Devil Eyes

Devil Eyes
Ruong Fang



Sesampainya di depan gerbang rumah Shion, Jordan segera berpamitan dengan Shion dan pergi meninggalkan lokasi tersebut.


Banyak hal yang di pikirkan oleh Jordan, mulai dari keadaan kerajaan dinasti Ming sampai masalah yang ada di keluarganya. Sampai-sampai saat memikirkan hal tersebut perasaan aneh menyelimuti Jordan.


Jordan memperhatikan sekelilingnya tapi tidak ada yang aneh sampai seseorang muncul di hadapan Jordan mengenakan baju ninja.


"Siapa kau? apa yang kau inginkan dariku?", tanya Jordan waspada.


"Kau tidak perlu tau siapa diriku. Yang ku inginkan hanyalah nyawamu",, ujar orang itu dan langsung bergerak menyerang Jordan.


Jordan yang sedari tadi waspada menyambut serangan itu dengan cepat. Alhasil serangan itu bertemu dan menyebabkan gelombang kejut yang besar disertai dengan hembusan angin.


"Ahh. Ternyata aku salah menilaimu. Aku pikir akan lebih mudah. Ternyata informasi yang di berikan kurang akurat", ujar orang itu.


Mendengar perkataan orang tersebut, Jordan mengangkat sebelah alisnya keheranan.


"Siapa kau sebenarnya? kenapa kau ingin aku mati?", tanya Jordan.


"kau terlalu banyak bertanya. Kalahkan aku dulu baru aku menjawabnya", ujar orang itu serta kembali melanjutkan serangannya.


Serangan tapak yang di berikan orang mencurigakan itu bertemu dengan tapak Jordan yang terus menyebabkan gelombak kejut yang besar.


Tampa mereka sadari, mereka berdua telah bertukar lebih dari lima puluh jurus.


"Memang keluarga Lin sangat hebat. Aku akan serius sekarang", ujar orang misterius itu.


Orang misterius itu mengeluarkan segenap kekuatannya. Memancarkan aura bertarung dan aura pembunuh yang pekat sekaligus sehingga menekan Jordan sedikit.


"Uaghh...... Siapa orang ini? Dia kuat sekali?", gumam Jordan dalam hati sembari menetralkan kekuatan aura yang menyerangnya.


Orang misterius itu keheranan. Sekian lama bertarung dengan banyak orang, baru kali ini ada orang yang bisa menahan kekuatan auranya.


"Memang monster", ujar orang tersebut.


Jordan yang masih menahan kekuatan aura tersebut seketika membalas dengan aura pertarungan dan aura pembunuh yang besar secara bersama-sama membuat aura dari orang tersebut lenyap.


"Keturunan Lin yang murni. memiliki tubuh Yin dan Yang serta tenaga dalam yang besar", gumam orang tersebut dalam hati.


"Mari kita selesaikan ini", ujar Jordan yang seketika itu juga menyerang dengan kecepatan yang tidak bisa di ikuti oleh mata.


Orang misterius itu dengan cepat menangkis serangan tapak Jordan dengan kedua tangannya. Al hasil, orang misterius itu terlempar beberapa meter dan menabrak sebuah batu besar di belakangnya hingga hancur berkeping-keping serta mengeluarkan darah segar dari mulutnya.


Sambil mengusap bibirnya, oran itu terkejut bukan main saat melihat mata Jordan.


"Keturunan murni", ujar orang misterius itu.


Jordan kembali di kejutkan dengan pernyataan orang tersebut. Merasa penasarang dengan wujud orang tersebut, Jordan melepas penutup kepala serta wajah orang tersebut.


Kembali lagi Jordan di kejutkan bahwa musuh yang di hadapi oleh Jordan ternyata seorang wanita cantik dan manis.


Sembari mencoba untuk berdiri, wanita itu memberi hormat kepada Jordan.


"Nama ku Ruong Fang. Keluarga Kami dulunya adalah sekutu serta pelindung untuk keluarga Lin", ujar wanita itu.


Tidak habis-habisnya Jordan dibuat terkejut oleh wanita tersebut. Wanita yang tampak berusia belasan tahun mempunyai ilmu beladiri memang hal yang sangat baru di zaman modern sekarang.


"A....Aku tidak mengerti? Dan sebenarnya apa tujuanmu?", tanya Jordan heran.


Ruong Fang kemudian menjelaskan dirinya mendapatkan misi dari kakeknya setelah kakeknya memberinya pesan-pesan terakhir. Ruong Fang adalah generasi ke 14 pelindung keluarga Lin. Sedari masa Dinasty Ming, keluarganya setiap saat telah melindungi keluarga Lin dari generasi ke generasi sampai pada saat terjadinya kekacauan di keluarga Lin yang menyebabkan keluarga Lin terpecah.


Kakenya memberi misi terkhir untuk dirinya. Dirinya harus melindungi keluarga Lin murni terakhir. Kakenya mendapatkan mimpi sebelum akhir hanyatnya bahwa Jordan akan menghadapi seorang dari keluarga cabang Lin yang mempunyai ilmu setingkat Raja Langit.


Jordan yang sekarang memang kuat, akan tetapi masih belum cukup untuk untuk menghadapi orang-orang setingkat Raja Langit.


Ruong Fang menjelaskan semua hal yang di beritahu oleh kakeknya sebelum tiada. sampai akhirnya menghela nafas sambil mengakhiri penjelasannya.


Jordan yang mendengarkan penjelasan dari Ruong Fang menggaruk kepalanya. Tidak di sangka bahwa ada keluarga Lin yang menginginkan nyawanya.


"Darimana kau mengetahui identitas ku?", tanya Jordan lagi.


"Ini dunia modern. Tidak sulit mendapatkan informasi mu", ujar Ruong.


"Lalu kenapa kau ingin membunuhku tadi?", tanya Jordan penasaran.


"Aku hanya ingin mengetahui seberapa kuat orang yang akan ku lindungi. Melihat dari matamu dan auramu yang sangat mengerikan, aku sudah mengetahui siapa dirimu sekarang", jelas Ruong.


Memang benar. Keluarga inti Lin memiliki kekuatan yang melebihi pendekar pada umumnya. Disertai aura yang mengerikan serta mata berbentuk ular yang biasa yang di kenal sebagai mata iblis, menjadi ciri khas dari keluarga Inti Lin.


"Kenapa masalah tidak pernah habis menghampiriku? Akankan aku bisa melindungi orang-orang yang aku sayangi?", gumam Jordan dalam hati nya.