CINDERELLA SOMPLAK!!

CINDERELLA SOMPLAK!!
Cinderella Somplak Part 45. lagi dan lagi.



...•°•°•°•°•...


Dengan hati yang sakit seperti di tusuk sebuah belati yang tajam, jiwa yang sedih dan kepala tertunduk. Jika di izinkan bolehkah aku meminta maaf kepada mu Siska, meminta maafmu tanpa adanya syarat, benar-benar minta maaf...


Ingin sekali Gano mengucapkan kata-kata yang sudah ia rangkai, namun lagi dan lagi ia menghela nafas saat ia akan keluar dari mobil untuk menemui Siska.


''Ayo Gano kau pasti bisa. yaaa lau pasti.'' Gano menyemangati dirinya sendiri.


Tapi sebenarnya menyesal adalah perbuatan mengakui segala kesalahan yang telah dilakukan, meskipun terlihat sepele tapi ada sebagian orang memiliki penyesalan yang dalam dan tidak bisa di sembuhkan dengan kata maaf..


Gano dengan berani keluar dari mobilnya, lalu melangkah menyebrangi jalan dan berdiri tepat di depan toko kue milik Siska. Berdo'a dalam hati agar Siska mau menerima dirinya.


cling..


Pintu terbuka bersamaan dengan Gano masuk, membuat Siska yang sibuk langsung menoleh padanya.


Deg..


Kedua orang itu saling tatap satu sama lain, namun kali ini tatapan Siska berbeda..


''Kau!''






DI SISI LAIN•


Setelah bertemu dengan Melly. Cinderella tidak langsung masuk kedalam rumahnya melainkan melangkah ke rumah ayah Haris untuk menjahili kedua benalu yang sedang berleha leha dengan harta sang ayah..


Setelah berada di dalam rumah Cinderella langsung masuk ke area dapur untuk mengambil sesuatu yang dua perlukan. Tanpa di duga Amora dan Nungky melihat Cinderella dari lantai atas yang akan turun kebawah..


''Mah, itu si Ella ngapain sih ke dapur? apa dia mau ngambil sesuatu yaaa.'' curiga Nungky.


''Ayo kita lihat sayang.'' Amora menarik tangan anaknya untuk segera memergoki Cinderella yang ada di dapur.


Namun dari arah berlawanan Cinderella sudah keluar dari dapur membawa wadah yang di tutup kain tipis di atas wadah itu, Cinderella berhenti melangkah saat ia melihat jika kedua benalu ada di depannya..


''Baru aku dumelin kedua benalu ini udah datang aja, kek jaelangkung.'' gumam Cinderella dalam hati.


''Ngapain kamu ke sini?'' Tanya Amora melipatkan kedua tangannya di dada, menatap sinis anak tirinya yang tidak lain adalah Cinderella.


Mereka seakan tertampar dengan perkataan Cinderella, namun bukan Amora namanya jika ia peduli dengan semua itu! yang jelas dia sekarang menjadi nyonya rumah ini. ''Tapi kamu juga lupa jika aku sekarang adalah istri dari ayah mu, sekaligus ibu tiri untuk mu.''


''Dih Cuiiih.'' Cinderella meludahkan ke arah samping, ''Najis, dari dulu aku nggak pernah tuh anggap kalian ada.''


''Cinderellaaaaaa.''


''Apaaa? nggak usah teriak-teriak, gue belum budek! udah ah malas ngeladenin kalian.'' Ucap Cinderella melangkah pergi, namun ia berpura-pura tersandung hingga wadah yang ia bawa melayang di udara..


Hinggaaa waktu melambat seperti adegan slowmotion saat wadah itu melayang di udara, dan isi dari wadah itu yang tidak lain adalah tepung yang sudah Cinderella campur dengan obat gatal yang di beli Melly tadi.


Pluuukkk..


Wadah itu jatuh tepat di atas kepala Amora dan Nungky, membuat Cinderella tertawa dalam hati saat jebakkan nya tepat sasaran mengenai mangsanya. ''Ha haha ha Got you(kena kalian).'' gumam Cinderella dalam hati..


Sedangkan Amora dan Nungky sudah mengeluarkan tanduknya, dengan wajah memerah menahan amarah dan hidung mereka sudah keluar asap. ''C-I-N-D-E-R-E-E-L-AAAAAA.'' Teriak Amora dan Nungky secara bersamaan membuat Cinderella berlari saat Amora dan Nungky berlari ke arahnya dengan kedua tangan mengayun di udara seakan ingin mencekiknya..


''Wa_wa_waduuuhh kabuuurrrrrr.'' Cinderella berlari menghindari Amora dan Nungky yang akan menangkapnya. Dan terjadilah kejar mengejar membuat Cinderella mengitari meja makan, ruang tamu, ruang tv, sampai-sampai sofa sudah tidak berbentuk lagi. Bahkan naik ke lantai atas lalu turun ke bawah dan saking somplak nya si Ella, ia turun dari lantai atas seperti anak kecil sedang turun dari perosotan tk di pagar anak tangga rumahnya..


Uwwiiiiiiiii... Ha hahaha hahaha...


Cinderella amat senang jika sudah menjahili ibu dan sodara tirinya, ia seperti ponsel yang sudah terisi penuh jika berhasil membuat kedua benalu itu marah marah apa lagi berteriak. Entahlah, mungkin Cinderella memiliki kesenangan tersendiri saat ia bisa mengerjai ibu dan sodara tirinya..


''Cinderella awas kamu yaaa.'' Amora dan Nungky berteriak dari lantai atas..


Cinderella menoleh kebelakang dan tersenyum. ''Nyee nyee nyee yeeee, mbleeee.'' Cinderella menjulurkan lidahnya meledek Amora dan Nungky..


Amora yang sudah tidak tahan melepasakn sendal yang ia gunakan untuk melempar anak tirinya yang buandellnya minta ampun.


Syuuuuttttt... Pluuuukkkk...


''Yeeeeyy gak kena, gak kena mbleeee byeeeee.'' Cinderella lari terbirit-bibit keluar dari rumah, ia takut jika ayahnya kembali dari pabrik dengan cepat..


Sedangkan Amora dan Nungky saling pandang dan menangis, karna lagi dan lagi Cinderella berhasil mengerjai mereka tanpa Amora dan Nungky sadari...


''Dasar anak tiri terkutuk di penuhi dengan jahanam.'' umpat Amora lalu melangkahkan ke lantai bawah di mana kamar kamarnya berada, begitu pun Nungky yang masih kesal dengan kelakukan absurd Cinderella..



...••••••...


...JANGAN LUPA YAA ZIYENGGG...


...LIKE.KOMEN.VOTE...