CINDERELLA SOMPLAK!!

CINDERELLA SOMPLAK!!
Cinderella Somplak Part 61. Pertemuan yang ......



...•°•°•°•°•...



Pagi hari yang cerah dengan dinginnya hawa di pagi hari, membuat gadis cantik terbangun dari tidurnya dengan senyuman mengambang. Ia melihat Agam masih tertidur pulas, lalu Cinderella turun dari ranjang dan melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya..


Cinderella sengaja bangun pagi-pagi, karna dia akan menyiapkan sarapan untuk mertuanya yang belum pernah ia tau wajahnya seperti apa. Yang pasti Cinderella akan membuat kesan yang baik saat bertemu dengan mertuanya..


Cinderella lalu turun dari kamarnya, keluar dari rumah untuk membeli sayuran di mang Maman yang selalu nongkrong tak jauh dari rumahnya..


''Pagi bii.'' sapa Cinderella.


''Eeh pagi non, tumben udah bangun?'' tanya bi Neneng yang tengah menyapu halaman rumah.


''Mau beli sayur ke mang Maman bi, mertua Ella kan datang semalam. Dan kayanya mereka masih di kamar, ya a udah Ella pergi dulu yaaa.''


Bi Neneng mengangguk lalu menyapu lagi, namun ia teringat akan sesuatu. ''Lho bukannya tadi ada wanita keluar dari rumah ini juga yaaa, apa itu mertua non Ella yaa.'' gumam bi Neneng, ''Ahh sudahlah, mereka pasti akan bertemu di depan sana.'' bi Neneng kembali menyapu halaman sambil mendengarkan lagu..



Cinderella berjalan dengan riang ke arah mang Maman si tukang sayur yang otaknya treving melulu, bahkan dia sedang mengalami puber ke dua..


''Ehhh ibu ibu sudah menggosip ajaaa.'' ucap Ella pada ibu ibu yang tengah memilih sayuran. Termasuk Lulu yang ada di sana, namun mereka tak saling mengenal bahkan Lulu hanya melirik lalu fokus kembali pada sayuran yang segar..


''Eh neng Ella tumben kesini, mau beli sayurrr?''


''Iya nih bu, mau masak sekalian buat mertua yang lagi berkunjung.'' Cinderella tersenyum memilih terong ungu dan yang lainnya..


''Emangnya bisa masak?'' tanya salah satu ibu ibu sambil terkekeh..


Cinderella menoleh. ''Tentu saja tidak! hahaha.. Lagian coba-coba aja sapa tau jadi menantu idaman walau bisanya cuma berkelahi saja.'' Tutur Cinderella..


Ibu ibu yang memang sudah mengenal sifat Cinderella hanya menggelengkan kepala mereka secara bersamaan sambil terkekeh.


''Umm masak apa yaa.'' gumam Cinderella dalam hati, lalu ia melihat satu bungkusan sayur asem di depannya. Tangan Cinderella terlentur untuk mengambil bungkusan sayur asem itu, namun tak di sangka Lulu juga mengambil sayur asem itu..


Alhasil mereka saling memegang lalu menoleh satu sama lain, untuk melihat siapa yang lebih dulu mengambil.. ''Bu, ini udah aku duluan yang melihatnya.'' Cinderella mencoba merebut bungkusan sayur asem itu, namun Lulu tak mau melepaskan dan memegang sayur asem itu dengan erat.


Menantu dan mertua itu saling pandang dengan pancaran mata mengeluarkan kekuatan leser anti badai, seakan mereka sedang berperang di dunia anime memperebutkan sayur asem..


''Lepaskan!'' Lulu melotot.


''Tidak! saya yang lebih dulu melihatnya.''


''Kamu kan nggak bisa masak! ngapain juga beli ini.''


''Eh ibu tua, siapa bilang aku nggak bisa masak. aku bisa kok, bisa nyuruh orang untuk masak sayur asem ini.'' Cinderella tidak mau mengalah..


''Sudah ngalah aja jadi anak muda, masa nggak mau ngalah sama yang lebih tua.'' Lulu masih bersi kukuh.


''Nggak ada! pokonya ini sayur asem harus aku yang punya.''


''Kau!


''Apa?'' Sreet.. Cinderella merebut bungkusan sayur asem itu dengan kasar, lalu ia memberikan uang ke mang Maman lalu melengos pergi..


''Ihh amit amit meni geleh (jijik).'' Lulu melempar satu bawang ke arah Cinderella, ''Jangan sampe yaaaa aku ketemu lagi sama gadis nggak punya sopan satun sama orang tua.'' Teriak Lulu yang mana membuat para ibu ibu menahan tawanya..


''Sudah buu yang sabar yaaa, Ella itu memang seperti itu sifatnya tapi jika sudah mengenal dia dengan baik. Ibu pasti menyukainya.'' ucap salah satu ibu-ibu yang kenal baik dengan Cinderella..


''Masa sih?'' Lulu tak percaya, sedangkan ibu-ibu mengangguk..


''Ahh sudahlah, saya sudah tidak mood masak untuk menantu ku.'' Lulu menaruh kantung keresek yang dia pegang..


''Lho anak sama menantu ibu tinggal di perumahan ini juga?''


''Iyaa, nama anakku Agam dan istrinya bernama Cinderella. Menantu ku itu baik, cantik, anggun, aahh dia itu menantu idaman sekali.'' Tutur Lulu membuat para Ibu-ibu saling pandang satu sama lain, terutama mang Maman yang tengah menahan tawanya..


Mang Maman dan para Ibu-ibu berpikir dalam benak mereka masing masing, bagaimana bisa mertua tidak mengetahui rupa dari menantunya sendiri. Hingga mereka bertemu dan saling cekcok memperebutkan sayur asem...


...••••••...


...LIKE.KOMEN.VOTE ...