CINDERELLA SOMPLAK!!

CINDERELLA SOMPLAK!!
Cinderella Somplak Part 47. Akhirnya saki saki



...•°•°•°•...



Cinderella menggosok tubuhnya memakai sabun sambil bersenandung lagu favoritnya, lalu mengguyur tubuhnya di bawah aliran air yang keluar dari shower..


Namun kegiatannya harus terhenti ketika pintu kamar mandi terbuka bersamaan dengan Agam yang masuk tanpa mengetuk pintu terlebih sahulu, membuat Cinderella langsung menutup semua aset berharganya dari si Mpem hingga kedua gundukkan sintal miliknya..


''Agam apa yang kau lakukan! kenapa kau masuk kedalam.'' Teriak Cinderella.


''Aku, ingin mandi bersama.'' Jawab Agam dengan santai sambil tersenyum menyeramkan bagi Cinderella..


''Tidak boleh iiihh jangan aaahh.'' Tolak Cinderella, namun netra matanya melihat perut dan otot Agam yang atletis membuat Cinderella menelan ludannya untuk membasahi tenggorokannya yang kering secara mendadak.


Agam melepaskan semua pakaian nya dari atas sampai bawah, hingga tak menggunakan apapun membuat Cinderella menutup kedua matanya dengan rapat. Agam yang melihat Cinderella menutup matanya langsung naik dan menarik tubuh Cinderella hingga membelakanginya..


''Kenapa kau harus tutup mata hem? bukankah kita sudah pernah melihat satu sama lain?.'' bisik Agam di telinga Cinderella hingga menj*lat daun telinganya.


''Tapi tetap saja aku malu.'' Jawab Cinderella menahan geli di area bahu dan bokongnya, karna si pisang tanduk made in Arabia tengah menyundul nyundul pacul cul memberikan kode padanya..


Cinderella merasakan sentuhan lembut tangan Agam yang memainkan satu gundukkan sintal miliknya, dan satu tangan Agam membelai lembut di bawah sana dengan hati-hati agar jari jari suci itu dapat menemukan titik rangsangan untuk istrinya..


Ahhh Agamm..


Desah Cinderella mulai keluar saat Agam sudah memancing birah* Cinderella. ''Kali ini kau tidak akan bisa lari dariku Cinderella, dan tidak ada satu orang pun yang akan mengganggu kita untuk mencapai nirwana.'' Gumam Agam dalam hati..


''Agam___ Ahhh!'' Cinderella mengerjap saat jari jemari Agam mengguncang apem berselai kacang untuk mengeluarkan sarinya..


''Apa sayang.'' Bisik Agam dengan sesual.


Kini Agam dengan gencar merema** dan mel*mat bahu hingga Cinderella tak kuasa menahan segala rasa yang ada di dalam jiwanya. Agam benar-benar berhasil membuat Cinderella terbuai akan belaian nya hingga Cinderella menginginkan lebih dari sekadar apa yang sedang mereka lalukan.


"Agam!" Cinderella menggigit bibir bawahnya.


Agam yang sudah paham langsung menggendong Cinderella keluar dari kamar mandi, lalu merebahkan tubuh Cinderella di atas ranjang dengan lembut. Kedua mata itu saling memancarkan kobaran api penuh gairah dan menginginkan hal yang lebih..


Jantung keduanya berdetak kencang apa lagi Cinderella membusungkan dadanya, saat ia merasakan mulut Agam yang hangat sedang meraup benda kecil di bagian tengah gundukkan sintal dan menggigitnya dengan gemas..


''Sayang ini tidak akan sebentar.''bisik Agam lalu menatap mata Istrinya. Sedangkan Cinderella tak menjawab, namun ia menjawab dari anggukan kepalanya dengan mata penuh memohon untuk Agam melanjutkan apa yang sedang ia lakukan. Nafas Agam yang berat dan hangat menerpa di telinga Cinderella, yang mana membuat Cinderella geli tali nagih..


Cup.. Cup.. Cup.


Agam terus saja menjelajahi tubuh Cinderella, dan merem*as dua gundukan yang begitu menantang untuk di mainkan seperti slem. Hingga Cinderella tak kuasa lalu menggigit bibir bawahnya karna geli..


Aahhmmm_


Agam terus menghisap dan menggigitnya seperti bayi yang kelaparan, lalu menjelajahi lekuk tubuh Cinderella yang begitu menggoda untuk ia lewatkan. Perlahan Agam memasukkan jari tengahnya kedalam apem berselai kacang untuk membuat lubang, namun saat jari jemari sucinya masuk ke dalam membuat Agam merasakan sengatan listrik hingga Agam mengeluarkan desah nya.


Hangat, basah, dan begitu mengcengkram membuat jari Agam seperti di jepit oleh situasi. ''Sayangg kau sudah basah.'' bisik Agam membuat Cinderella malu hingga menutup wajahnya dengan telapak tangannya.


Aahh__ Shiiitt..


Tubuh Cinderella bergetar saat ia mendapatkan pelepasannya, membuat Agam tersenyum senang lalu melepaskan jarinya yang sudah mengobrak abrik di bawah sana hingga banjir..


''Aku akan melakukannya, apa kau siap?''


''Aku takut.'' lirih Cinderella namun wajahnya panas hingga membuat rona merah di pipinya terlihat dengan jelas.


''Rileks! jangan tegang supaya nggak sakit saat ini masuk.'' Ucap Agam memegang pisang tanduk made in Arabia.


Cinderella mengangguk, dan kembali merespon ketika Agam bermain di area bawah sana hingga membuat Cinderella merasakan geli dan nikmat sekaligus secara bersamaan. Agam membuka kaki Cinderella lebih lebar agar si pisang tanduk made in Arabia lebih leluasa memasuki liang sempit milik nyai apem..


''Ahh Agam.'' pekik Cinderella, saat ia merasakan suatu kepala menerobos masuk tanpa permisi.


''Rileks Yank ini hanya sebentar saja.'' bisik Agam di telinga Cinderella seraya mendorong terus menerus hingga si pisang tanduk made in Arabia harus berjuang keras agar bisa masuk semua kedalam.


''Ahhh.'' jerit Cinderella ketika si pisang tanduk terus menghentak dengan perlahan walau sulit namun itu membuat Agam lebih bersemangat untuk menerobos masuk..


Hingga beberapa kali hentakkan membuat si pisang tanduk masuk kedalam dengan sempurna, bersamaan dengan selaput dara keperawanan milik Cinderella mengalir keluar..


Keduanya saling diam sejenak hingga Agam menggerakkan pinggul dengan perlahan, membuat rasa sakit yang tadi di rasakan Cinderella musnah begitu saja dan berganti dengan rasa nikmat yang tidak bisa ia definisikan dengan kata-kata..


Apkah Cinderella menyesal? heh, jawaban nya tentu saja tidak! malah Cinderella berpikir mengapa tidak sejak awal mereka melakukannya jika ini sangatlah nikmat untuk di lewatkan..


Agam menggerakkan miliknya dengan perlahan, namun lama kelamaan gerakan yang lamaban menjadi gerakkan menghentak hingga Cinderella bisa merasakan rahimnya di sundul sundul oleh si pisang tanduk..


Setitik keringat menetes di kening mereka, hingga keringat keduanya bercucuran tiada henti ketika melakukan gaya amburadul karna tidak memiliki guru yang pro seperti Lintang dan Kaleea.


Hujaman demi hujaman si pisang tanduk made in Arabia melakukan tugasnya, membuat otot-otot Agam terlihat dan semakin mengerat karna gerakkan tubuhnya membuat ia berkucau terus menerus layaknya burung beo..


Aahh.. Shiitttt..


''Oohh apa kau menikmatinya sayang, ini benar-benar membuat aku ingin Ahhhh.''


Rahang Agam mengeras dengan nafas memburu terus berusaha memuaskan apa yang belum terpuaskan dalam dirinya. Hingga Cinderella sudah tidak kuat menahan sesuatu yang ingin keluar. ''Ahh Agam ak_ aku ingin keluar ahhh..'' Cinderella menjambak rambut Agam saat miliknya ingin mengeluarkan sari kacang di bawah sana..


Arrgghhh..


Keduanya mengeram secara bersamaan, Agam sudah tidak kuat untuk mengeluarkan para kecebong yang sudah tidak sabar ingin keluar. Keduanya ambruk dan memeluk satu sama lain saat tenaga mereka terkuras hingga terlelap tanpa sadar..



...•••••...


...LIKE.KOMEN.VOTE ...


...Awas yaa kalian kalau nggak like atau komen😤😤 marah nih.....