang tua. Aku akan mencabut nyawamu dan saudara mu itu!", teriak Jordan marah.


Pada saat yang sama, Iblis Jiwanya kembali muncul dan mulai menggoda Jordan.


"Kau yakin tidak ingin kekuatan?", Tanya si Iblis Jiwa.


"Jangan mulai kata-kata yang tidak berguna itu di depan ku", ujar Jordan.


"Kau adalah anak yang bodoh dan keras kepala. Bagaimana bisa kau mengalahkan dia dengan kekuatan yang tidak seberapa ini?", ujar Iblis Jiwa mengejek.


"Sudah ku bilang padamu. Jangan mengucapkan hal yang tidak berguna seperti itu di depanku", ketiak Jordan.


"Dasar naif. Kau tidak perlu berbuat lebih. Aku akan membantumu", ujar Iblis Jiwa yang segera mengambil alih tubuh Jordan dengan paksa.


Xiu Weng yang memperhatikan hal tersebut binggung. Jordan terdiam seperti kerasukan sesuatu membuat Xiu Weng meningkatkan kewaspadaannya.


"Ahhh.......Tubuh ini. Sudah lama aku tidak merasakannya", ujar Jordan.


Xiu Weng semakin kebingungan. Jordan semakin aneh bila dirinya lihat. Tubuh Jordan memancarkan aura kematian yang hebat membuat aura di sekitarnya menjadi mencekam.


"Siapa kau? Sepertinya kau bukan anak yang barusan aku lawan tadi?", tanya Xiu Weng heran.


"Hei hei. Aku baru menikmati tubuh ini. Bisakah kau sedikit memberi jeda padaku. Aku ingin melakukan peregangan dulu", ujar Jordan.


"Kau pikir aku akan membiarkannya?", ujar Xiu Weng yang dengan tiba-tiba bergerak cepat menyerang Jordan.


"AIH.......Kalian tidak bisa mengerti arti kepuasan sebenarnya", ujar Jordan sembari membuka kontrak pedang Kegelapan.


Saat kedua pedang tersebut bertemu, gelombang kejut tiba-tiba saja muncul dan menghempaskan Xiu Weng hingga membuat tembok di belakangnya berlubang besar.


"Aih......Itulah kenapa aku bilang sebentar. Kalian tidak bisa memberi waktu kah?", ujar Jordan mengejek.


Sambil mengelap darah dari tepi bibirnya, Xiu Weng mencoba membaca situasi yang terjadi.


"Kau bukan anak yang tadi. Kau begitu kuat dan berbahaya", ujar Xiu Weng.


Jordan menaikkan sebelah alisnya. Ternyata Iblis Jiwa yang sudah di kalahkan Jordan sebelumnya kini menguasai tubuh Jordan sehingga membuat dia memiliki kekuatan yang berkali-kali lipat dari sebelumnya.


"Kau hanya sampah tidak berguna. Anak ini bisa lebih hebat setahun atau lebih bila ia giat berlatih", ujar Iblis Jiwa.


"Jangan banyak bicara kau", teriak Xiu Weng marah sembari bergerak cepat menyerang tubuh Jordan.


"Mengapa kalian sering emosi bila di bilang sesuatu hal seperti itu. Aku hanya memuji anak ini", ujar iblis hati yang kembali menahan serangan Xiu Weng.


Serangan demi serangan di luncurkan oleh Xiu Weng untuk bisa mengalahkan Iblis Jiwa yang sedang merasuki Jordan.


Xiu Weng tidak perduli dengan luka tambahan yang diberikan oleh Jordan. Sebaliknya Jordan malah tidak mendapatkan luka goresan sekalipun.


"Kekuatan yang lemah seperti ini mau mengalahkan ku, terlalu cepat seribu tahun sekalipun", ujar Iblis Jiwa sembari memukul mundur Xiu Weng dari hadapannya.


Xiu Weng dengan cepat bergerak mundur karena dia tidak bisa menyentuh sehelai rambut dari tubuh Jordan.


"Kau tau apa yang membuat mu tidak bisa mengalahkan ku?", ujar Iblis Jiwa dengan nada sombong.


"Kau terlalu sombong. Aku akan mengambil nyawamu hari ini", teriak Xiu Weng.


"Tubuh Jiwa Darah"


Aura kematian yang di keluarkan oleh Xiu Weng meningkat pesat seiring dia mengeluarkan jurus terlarangnya.


"Ahhh.......Tubuh Jiwa Darah. Ilmu terlarang dari keluarga Weng yang sudah lama hilang kini muncul kembali. Aku sangat senang bisa melihat ini", ujar Iblis Jiwa mengejek.


"hehehe......Kau sudah tau dan pasti aku akan melenyapkan mu hari ini", teriak Xiu Weng yang kembali mengisi aura kematian nya.


Tubuh Jiwa Darah adalah jurus terlarang yang mengorbankan Umur penggunanya. Semakin banyak aura kematian yang pengguna nya kumpulkan, semakin banyak umur yang dia korbankan.


Biasanya pengguna jurus ini akan meningkatkan kekuatannya sepuluh kali lebih kuat dari kekuatannya sebelumnya. Dan juga Pengguna jurus ini akan menua sepuluh tahun lebih cepat.


"Pantas saja kau begitu tua. Ternyata kau ingin menggunakan kekuatan itu untuk menghancurkan tubuh anak ini? Hebat sekali. Tunjukan kepadaku jurus terlarang yang hebat itu", ujar Iblis Jiwa.


Xiu Weng menggerang keras sebelum dia tiba-tiba saja muncul di hadapan Jordan.


"Mati kau", teriak Xiu Weng.


Iblis Jiwa yang merasuki Jordan spontan menahan serangan tersebut membuat dirinya terpental dan menghancurkan beberapa pondasi di belakangnya.


"Kau sungguh hebat. Anak ini untung saja kuat. Kalau tidak mungkin kami berdua sudah tidak ada", ujar Iblis Jiwa.


Iblis Jiwa mengalirkan Chi kepada pedang Kegelapan dan pedang Cahaya sehingga membuat kedua pedang tersebut bersinar terang seperti merah darah.


"Aku akan menunjukan sedikit kekuatan kedua pedang ini", Ujar Iblis Jiwa.


"Malam Menguasai Langit"


Seketika suasana menjadi lebih mencekam dan mengerikan. Bagaimana tidak, pedang Kegelapan dan Cahaya yang sudah mengambil banyak nyawa mengeluarkan aura kematian yang dahsyat membuat orang di sekitar mereka sulit bernafas. Ada juga yang sebagian tidak sadarkan diri.


"Cobalah sedikit jurus ini", ujar Iblis Jiwa yang segera mengayunkan tangannya.


Gumpalan awan hitam pekat keluar dari pedang tersebut dengan kecepatan tinggi ke tubuh Xiu Weng.


Saat awan itu melintasinya, Xiu Weng merasakan ribuan pedang seperti sedang menusuknya berkali-kali.


"Uagh.......Siallan kau", teriak Xiu Weng lagi.


Tetapi pada saat yang sama, tubuh Xiu Weng kembali pulih walau banyak serangan yang di berikan kepadanya.


"Cukup hebat. Kau bisa menahan serangan ku barusan, itu adalah prestasi yang lumayan", ujar Iblis Jiwa mengejek.


"Kau pikir kau bisa selamat dari ini? Aku akan melenyapkan mu dari dunia ini", teriak Xiu Weng yang sudah pulih kembali bergerak cepat menyerang Jordan.


"Sungguh keras kepala. Kau tidak akan bisa mengalahkanmu hanya dengan jurus murahan seperti itu. Aku dulu banyak membunuh pengguna jurus seperti itu", ujar Iblis Jiwa.


Xiu Weng tidak memperdulikan perkataan Iblis Jiwa Jordan dan menyerang dengan membabi buta.


Iblis Jiwa hanya menghindar memberikan jeda kepada Xiu Weng untuk bisa menyentuhnya.


Merasa seperti di permainkan, Xiu Weng menyerang lebih ganas lagi. Ayunan pedang Xiu Weng sangat cepat sehingga tidak terlihat oleh mata orang awam.


"Lemah", ujar Iblis Jiwa yang langsung memukul mundur Xiu Weng membuat dirinya terpental hingga puluhan meter.


Selamat hari Natal Dan Tahun Baru Buat kita semua.


***Buat teman-teman yang sudah mendukung DE. Terima kasih banyak. Saya update kali ini karena kapal Saya akan berangkat menuju Jayapura sehingga mungkin saya tidak update selama enam hari kedepan. Saya Harap kalian Memakluminya.


Jika kalian suka dengan Cerita DE Silahkan Like. Jika tidak suka juga ya tidak apa-apa.


Happy Wacth Guy***.