CINDERELLA SOMPLAK!!

CINDERELLA SOMPLAK!!
Cinderella Somplak Part 67. Bapak durjana



...•°•°•°•°•...


''Ya Allah, izinkan Siska dan bayinya selamat dan sehat. Agar bisa berkumpul bersama kami Ya Allah.'' Gano selalu berdoa agar kedua orang yang dia sayangi bisa selamat tanpa kekurangan apapun..


Sementara di dalam ruangan oprasi, tubuh Siska terbaring lemah dengan alat-alat yang menempel di tubuh Siska. Dokter dan para suster juga sudah siap melakukan oprasi untuk mengeluarkan si bayi yang mungkin sudah siap hadir di dunia penuh tipu muslihat..


Pisau tajam perlahan menggores perut mulus Siska, dan membelah beberapa bagian lapisan kulit. Hingga para dokter dengan serius mengeluarkan si bayi dan mengangkatnyan ke atas saat bayi itu menangis dengan kencang.


Membuat semua keluarga yang berada di luar tersenyum dan bernafas lega saat mendengar tangisan seorang bayi, Agam untuk pertama kalinya setelah mereka tidak bertegur sapa kini saling berpelukan dan memberikan selamat pada sang adik. Begitu pun dengan mom Lulu dan Dad Borkhan memberikan selamat pada Gano yang kini sudah menjadi seorang ayah..


Beberapa menit menjelang setelah dokter dan para suster sudah selesai dengan Siska dan bayinya, salah satu dokter keluar dan mengabarkan jika semuanya baik-baik saja. Namun dokter meminta Gano untuk ikut ke dalam ruangannya untuk membicarakan sesuatu hal yang penting..


Gano mengangguk, dan mengikuti dokter ke dalam ruangannya.


Ketika Gano pergi, Cinderella datang membawa barang-barang yang di butuhkan oleh Siska dan Bayinya.. ''Mom, aku sudah membawa semua keperluan dede bayi Mom.''


Lulu menoleh dan melototkan matanya, saat Cinderella membawa S-E-M-U-A barang termasuk stoller bayi, mainan, tempat makan, box bayi, bouncer dan hal yang tidak perlu untuk sekarang Cinderella bawa semuanya. Membuat mom Lulu menepuk jidatnya..


''Ya ilahi. Ya robiiiii.''


Dad Borkhan terkekeh, sedangkan Agam mengacungkan dua jempolnya.. ''Mantapp''


''Sayang, kenapa membawa ini semuanya?'' tanya mom Lulu, tidak jadi marah melihat muka memelas sang menantu.


''Habisnya aku tidak tau apa yang harus di bawa mom, jadi aku bawa semuanya.''


Mom Lulu menghela nafas. ''Ya sudah biarkan itu, nanti mom akan suruh seseorang untuk mengambilkan yang lain. sekarang kita lihat Againo Junior.''


''Ouh, sudah lahirlah mom?''


Mom Lulu mengangguk. ''Sudah baru saja.''


''Boleh aku memberikan nama Mom?''


Lulu berhenti melangkah dan melirik menantunya dan langsung menggeleng. ''Tidak sayang, jangan yaaa biarkan kedua orang tuanya yang akan memberikan nama.''


''Kenapaaa? padahal aku ingin menyumbangkan nama mom.''


''Sudah tidak perlu, ayo kita lihat keponakan baru mu.'' Lulu mengalihkan pembicaraan. Bukan apa-apa, Lulu tidak mau jika cucu pertamanya di beri nama yang aneh aneh, seperti ke inginan si Gokong yang pernah dia ingat, ingin nama anaknya yang ada unsur kudanya..


Jingkrak putra Adiwangsa. Lumpingwati. Ahmad Kuddaniel. Jaranti litte poni. Dan berakhir di nama Contolatos mama mia leztos. Oh nooo, itu tidak akan bisa Lulu di bayangkan.


Terlebih Lulu tidak mau jika Cinderella yang memberikan nama, bisa bisa semua tokoh kartun yang dia sebut. Kan tidak etis jika Cinderella memberikan nama Donall Duck pada cucunya..


Seorang bayi laki-laki yang lucu dan tampan sedang tertidur di box bayi di ruangan rumah sakit. Kulitnya yang merah dengan mata terpenjam perpaduan antara Siska dan Gano terletak jelas di wajah bayi yang belum di beri nama itu.


Dad Bokrhan, mom Lulu, Agam dan Cinderella melihat bayi mungil itu dari kaca di luar ruangan. Bayi itu terlihat lucu dengan pipi gembul bibir enyom enyoman layaknya ikan mujaer yang sedang di beri makan.


Terlihat Gano yang baru saja masuk kedalam ruangan ingin meng'azani putra sulungnya.. ''Silahkan pak.'' Suster mempersilakan sang ayah untuk meng'azani, dan memberikan bayi itu dengan perlahan pada Gano..


Namun belum juga bibir Gano terbuka untuk melantunkan adzan, semua keluarga ingin masuk karna sudah tak tahan ingin melihat cucu pertama, keponakan pertama yang akan memenangkan tahta di keluarga Bilall..


''Ishh kalian ngapain sih masuk!''


Plaaakk!! ''Aaaiii, mom sakit.'' Gano meringis saat mom Lulu menepuk pundaknya dengan kencang..


''Tuman! aku kesini juga ingin melihat cucuku, sekalian Dad dan Agam akan meng'adzani putramu sekalian.''


''Kenpa? aku seorang sepertinya sudah cukup.''


''Tidak bisa! cucuku telinga, mata, hati dan sifat dan kelakuan harus bersih. Aku tidak mau eperti bapaknya.'' ketus mom Lulu yang mana membuat Gano pasrah.


''Iyaa, iyaa.''


Gano pun mendekatkan bibirnya ke telinga sang putra.. ''Allaahu akbar. Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu___


''HEIIIIIII..'' Teriak semua orang.


''Dasar bapak durjana! idul adha masih lama, kamu mau sembelih anakmu Hah!''


''Itu bukan Adzan, itu takbiran!'' bentak Agam.


''Malu maluin.'' dad Borkhan menggelengkan kepalanya.


''Huuh, belum juga puasa udah mau lebaran aja.'' ledek Cinderella gemas sendiri karna Gano tidak hafal lantunan Adzan..


Sedangkan Gano hanya bisa cengir. ''Salah yaa?''


''SALAH!'' Teriak semua orang secara bersamaan, sedangkan suster hanya bisa tersenyum di pojok ruangan..


''Ooohhhh.''


...•••••...


...LIKE.KOMEN.VOTE.BUNGA....


...Jangan lupa dukung yaaa,😙😙😙 sesudah baca like, dan komen jangan lupa. Kalau like nya banyak dan komentarnya juga banyak othor up 3 bab hari ini..😜...