CINDERELLA SOMPLAK!!

CINDERELLA SOMPLAK!!
Cinderella Somplak Part 96. Ambang batas kesabaran.



...•°•°•°•...



Mobil putih milik Cinderella terparkir di halaman rumah, Cinderella keluar dari dalam mobil dengan rasa amarah yang sudah tidak bisa di kontrol.


Cinderella berjalan memutari mobil, lalu membuka pintu dan menjambak rambut Klarisa dengan kasar lalu menyeretnya kedalam rumah.


''Kalian tidak akan pernah lepas dari amarahku sekarang.'' Bisik Cinderella penuh penekanan.


''Ahhkk ... sakit Nona, saya mohon jangan seperti ini ..." Mohon Klarisa, yang sudah tidak bisa melawan ketangguhan Cinderella jika berkelahi.


Cinderella berhenti melangkah, lalu mencengkram rahang Klarisa dengan tangan kiri, dan tangan satunya lagi masih setia menjambak rambut Klarisa.


Di dekatkan wajah Klarisa ke wajah Cinderella, ''Tidak mau seperti ini? lalu kau mau seperti apa hah!" Bentak Cinderella, menepis kepala Klarisa dengan kasar.


''Ahk ... sakit Nona.''


Tak mau perduli dengan kesakitan Klarisa. Cinderella terus menyeretnya sampai kedalam rumah, lalu mendorong Klarisa hingga tersungkur di ruang tamu.


''NUNGKY ...''


''NUNGKY ..."


Cinderella berteriak lantang dan menggema di dalam rumah yang luas itu, hingga Bi Sumi dan Ayah Haris serta si penyihir Meksiko datang menghampiri..


Sedangkan si penyihir Meksiko menelan ludahnya dengan kasar, ia takut terkena dampak akibat sup ikan Koi. Amora pun bersembunyi di balik punggung suaminya.


''Cinderella Nak, ada pa?'' tanya Ayah Haris melihat anaknya mengamuk, dan melihat sekretaris Klarisa menangis tergugu di lantai..


''Mana Nungky?'' tanya Cinderella.


''Sayang ... redakan emosimu.'' Agam mencoba untuk menenangkan istrinya, namun bukannya tenang. Cinderella malah memelototi Agam, hingga nyali Agam menciut..


''Eh, nggak nggak sok lanjutkan saja marah mu. Kalau perlu, buang si Nungky ke prindavan. biar dewa Krisna yang menghukum si Nungky." Ucap Agam mundur satu langkah kebelakang.


''Bi ... buatkan aku kopi.'' Agam mengalihkan perhatian.


Ayah Haris dan Amora mengerutkan keningnya, ''Nungky sedang berkuliah Ella, memangnya ada apa Nak?'' tanya Amora walau dia sedikit takut.


''Nak, ada pa apa ini sebenarnya?''


''Aku mohon diamlah Ayah! untuk sekali ini saja diam, dan dengarkan aku baik-baik." Cinderella kali ini menatap sang Ayah dengan berani, dan menceritakan bagaimana sekretaris Klarisa menggoda Agam di dalam ruangannya.


''Dan kau tau Ayah, dalang di balik rencana Klarisa adalah Nungky! anak sayangan mu.'' Tunjuknya pada sang Ayah.


''Tapi Nak, itu tidak mungkin.'' Sanggah Amora, walau ia tau jika anaknya memang menginginkan posisi Cinderella..


''Apa kamu bilang ... tidak mungkin? hahahaha kau masih mengelak Amora?'' kali ini Cinderella memanggil nama pada ibu tirinya, saking sudah tersulut emosi.


''Aku ini tidak buta Amora! aku tau jika anakmu menginginkan posisiku ... aku tau jika anakmu selalu iri dengan apa yang aku punya ... aku tau jika Agam suamiku, adalah tipe pria idamannya dan kau selalu mendukung apa yang di lakukan putrimu itu!'' sentak Cinderella.


''It- itu tidak benar.'' elak Amora.


Cinderella merapatkan kedua giginya saling beradu hingga berbunyi, tangannya mengepal dan menatap Amora dengan tatapan membunuh.


''Itu tidak benar HAH!'' Bentak Cinderella, lalu mengambil guci dan melemparkan guci mahal itu ke arah Amora.


Braaakkk...


Guci itu pecah di bawah kaki Amora, membuat Amora jantungan dan refleks berteriak, termasuk Ayah Haris yang baru mengetahui amarah anaknya yang sudah di ambang batas.


''Nak, kita bisa bicarakan baik-baik bukan.'' Ayah Haris mencoba untuk menenangkan Cinderella.


''Tidak ada kata baik-baik! Amora dan Nungky harus pergi dari rumahku. Dan jangan pernah membawa barang satu pun!'' Usir Cinderella, membuat Amora melototkan matanya.


''Ella, maafkan mamah ... jangan usir mamah dari sini.'' mohon Amora pada Cinderella, namun Cinderella malah membuang muka ke arah lain.


Ketika Amora tengah memohon pada anak tirinya, seseorang datang mengucapkan salam. ''Asalamualaikum.'' ucap seseorang dari ambang pintu.



...••••...


...Jangan lupa dukungannya yaaa ...


...LIKE.KOMEN.VOTE.BUNGA ...