CINDERELLA SOMPLAK!!

CINDERELLA SOMPLAK!!
Cinderella Somplak Part 81. Kesialan Nungky



...•°•°•°•...



Seorang gadis keluar dari rumah dengan mengumpat, ia tidak habis pikir dengan permintaan ibu hamil yang sangat merepotkan. ''Aaaahh, Cinderella kurang ajar! ngerepotin banget sih, di mana Gue harus cari tuh kedongdong yang langsung dari pohonnya.'' Gerutu Nungky..


''Non Nungky.'' Panggil bi Sumi.


Nungky menoleh namun malah memutar matanya dengan malas. ''Apa sih bik.''


''Mau cari kedongdong yaa?''


''Udah tau nanya!'' ketus Nungky.


''Bibi di suruh Non Ella ikut non Nungky, katany harus ada saksi jika Non Nungky nggak bohong.'' ujar bi Sumi, membuat Nungky melototkan matanya.


''Terus mau cari kemana?''


''Ayo ikut bibi, sepertinya di ujung perumahan ini bib liat ada pohon kedongdong deh.''


Mau tidak mau, Nungky mengikuti bi Sumi untuk mencari pohon kedongdong yang di inginkan sodara tirinya. Jika bukan karna takut jadi miskin, ia tidak akan mungkin mau mengikuti apa yang di inginkan Cinderella..


Setelah cukup berjalan jauh, akhirnya bi Sumi dan Nungky sampai juga di ujung perumahan. Alahkan terkejutnya Nungky saat ia melihat jika pohon kedongdong itu sangat besar dan tinggi, membuat nyali Nungky menciut seketika. Ia pikir pohon kedongdong pohonnya rendah dan lebat, tapi iniiiii..


''Oh my goti, apa aku harus naik?'' tanya Nungky pada dirinya sendiri, lalu menelan salivanya susah payah.


''Minta izin dulu sama pemiliknya Non.''


Nungky langsung menoleh pada bi Sumi. ''Bibi aja sana, aku lagi mikirin gimana caranya supaya dapet itu kedongdong.


''Ya sudah tunggu di sini Non, Bibi mau minta dulu sama pemiliknya.''


Bi Sumi pun melangkah pergi meninggalkan Nungky yang masih terheran heran. Namun bukannya mencari pemilik kedongdong, bi Sumi malah bersembunyi memperhatikan Nungky dari jarak yang tidak jauh dan merekam apa yang akan Nungky lakukan. Sesuai perintah atasannya, siapa lagi kalau bukan Cinderella..


''Mana sih bi Sum, lama banget! apa aku langsung ngambil aja yaaa?'' ucap Nungky celingak-celinguk, lalu Nungky mencoba untuk naik ke atas pohon kedongdong tanpa dia sadari jika bi Sumi mengambil beberapa poto Nungky yang mencoba untuk naik namun tak bisa..


Sementara Cinderella tersenyum senang takkala melihat Nungky yang sedang berjuang. Dengan jahilnya si somplak meng'unggah poto Nungky ke jaring sosial pribadi miliknya dengan caption..


"Sungguh malang! Seorang mahasiswa terciduk mencuri buah kedongdong di sore hari."


Send...


Ingin sekali Cinderella tertawa terbahak-bahak, namun ia tahan sebisa mungkin. Karna di sekelilingnya masih ada keluarga yang berkumpul..


''Sayang apa kau mau makan sesuatu?'' tanya mom Lulu


''Tidak mom, aku sedang menunggu kedongdong pesanan dedek tuin.'' jawab Cinderella sambil mengelus perutnya yang masih datar.


Amora tersenyum di sofa tak jauh dari Ella.''Mungkin masih lama Nungky datangnya Ella, makan aja yang ada sayang.'' Si penyihir Meksiko menawari apa saja, agar terlihat baik di mata semua orang. Tanpa memperdulikan sang anak yang sedang berjuang di medan tempur..



Sementara Nungky, masih belum bisa manjat pohon kedongdong. Yang mana membuat Nungky berteriak putus asa. ''Eeerrghh aku capek!'' Nungky menghentakkan kakinya beberapa kali ke tanah.


Lalu tidak sengaja ia melihat batu di dekatnya. ''Pake ini bisa kalinya.'' Nungky mengambil batu itu, lalu melihat kedongdong yang bergelantungan di atas sana..


Nungky dengan percaya diri mengambil aba aba untuk melempar batu tepat agar buah kedongdong itu jatuh.. ''Satuuuuuuu... Duaaaaa... Tigaaaaa.''


Haap.. Pluukk.. kedongdong itu jatuh bersamaan seseorang berteriak..


''Woyyy.'' teriak seseorang dari semak-semak yang tidak jauh dari pohon Kedongdong, lalu ia bangun dari tidurnya mengambil batu yang terkena kepalanya..


''Waduh, kena orang yaaa?'' Nungky terkejut dan panik, apa lagi melihat orang yang keluar dari semak-semak dengan tampilan comprang campring..


''Hahaha jangan lari sayangg kuuuuuu..'' teriak orang gila itu berlari ke arah Nungky..


''Ka_ ka_ kabuuuuurrrr.'' teriak Nungky berlari menjauhi orang gila yang mengejarnya, Namun Nungky berhenti dan malah berlari memutar mencari kedongdong yang jatuh lalu mengambil kedongdong pesanan Cinderella yang tergeletak di tanah.


''Aaahhhhh tolonggg, ada orang gila mengejarku.'' teriak Nungky sambil berlari kocar kacir tulang langgung menyelamatkan dirinya,


''Tungguuuuu aku sayangggggggg, I'm coming princess ssssss. Ha ha ha hahaha Cium akuuu, muuuuchh muuuuuu.'' orang gila itu berteriak memanggil Nungky, sambil memonyongkan bibirnya..


''Cinderellaaaaa ini semua gara gara kamuuuuuuu.'' teriak Nungky sambil berlari.. Sedangkan bi Sumi terkekeh melihat anak majikannya di kejar orang gilaa. ''Hahahah rasain!''






Di tempat lain•


Ada hati yang sedang bergejolak senang, ketika mendapati pria ber'otot tidur memeluk dirinya dari arah belakang. Siska sedang di landa kegugupan yang hakiki, saat ia terbangun dan merasakan jika ada tangan yang sedang melingkar di perutnya..


''Gano.'' Panggil Siska pelan.


''Umm..'' Jawab Gano yang semakin mengeratkan pelukannya..


''Lepasin ihh, nanti ada orang liat gimana! kita itu bukan suami istri.''


''Mangkannya ayo kita nikah secepatnya.'' Gano menempelkan wajahnya ke bahu Siska, lalu mengendusnya dengan sensual..


''Lepasin dulu ihhh geli tau.'' Siska mencoba untuk memberontak.


''Nggak akan! sebelum kamu jawab mau dulu.'' Gano menggigit dengan pelan bahu Siska.


''Gano! jangan kaya anak anak iihh, jangan lakukan ituuu.''


''Jawa duluuu cepat. Baru aku akan berhenti.''


Siska diam tak menjawab, membuat Gano membuka matanya lalu menarik Siska hingga posisi nya berada di atas tubuh Gano..


''Ahh Gano!''


''Jawab dulu pertanyaanku.'' Gano menatap mata Siska, hingga Siska pun menatap mata tajam milik Gano. Kedua orang dewasa itu saling pandang satu sama lain, mendalami rasa yang ada di hati mereka hingga tanpa sadar, kedua orang itu memejukan kepala mereka dengan perlahan..


Ketika bibir mereka sudah dekat tak memiliki jarak dan akan saling menempel, Tangisan baby Vano terdengar oleh keduanya hingga Gano dan Siska tersadar dan tersipu malu dengan apa yang akan mereka lakukan..


''Kau lihat itu, anak mu sendiri tidak mau jika ibunya berdekatan dengan ayahnya hmmpt.'' Siska mencari alasan agar menutupi kegugupannya..


Sementara Gano mencibikkan bibirnya. ''Ck, lihat saja sebentar lagi kau akan meminta aku untuk menikahimu.'' gumam Gano dalam hati..



...••••...


...LIKE.KOMEN.VOTE.BUNGA ...


...Jangan lupa dukungannya.....


...💙💙💙...