
...•°•°•°•...
Kediaman Gano •
''Hallo Vanooo, dududududu.'' mom Lulu tengah bermain dengan sang cucu. Bayi satu bulan itu belum bisa menimpali candaan neneknya, namun bibirnya bergerak gerak bersamaan dengan tangan dan kakinya..
Tak begitu lama, indra pendengarannya mendengar suara deru mesin mobil yang membuat mom Lulu mengerutkan keningnya. ''Siapa yang datang?'' tanya mom Lulu pada Novi yang menemaninya, karna Siska dan Gano sedang berada di luar untuk mengurus keperluan pernikahan mereka. Sedangkan dad Borkhan tengah mencari lokasi trategis untuk bisnis restoran nya..
''Saya akan melihatnya Bu.'' Novi ingin berdiri, namun di cegat oleh mom Lulu.
''Tidak, kamu disini saja jaga baby Vano. Biar ibu yang melihatnya.'' mom Lulu berdiri, lalu melangkah untuk melihat siapa yang parkir di halaman rumah anaknya yang sempit.
Namun alangkah terkejutnya mom Lulu saat netra matanya mengintip jendela, melihat orang yang baru saja datang. ''Astagfirullah Gokong! aku harus kabur.'' gumam mom Lulu berlari menemui Novi.
''Nov, itu di depan ada anak sodara saya. bilang padanya kalau aku lagi sakit gigi dan nggak mau di ganggu'' ucap mom Lulu bergegas pergi ke kamar dan meringkukkan dirinya di atas ranjang.
Ia tidak mau di pusingkan dengan ocehan non faedah dari mulut si Gokong yang belum di sterilkan. Terlebih ia tidak mau terkena virus mesum bawaan yang akan merusak otak dan pikiran..
Sedangkan di luar, Kaleea dengan perut buncitnya turun dari dalam mobil dengan keluarga kecilnya. Ryan memangku anak sulungnya bernama Guntur dan melangkah menuju rumah sederhana di depannya..
''Sayang, ini bener rumahnya disini?'' tanya Ryan memastikan pada istrinya, ia kurang percaya jika seorang anak dari keluarga Bilal hidup di perumahan kecil.
Kaleea melihat layar ponselnya. ''Siska ngirim alamatnya disini. Tuh liat.'' Kaleea memperlihatkan titik lokasi dan poto rumah Gano. ''Kata Siska, Onty Lulu ada di dalam sama art nya.''
''Yaudah ketok aja dulu pintunya.''
Kaleea menggangguk lalu mengetuk pintu, dari dalam terdengar jawaban dari Novi sambil membuka terbuka. ''Cari siapa Bu?''
''Ini rumahnya Gano?'' tanya Ryan tanpa basa basi.
''Bener pak.'' jawab Novi.
Kaleea tersenyum. ''Onty Lulu ada?''
''Ada di dalam kamar, tapi tadi ibu berpesan jika ada anak sodara saya dagang. Bilang aja ibu lagi sakit gigi.'' ucap Novi si tulalit.
Kaleea terkekeh lalu masuk begitu saja kedalam rumah, mencari sang Tante yang sedang menghindarinya.. ''Ontyyyyy.'' panggil Kaleea, namun ia salfok dengan bayi yang sedang terbaring..
''Aaaahh hallooo baby Vanooo, cayangggg'' Kaleea memangku dan menciumi baby Vano, lalu memberikan Baby Vano pada Novi saat ia sudah puas menghujami ciuman dan membuatnya menangis kecang..
''Ontyyyyy.'' panggilnya lagi, namun kali ini Kaleea masuk kedalam kamar.. ''Onty aku tau kamu cuma pura-pura sakit.''
Mom Lulu tidak menimpali, ia masih senantiasa terbaring lemah. Ia tidak mau menimpali ocehan si Gokong yang berkuman.
''Yaaah, tadinya aku mau ngasih hadiah supaya gigi Onty sembuh dengan cepat. Tapi nggak ja__
''Apa itu?'' mom Lulu langsung terbangun, saat mendengar kata hadiah. Dan netra matanya melihat jika sang keponakan membawa papebag bermerk Luing Vitong, yang membuat mata mom Lulu bersinar bahagia..
''Cih, tadi katanya sakit gigiii? tapi kok kelihatannya baik baik saja.'' cibir Kaleea..
''Tadi sebelum kamu kesini memang gigi Onty sakit, tapi bisa sembuh saat mendengar suara mu, apa lagi mendengar kata hadiah.'' jawab mom Lulu membenarkan posisi duduknya..
''Elleeehh, nih hadiah untuk Onty yang baru jadi Oma.'' Kaleea memberikan paperbag di tangannya.
''Buka aja Onty, Onty pasti menyukainya.'' ucap Kaleea dengan seringai jahil di wajahnya..
Mom Lulu yang awalnya semangat menerima pemberian dari si Gokong, langsung cemberut saat ia melihat isi dari paperbag. ''Dasar ponakan durhaka!''
''Lho ada apa?'' Kaleea pura-pura terkejut..
''Kenapa isinya jengkol? mana tasnya?''
''Tasnya?'' tanya Kaleea balik.
''Iyaa tasnya, mana?''
''Memangnya aku bilang yaaa, jika membelikan tas untuk Onty? hahahaha.'' Kaleea berlari keluar kamar, meninggalkan mom Lulu yang sedang kesal..
''Dasar ponakan durhaka! udah punya anak juga jahilnya nggak ilang-ilang.'' teriak mom Lulu, yang heran dengan sifat jahilnya Kaleea yang tidak berubah.
Paperbag bermerk Luing Vitong di isi dengan sayur sayuran dan jengkol.
•
•
•
Di sisi lain•
Agam tengah kerepotan atas permintaan sang istri yang ingin menjitak kepala botak, Agam bingung sendiri kemana ia akan mencari orang botak?
''Sayangg, yang lain aja ngidamnya boleh tidak? aku takuttttt.'' rengek Agam..
''Ishh, masa badan gede takut sama kepala botak!'' cetus Cinderella yang kian hari kian aneh saja permintaannya..
''Tapii jangan minta aku untuk jitak pala orang juga kali Yank. Nanti kalau aku babak belur gimana? wajah tampan suami mu ini akan jelek nantinya jika babak belur di hajar masa.''
Cinderella berpikir sejenak, ''Ia juga yaaa.''
''Nahkan, lebih baik aku pijat saja mau nggak?'' tawar Agam namun mempunyai niat terselubung..
''Ya udah ayokkk, tau aja kalau istrinya lagi pegel.'' jawab Cinderella yang membuat Agam bersorak gembira..
''Asiiikk dua rondee di siang hari.'' gumam Agam dalam hati sambil cengengesan..
...••••...
...LIKE.KOMEN.VOTE.BUNGA...
...Jangan lupa dukungannya yaaa...
...💙💙💙...