
...•°•°•°•...
•
''Mah, bagaimana penampilanku?'' tanya Nungky pada sang ibu sambil memperlihatkan riasan dan gaun baru yang dia pakai.
''Ahhh anak gadisnya mamah paling cantik pokoknya.'' ujar si penyihir Meksiko mencubit dagu Nungy dengan gemas..
''Iya donk mom, siapa tau kalau dekat dengan ibu nya mas Agam. Aku akan di jadiin istri kedua, dan setelah menjadi istrinya keduanya mas Agam aku akan singkirkan si upik abu bau terasi itu.'' ucap Nungky menggebu..
''Ummmmmm,, udah panggil mas Agam sosweet banget sih hmm do'a ibu selalu menyertaimu untuk merusak rumah tangga si Ella.'' ujar si penyihir Meksiko sama gilanya dengan anaknya yang kurang satu ons..
Maklum kang halu...
''Ayo mah, ayah sudah menunggu di ruang tamu.''
Kedua manusia anak dan ibu itu keluar dari kamar dengan senyum merkah, mereka bertiga di undang makan malam oleh Borkhan dan Lulu sekalian untuk ber'silaturahmi dengan besan..
•
•
Di sisi lain, mertua dan menantu yang tengah berkutat di dapur menyiapkan makan malam di bantu oleh bi Neneng. Mom Lulu dan Cinderella semakin akur dan makin kompak setelah Cinderella mendokterin mom Lulu dengan kata-kata manis dan bualan yang jitu melebihi mbah dukun yang sudah membacakan mantra..
Sambil mengolah makanan, dapur juga di buat melow oleh lagu yang sedang di putar bi Neneng yang sedang mengenang mantan ter'indahnya dulu..
...Aku yang lemah tanpamu...
...Aku yang rentan karena...
...Cinta yang t'lah hilang darimu...
...Yang mampu menyanjungku...
...Selama mata terbuka...
...Sampai jantung tak berdetak...
...Selama itu pun aku mampu untuk mengenangmu...
...Darimu (darimu), kutemukan hidupku...
...Bagiku (bagiku), kaulah cinta sejati...
...Yeah, huu, huu (darimu)...
...(Bagiku, engkaulah cinta sejati)...
...Bila yang tertulis untukku...
...Adalah yang terbaik untukmu...
...'Kan kujadikan kau kenangan...
...Namun takkan mudah bagiku...
...Meninggalkan jejak hidupmu...
...Yang t'lah terukir abadi...
...Sebagai kenangan yang terindah...
...Oo-hoo, oo-hoo...
...Oo-hoo...
...Bila yang tertulis untukku...
...Adalah yang terbaik untukmu...
...'Kan kujadikan kau kenangan...
...Namun takkan mudah bagiku...
...Meninggalkan jejak hidupmu...
...Yang t'lah terukir abadi...
...Sebagai kenangan yang terindah...
•••••
''Bi Neneng lebay banget sih?'' ledek Cinderella saat art nya itu menghayati lagu..
''Bukan lebay non, tapi yaaa gimana yaaa apa Non nggak pernah inget sama den Daniel yaa kalau denger lagu iiiii__...... Bi Neneng tidak meneruskan perkataannya saat Cinderella memelototi nya, hingga bi Neneng memukul mulutnya yang telah lancang menyebutkan masa lalu dari majikannya..
Sementara Lulu hanya tersenyum. ''Tak apa sayangg, semua orang punya masalalu. Bukannya sekarang kamu sudah bahagia dengan Agam?'' Sungguh, mom Lulu bagaikan mertua peri untuk Cinderella..
''Tentu saja Mom, aku sangat bahagia bersama si Wan Abudku.'' Cinderella memeluk Lulu dari samping dan di balas oleh Lulu..
''Ya sudah cepat bersiap dan ganti baju mu, bukannya ayah mu sebentar lagi datang?''
''Tidak apa Mom, lagian baju Ella hanya punya kaos dan celana jens saja.'' Cinderella tersenyum. ''Lagian ini kan cuma makan malam aja mom.'' Cinderella berpura-pura tertunduk sedih..
Lulu mengerutkan keningnya, antara kasian dan merasa heran. Apakah Agam tidak pernah membelikan dia gaun? paling tidak, bukannya Cinderella berasal dari keluarga kaya raya? mengapa dia tidak punya gaun satu pun..
Lulu mengelus kepala menantunya. ''Seberat Itu kah kehidupan mu sayang? memiliki ibubtiri memang sangat menyedihkan, tak apa sayangggg mom ada untuk mu dan besok kita belanja gaun yang banyak untuk mu.''
''Tidak mom, tidak usah ak__..
Cinderella tidak melanjutkan perkataannya, saat ia mendengar suara si penyihir Meksiko dan si ulat keket berbulu domba serta ayah nya yang sudah datang dan di sambut oleh Agam dan dad Borkhan di ruang tamu..
Mom Lulu yang melihat raut muka Cinderella seperti ketakutan, terlihat dimana saat Cinderella mundur selangkah saat mendengar suara ibu dan sodara tirinya. Hingga ia berpikir apa yang sudah di lakukan kedua manusia hina itu pada menantunya..
Hingga mom Lulu berkenalan dengan Amora dan Nungky serta ayah Haris. ayah dari menantunya, sampai puncaknya Lulu merasa geram dengan si penyihir Meksiko dan si ulat keket berbulu domba yang berpenampilan mewah layaknya putri raja. Sedangkan mom Lulu melihat penampilan menantunya yang berpenampilan sederhana memakai baju lusuh dan celana robek robek..
''Astagfirullah menantuku sayang menantuku malang.'' gumam Lulu dalam hati..
Kini semua keluarga tengah menikmati makan malam dengan canda tawa, sementara mom Lulu merasa geram dan merasakan telinganya memanas saat ayah Haris terus menerus membanggakan anak tirinya. Sedangkan anak kandungnya sendiri sedang tertunduk sedih memaksakan senyuman nya menerima kenyataan ini..
TRAANGG... Lulu menaruh sendok dan garpu di atas piring dengan kasar, raut muka sudah menahan emosi yang akan meledak.. Sedangkan semua orang langsung terdiam menoleh ke arah mom Lulu secara bersamaan..
''Mom, are you ok?'' tanya Agam..
Sementara Cinderella yang minim akhlak sedang bersorak gembira di dalam hatinya. ''Drama will start soon.'' gumam Cinderella somplak dalam hatinya..
Mom Lulu tidak menjawab pertanyaan dari anak sulungnya, ia menatap ayah Haris serta anak dan istrinya secara bergantian. ''Tuan Haris, apakah anda masih mempunyai hati nurani?'' tanya Lulu yang membuat semua orang bingung, tapi tidak untuk Cinderella..
''Umm maksud anda nyonya?'' Ayah Haris bingung.
Lulu mendecih, menatap ayah Haris meremeh.''Cih, miris sekali saya harus melihat kenyataan jika anda sudah menutup hati untuk putri anda! sedari tadi telinga saya panas dan terbakar saat anda terus menerus membanggakan putri tiri anda. Sedangkan anda sama sekali tidak membanggakan putri kandung anda! lihatlah tuan Haris, lihat putri kandung anda tengah bersedih dalam diamnya! dia tengah merasakan sakit saat ayah kebanggaan nya harus membanggakan putri yang bukan darah dagingnya. Dan lihatlah dengan jeli oleh kedua mata tua anda, lihatlah perbandingan penampilan mereka! putri tiri anda memakai riasan, gaun bahkan perhiasan yang mewah di setiap jengkal tubuhya. Sedangkan Cinderella? lihatlah tuan, lihat putri anda yang hanya berpenampilan sederhana bahkan saya bilang itu tidak layak untuk seorang putri pengusaha seperti anda.'' Tutur mom Lulu panjang lebar, membuat ayah Haris tidak memiliki muka saat ia melihat anak kandungnya yang sedang menunduk sedih..
Hatinya ayah Haris semakin sakit, ketika ia melihat Nungky yang berpenampilan galamor penuh dengan riasan. Kini dalam benak ayah Haris, apakah dia ayah yang buruk? membiarkan putrinya tidak ter'urus.. kemana saja dia selama ini sampai-sampai tidak memperhatikan anak kandungnya...
Sedangkan Cinderella yang sedang tertunduk, malah menyunggingkan bibirnya merasa puas saat mertunya mempermalukan ayah serta ibu dan sodara tirinya..
''Tidak usah menunjukkan muka sedih anda Tuan, karna anda sudah terlambat untuk menyesal apa lagi memikirkan putri kandung anda. Karna putri anda sudah menjadi menantu kami! dan kami melebihi mampu untuk membelikan gaun dan baju serta riasan untuk menantu kami.'' Lulu berdiri dari duduknya..
''Ayo sayang, istirahat di kamar mu, karna besok kita akan penuhi semua lemari mu.'' ucap Lulu dengan keras, dan membawa Cinderella bersamanya..
•
...•••...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...