
...•°•°•°•°•°•...
Masih di kediaman Lulu, tepatnya di kamar Gano yang sudah membereskan barang-barang nya untuk pergi ke Indonesia..
''Siska Mom.''
Satu jawaban berhasil memukul mundur hati seorang ibu. Ibu mana yang tidak merasa kecewa saat mendapati kenyataan dan kebenaran jika anaknya telah mempermainkan ikatan suci atas nama pernikahan dengan seorang wanita di luar sana tanpa ia ketahui sebagai seorang ibu.
Gano mulai menceritakan kebenarannya dari a sampai z, tidak di kurangi atau di lebih lebihkan. Gano menyadari jika dirinya salah untuk itu dia akan meminta maaf secara pribadi pada Siska dan Agam yang berada di Indonesia walau ia yakin tidak akan semudah membalikkan telapak tangan..
''Mom.'' lirih Gano melihat ibunya nampak diam saja tidak merespon, sedangakan Borkhan menggelengkan kepalanya tak percaya dengan kelakukan anaknya yang bisa di bilang biadab..
Gano memegang pergelangan tangan Lulu, namun dengan segera Lulu menepis tangan Gano dan..
Plaaakk...
Untuk pertama kali di seumur hidupnya Lulu menampar anaknya, Lulu amat kecewa dengan sikap dan sifat Gano yang lari dari dari tanggung jawab..
Lulu berdiri dari duduknya. ''Mom sangat kecewa terhadap mu Gano, apa yang kau pikirkan saat itu hingga__ hingga Aaahhhh ya Tuhan apa yang sudah aku perbuat di masa lalu hingga sifat anak ku seperti ini.'' Ucap Lulu yang enggan menatap Gano.
''Mom.''
''Diam! jangan pernah berbicara sepatah kata pun Gano!'' sentak Lulu, ''Aku tidak pernah mengajari mu untuk mempermainkan seorang wanita! Ada apa dengan mu Gano! Kau tau, aku merasa gagal menjadi seorang ibu.'' desah Lulu kecewa..
Gano berdiri dan memeluk ibunya. ''Maafkan aku Mom. Mommy tidak gagal menjadi seorang ibu, aku yang gagal menjadi anak yang baik''
Lulu masih tak bergeming, lalu mendorong tubuh Gano yang memeluknya namun Gano malah semakin erat memeluknya.''Kemasi barang-barang mu dan pergi dari sini.'' ucap Lulu mengusir Gano.
Gano mengurai pekukannya dan menatap sang ibu.''Mooom.''
''Pergilah dan kembali di saat hubungan mu dengan kakak mu baik-baik saja, kembalilah jika hubungan mu dengan perempuan yang bernama Siska sudah baik-baik saja.''Ucap Lulu melangkah pergi dari kamar Gano di susul dengan Borkhan yang tidak berbicara sepatah kata pun..
Setelah kepergian kedua orang tuanya Gano mundur dan terduduk dengan lemas, menjambak rambutnya prustasi merenungi semua kesalahan yang telah ia perbuat..
Mungkin kesalahan bisa menjadi bahan untuk instropeksi diri. bukan hanya Gano yang pernah membuat kesalahan, tapi hampir semua orang pernah melakukan hal yang sama dalam hidup karena tidak ada manusia yang sempurna. Jadi, jangan pernah takut dan menyesal saat berbuat kesalahan. Bahkan, ada ungkapan yang menyebutkan, ''manusia tempatnya salah dan lupa''.
Yang terpenting setelah melakukan kesalahan, yang harus dilakukan ialah belajar dari kesalahan tersebut dan tidak mengulangi kesalahan untuk kedua kalinya. Karna percaya atau tidak pasti ada hikmah di balik setiap kesalahan.
Gano berdiri dan membawa barangnya keluar dari kamar, setelah ia mendapatkan pesan dari sekretaris nya jika pesawat yang akan membawanya ke Indonesia akan lepas landas..
Kaki Gano melangkah keluar dari rumah tanpa berpamitan pada kedua orang tuanya, karna Gano tau jika Mom dan Daddy nya masih kecewa padanya..
Gano memasukkan barang barangnya kedalam bagasi mobil lalu ia masuk dan melajukan mobil ke arah bandara dengan cepat. Sedangkan di lantai atas tepatnya dari arah jendela, Lulu melihat kepergian anaknya dengan perasaan campur aduk layaknya permen nano nano..
•
•
•
Di sisi lain•
Di sebuah restoran LVIQ, sang maneger berdiri dengan senyum mengembang di wajahnya. Ia sangat senang karna restoran yang dia kelola sangat ramai karna kedatangan Agam yang membuat suasana resto menjadi panas dingin karna si tampan terus tersenyum pada pengunjung yang membuat pengunjung betah..
''Terima kasih sayang eh maksudnya pak.'' Wanita yang memesan makanan tersenyum malu-malu, ''Oh iyaa apa boleh kita berfoto bersama? untuk kenang-kenangan.'' Pinta wanita itu mengeluarkan ponselnya.
''Tentu saja Nona.'' Agam mengangguk.
Mereka berdua pun berfoto tanpa menyadari jika seseorang memotret mereka dan mengirimkan poto itu pada Cinderella..
Sedangkan di kampus, Cinderella berada di perpustakaan bukan untuk membaca buku melainkan tidur. Yaa Cinderella yang awalnya akan belajar nampak mengantuk setelah membaca beberapa bab buku, alhasil dia membuat pulau di meja..
Namun Cinderella terbangun ketika ponselnya bergetar di area paha, Ia yang sedang malas terpaksa mengambil ponsel di saku nya dan membaca isi pesan dari sahabatnya Melly..
Namun saat di buka, alangkah terkejut Cinderella saat ia sudah melek sepenuhnya dan melihat Agam tengah berfoto dengan seorang wanita di tempat kerja barunya..
Bukan masalah berfotonya, tapi wanita itu telah lancang mencium pipi Agam yang membuat hati Cinderella tiba-tiba memanas tak karuan..
Mulut Cinderella sudah komat kamit lalu memasukkan ponsel ke dalam sakunya, dan pergi dari perpustakaan menuju ke tempat di mana Agam bekerja..
A few minutes later•
Cinderella yang mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi akhirnya sampai tepat di parkiran restoran. Ia turun membuka helmnya lalu membuang helm itu ke sembarang arah dan masuk ke dalam..
Ting..
Pintu restoran terbuka lebar bersamaan Cinderella masuk, ia melihat Melly yang tengah melambaikan tangannya. Namun fokus Cinderella tidak pada Melly melainkan pada Agam yang tengah tertawa bersama para pengunjung restoran..
''Ini ni yaaa si Wan Abud ngapain senyum senyum sama cewe!'' Gumam Cinderella melangkah menghampiri Agam dengan langkah lebar, entah mengapa hatinya menggebu tak suka jika Agam berdekatan dengan wanita lain selain dirinya.
''AGAM!'' Teriak Cinderella untuk pertama kalinya menyebutkan nama yang benar pada Agam, yang biasanya suka memanggil Agam dengan Wan Abud.
Tanpa ba bi bu be bo Cinderella menjambak rambut wanita yang sudah berani mencium suaminya. ''Dasar wanita pelacur gatel! Ngapain Lu nyosor nyosor suami Gue!'' dengan gemas Cinderella menjambak wanita itu dengan kencang..
''Aahhh lepaskan, sakit. Eehh dasar orang gila lepaskan..'' Teriaknya.
Sedangkan Agam mengedipkan matanya beberapa kali karna terkejut melihat Cinderella ada di depannya, ''Ella. Astagfirullah Ya Ella apa yang kau kakukan!'' Agam sadar dari rasa terkejutnya lalu memisahkan Cinderella dengan wanita itu.
''Sini kamu yaaa! berani sekali kau mencium suamiku HAH! dasar pelacur sialaaannnn. Heh lepaskan aku Wan Abud kau sama saja dengan wanita itu.'' Cinderella memukul bahu Agam dengan berutal.
Sementara wanita yang di jambak oleh Cinderella bersembunyi di balik punggung seseorang, tak berapa lama Maneger restoran datang bersama beberapa bodyguard..
''Ada apa ini.''
•
...•••...
...LIKE.KOMEN.VOTE...
Di baca dulu ya guys!!
...Maaf yaa baru up dan jangan sedih ok, karna Othor lagi nabung bab buat hari senin ke depan untuk crazy up selam satu minggu.....