CINDERELLA SOMPLAK!!

CINDERELLA SOMPLAK!!
Cinderella Somplak Part 85. Sah sebagai suami istri.



Sepulang dari rumah Cinderella. Melly di ajak ke suatu tempat oleh Satria. Ketika sampai, Melly mengerutkan keningnya saat Satria mengajak dirinya le sebuah gereja.


''Apa kita akan beribadah?''


''Lebih dari itu, ayo.'' Ajak Satria pada Melly.


Ketika mereka berdua masuk kedalam gereja, Melly semakin bingung ketika melihat gereja ini sudah di hias. Dan ada postur tiga pendeta wanita yang tengah tersenyum padanya..


''Satria apa ini maksudnya?''


''Kita akan melakukan sumpah pernikahan, setelah selesai kita akan menggelar resepsi yang megah.'' tutur Satria.


''Tapi bukannya kita akan menikah dua minggu lagi?''


Satria menatap Melly dengan intens, memegang kedua tangannya dan mencoba meyakinkan Melly. ''Kita akan melakukan sumpah pernikahan, dan dua minggu lagi kita akan menggelar resepsi. Kamu tau sendiri jika Cinderella tidak akan bisa melihat kita menikah apa lagi masuk ke rumah ibadah kita.


[Sorry author lupa, jika Melly dan Cinderella berbeda agama.]


"Percayalah padaku Melly.''


Melly yang diam sejenak, lalu mengangguk. ''Baiklah.''


Satria tersenyum, lalu memanggil orang suruhannya untuk mengganti baju Melly dengan gaun yang sudah dia siapkan. Begitu pun dengan Satria yang akan mengganti pakaiannya dengan jas.


Hingga beberapa menit sudah terlewati, kini Satria sedang berbincang dengan postur mengenai beberapa hal. Tak lama, Melly masuk dengan gaun yang sangat cantik melekat di tubuhnya. Membuat Satria langsung tersenyum bahagia karna Melly sebentar lagi akan menjadi miliknya..


Apapun yang terjadi kedepannya, masalah apa yang akan ia hadapi. Namun Satria tidak akan pernah melepaskan Melly dari hidupnya..


Satria menjemput Melly ketika sudah dekat dengannya, lalu mereka saling berhadapan dan mendengar dakwah dari pastor hingga Satria mengucapkan janjinya dan kini bagian Melly yang mengucapkan bagiannya.


''Saya Melly Kristiana, menerima engkau Satria Fernandezz sebagai suami. Dalam sehat mau pun sakit, dalam suka mau pun duka sampai maut memisahkan kita. Di saksikan oleh roh kudus, ku ucapkan janji suci ini padamu.''


Postur itu memberkati hingga di persilahkan untuk Melly dan Satria berciuman.. Kini Satria dan Melly sudah sah sebagai suami istri, dan mereka hanya perlu mendatangi catatan sipil untuk berkas negara.


''Mulai malam ini, kau adalah istriku dan aku suami mu. Kau tau kan apa yang akan di lakukan suaminya istri?'' bisik Satria membuat meli melototkan matanya.


''Dasar mesum!''



[Author ganti si Satria jadi si Hito yaaa]






Kediaman Cinderella•


''Kamu kenapa sayang?'' Agam memeluk Cinderella dari arah belakang, dan mengecup pipi Cinderella dengan gemas..


Cup.. Cup.. Cup.. muuuuaachh..


''Ihh itu geli.'' kekeh Cinderella menahan kepala Agam agar tidak menciuminya..


''Ayo kita tidurrr, tidak baik untuk ibu hamil melamun di jendela.''


''Aku masih kepikiran sesuatu.''


''Melly.''


''What's wrong with Melly? shouldn't you be happy if he finds his partner.(Ada apa dengan Melly? bukankah seharusnya kau bahagia jika dia menemukan pasangan nya?)''


''Yaaa seharusnya aku bahagia, tapi entah mengapa aku sepertinya merasa keberatan dengan pernikahan yang akan mereka lakukan. Hatiku seakan mengganjal, dan merasa bersalah pada Melly karna setelah aku menikah denganmu. Dia tidak pernah terbuka lagi padaku, bahkan hal sepenting ini dia baru mengabarinya.'' lirih Cinderella.


''Heii jangan bersedih, do'akan yang terbaik untuk mereka. Ayo kita tidur dan melanjutkan makan Aromanis lagi sampai dua ronde, apa kau mau?''


Cinderella mendecih. ''Itu mau mu.''


''Tapi kau suka kaaannn hmm.'' guyon Agam menaik turunkan kedua alisnya..


''Aku lagi nggak mau Aromanis yaaankk, aku pengen makan nasi kucing.'' rengek Cinderella yang memang entah mengapa menginginkan makan pecel lele malam ini.


''Aaahh, kedua anak Papah ingin nasi kucing rupanya?'' ucap Agam menirukan suara anak kecil, yang langsung di angguki oleh Cinderella.


''Baiklah Papah akan carikan pesanan kalian.'' Agam begitu semangat ketika istrinya menginginkan sesuatu.


Agam dengan segera keluar kamar dan menyambar kunci mobil, lalu pergi untuk mencari nasi kucing.


Sedangkan Cinderella merebahkan dirinya di ranjang menghubungi Melly, namun nomer Melly tidak aktif yang mana membuat Cinderella mengerucutkan bibirnya..


Twenty minutes later🚗



Agam kembali ke rumah dengan senyum mengembang karna sudah mendapatkan nasi kucing pesanan istrinya, dengan perasaan bangga. Agam memanggil istrinya ketika ia sudah membuka pintu kamar mereka..


''Sayanggggg, aku sudah bawakan nasi kucing nyaa.'' teriak Agam memperlihatkan dua kantong keresek berukuran besar berwarna putih. Yang mana membuat Cinderella mengerutkan keningnya..


''Ini sayang pesanan nya.'' Agam menaruh dua kantong keresek di sisi ranjang dekat dengan Cinderella..


Cinderella menatap sang suami curiga, lalu membuka kantong keresek itu dengan perlahan. Namun saat di buka, alahkan terkejutnya Cinderella melihat ada Whiskas. Felibite Dry Food Me-O. Dan makanan kucing yang lainnya, bahkan pasir untuk Ee nya pun Agam belikan.


''Apa ini?'' Cinderella mengambil Whiskas.


''Bukannya itu pesanan mu, nasi kucing yang artian makanan untuk kucing?'' jawab Agam dengan wajah ''watado'' wajah tanpa dosa.


Cinderella memejamkan matanya, menahan amarah yang akan meledak di malam hari. ''Kau menyuruhku memakan makanan kucing?''


''Lho bukannya kamu memintanya?''


''Yaaaaaa Wan Abud sialan! dasar bodoh. Kau pikir aku akan melahirkan anak kucing Hah!' bentak Cinderella yang mana membuat Agam melototkan matanya.


''Aku salah beli yaaa.''


''Tidur di luaaaaarrrrr..'' usir Cinderella menyeret Agam keluar dari kamarnya..


Blaaaammm!!


Pintu kamar di tutup dengan kencang, yang mana membuat Agam bingung dan bertanya dalam hati. Apa salah dia hingga harus tidur di luar?



...••••...


...LIKE.KOMEN.VOTE ...