
...•°•°•°•...
...Happy reading ziyeng...
Taman kota•
Seorang gadis cantik sedang duduk sambil meneguk air mineral di tangannya, mengusap keringat yang bercucuran dari dahi dan lehernya karna lelah sudah berlari mengelilingi taman..
''Ahh lelah.'' keluh Melly yang tengah berteduh di bawah pohon dari triknya matahari di pagi hari, tak lama ponselnya bergetar menandakan jika ada pesan masuk.
Melly menatap layar ponselnya, ia sedikit ragu untuk membuka pesan dari sang sahabat! siapa lagi kalau bukan Cinderella somplak.
Kehamilan Cinderella merupakan kabar bahagia untuk Melly selaku sahabat baik Cinderella, namun Melly juga tau bahwa ini adalah awal dari penderitaan dirinya karna bumil satu itu pasti akan merepotkan nya dengan dalih si cabang bayi yang ada di dalam perutnya..
Melly sangat hafal betul watak sahabatnya yang jahil dan somplak nya nggak ketulungan.. Dengan hati-hati, Melly membuka pesan dari Cinderella dan membacanya..
[Kumelll, kamu ada di mana?] pesan WhatsApp dari Cinderella.
[Aku lagi olahraga di taman. Kenapa Laa?] Melly mengirim jawaban, namun dengan hati was-was
[Lagi di taman kota yaaa?]
[Iyaaaa bumillll] semakin deg degan.
[Sekalian beli'in aku Aromanis boleh nggak. Aduuuhh dedek ayi pengen Aromanis yang di beliin Onty nya nih.] emotikon memelas.🥺
Melly bernafas lega. ''Fyuhh, cuma minta Aromanis aja.'' Melly tersenyum lebar
[Oke aku beli'in sekarang, sekalian aku mau berkunjung ke rumah mu.] jawab Melly 😘 yang di balas emotikon love oleh Cinderella ❤..
•••••
Setelah berbalas pesan dengan Cinderella, Melly berdiri dari duduknya dan mulai mencari èmang yang berjualan Aromanis.. ''Mudah-mudahan si emang nya masih hidup.'' gumam Melly sambil berjalan.
Setelah cukup berkeliling, akhirnya Melly menemukan èmang yang berjualan Aromanis. ''Pak, buatin saya Aromanis di bungkus plastik yaa.''
''Boleh neng, mau warna apa dan rasa apa?'' tanya si èmang.
Melly diam sambil berpikir. ''Bikinin semua warna deh mang. Merah, kuning, hijau di langit yang biru. pelukis nu agung siapa gerangan.'' guyon Melly malah bernyanyi. ''Sebenernya yang pesen lagi ngidam pak, saya takut balik lagi kesini jika salah warna.''
''Oh baik neng, tunggu sebentar yaaa.''
Melly mengangguk lalu duduk memainkan ponsel di tangannya. Ada rasa yang aneh ketika melihat sederet pesan yang di kirim Satria, pria aneh yang selalu meminta pertanggung jawaban darinya karna sudah memperkosa tanpa di sengaja.
Namun sudah satu minggu ini, si baja hitam itu tidak lagi mengirimkan pesan gombalan dan rayuan padanya. Membuat Melly bingung dengan rasa yang hadir di lerung hatinya..
Melly membaca satu persatu pesan rayuan yang di kirim oleh Satria padanya. ''Ck, katanya pengen di nikahin! tapi udah satu minggu nggak ada kabarnya, gimana sih.'' Gerutu Melly pada ponselnya. ''Ahhh, sudahlah ngapain juga mikirin dia. Toh aku nggak tau dia siapa, kerjanya apa. Ihhh nggak penting banget.''
''Kau merindukanku?''
''Astagfirullah!''
Ingin sekali Melly terjengkang melihat Satria ada di sampingnya, sedang menyengir membawa satu ikat bunga mawar di tangannya.
Plaaakk..
Melly memukul bahu Satria dengan kencang. ''Satria.... Kau mengejutkan ku! sejak kapan kau ada di sampingku?''
''Semenjak kau fokus membaca ulang pesan dariku.'' jawab Satria dengan senyuman manis, namun itu membuat Melly malu karna sudah terciduk membaca ulang pesan-pesan yang dikirimkan Satria padanya..
''Ihhh apaan sih.'' Melly membuang muka ke arah lain, ia tidak mau memperlihatkan wajahnya yang malu.
''Bunga untuk gadis cantik yang selalu ada di hatiku.'' Satria menyodorkan bunga mawar yang dia bawa untuk kekasih pujaan hatinya.
''Aku nggak suka bunga.'' ucap Melly namun tangannya mengambil bunga pemberian Satria. Dalam hati Melly merasakan senang bukan kepalang, karna Satria adalah pria pertama yang memberikan bunga untuknya..
''Yaaa.''
''Apa kamu masih meminta pertanggung jawaban dari ku?'' tanya Melly dengan nada pelan.
Satria terkekeh. ''Tentu saja, kau harus bertanggung jawab sampai kapan pun.'' Satria menjawab dengan nada tegas.
''Baiklah, kapan kita akan menikah?'' tanya Melly yang membuat Satria menghentikan kegiatan nya.
''Are you serius?'' tanya Satria tak percaya.
Melly mengangguk. ''Tidak ada salahnya kita saling menerima, dan mencoba untuk membuka hati kita masing-masing.''
Satria senang bukan kepalang, bahkan sampai memeluk dan memutar-mutar tubuh Melly karna bahagia. ''Ayo kita ke KUA.'' ajak Satria membuat Melly melototkan matanya.
''Kamu pikir nikah itu gampang! main bawa-bawa aku ke KUA buru buru. Izin duluuu bang, Izin.''
''Izin? bukannya kamu sudah tidak memiliki orang tua?'' Rupanya Satria sudah mencari tau semua tentang Melly.
''Aku menang udah nggak punya orang tua, tapi aku masih punya sahabat baik yang akan memberikan kita restu.''
''Baiklah, ayo kita meminta restu padanya.''
''Apa kau yakin? aku pikir tidak akan mudah dia memberikan restu begitu saja padamu.''
''Kita akan coba..'' ucap Satria penuh semangat, ia tidak akan pernah mengira nasib buruk apa yang akan dia hadapi jika bertemu dengan Cinderella! apa lagi meminta restu pada si somplak tidak akan semudah yang dia bayangkan.
•
•
•
Adegan perpepewan harap di skip saja•
Di sisi lain di kediaman Cinderella, tepatnya di kamar dengan hawa panas dari kedua insan yang bernamakan manusia sedang bergulat di ranjang.
Cinderella yang memesan Aromanis pada sahabatnya sangat kesal karna belum kunjung juga datang. Dan pada akhirnya Cinderella meminta Aromanis bernuansa lain pada Agam sebagai pelampiasan.
Aaahh... Desah Cinderella saat ia merasakan jiga Agam tengah menguluum pucuk dadanya dengan sensual.. Jari jemari Cinderella meremas helaian rambut Agam dan menekannya, seolah ingin meminta lebih dari apa yang sedang di lakukan suaminya.
Suara desah Cinderella akan kenikmatan yang dia rasa, membuat Agam begitu semangat mencumbu istrinya dengan aksi jemari dan lidah nakalnya..
''Agam.''
Racau Cinderella saat Agam bermain di bawah sana dengan lidahnya, hingga Cinderella tak kuasa menahan rasa yang ada dalam kalbunya hingga dia meliuk-liukkan tubuhnya dengan getaran yang tidak bisa di definisikan dengan kata-kata..
Aaahhh..
Keringat bercucuran, membasahi kulit sepuluh susu milik Cinderella hingga ia mendapatkan pelepasan pertamanya.. Hingga geraman Agam saat pisang tanduk made in Arabia miliknya bersatu dengan pawangnya membuat Agam menggila.
Pinggul bergoyang dengan perlahan, Agam selalu membisikkan kata cinta di saat mereka melakukan perpepewan dengan jari jemari saling bertautan.
Agam melakukan penyatuan dengan perlahan karna dia ingat jika ada buah cinta mereka yang sedang tumbuh di rahim istrinya. Namun apa lah daya, si somplak satu ini perotes begitu saja dan tidak ingin di goyang dengan pelan! hingga Agam memainkan ritme seperti biasa namun ia kontrol sebisa mungkin..
Author selalu mengingatkan! Kontrol yaaa ziyeng yaaa kontrol bukan .......
•
...••••...
...**Segitu cukup kali yaaa kan kalian lagi pada puasa hehehe...
...Jangan lupa LIKE.KOMEN.VOTE.BUNGA**...