
...•°•°•°•...
•
''Nak.'' Panggil seseorang dari ruang tamu, sejak tadi menyaksikan perdebatan Agam dan Cinderella..
''Ayah Haris.'' Agam begitu terkejut melihat mertuanya sedang berdiri di ruang tamu.
''Apa kalian sedang ada masalah?'' tanya ayah Haris mengerutkan keningnya..
''Aah, cuma salah paham aja kok Ayah. Oh iyaa ada apa Ayah datang kemari?'' tanya Agam, namun Ayah Harus menggeleng lalu menghampiri menantunya.
''Bereskan masalah kalian dulu dan bicara dengan baik-baik, Cinderella memang keras kepala tapi jika berbicara dengannya secara pelan dia akan mengerti dan akan kembali dengan ceria.'' ayah Haris menepuk pundak menantunya..
''Baik ayah.''
''Ayah pulang dulu, jika masalah kalian sudah selesai maka temui ayah di rumah yaa.'' ayah Haris melangkah pergi dari rumah Agam, dia tidak perlu ikut campur dan bertanya lebih dari batasannya. Jika pun benar rumah tangga anaknya sedang ada ombak, maka dia sebagai ayahnya hanya perlu menasehati saja karna tidak semua masalah bisa di selesaikan dengan kekerasan.
Berbicara dari hati ke hati dengan kepala dingin lebih baik, dan juga ayah Haris percaya jika Agam adalah pria baik dan bertanggung jawab, ia juga percaya jika Agam akan merubah sikap dan perilaku anak perempuannya..
Sedangkan Cinderella berlari semakin jauh dari area rumahnya, ia menghapus air mata yang jatuh keluar terus menerus. ''Wan Abud sialan, benari beraninya dia menuduhku ingin selingkuh dengan adiknya! memangnya aku cewe apaan.'' gerutu Cinderella.
Cinderella celingak celingung mencari angkot yang akan membawanya ke kos'kosan, namun sialnya lagi angkot pun seakan enggan berhenti di depan Cinderella. ''Hiss ini kenapa sih angkot pada penuh semua, nggak bisa apa nyempilin satu orang lagi.'' ucap Cinderella menendang angkot yang hanya lewat di depannya.
Pucuk di cinta upan pun tiba, Cinderella melihat motornya sedang di kendarai oleh ajudan Gano yang akan mengantarkan motornya ke rumah.
''STOOPP!
Motor itu berhenti mendadak di depan Cinderella. ''Turun kamu, ini motorku.'' Cinderella merebut helm lalu naik ke atas motornya, melajukan motornya dengan kecepatan tinggi entah ingin pergi ke mana...
•
•
•
•
Sedangkan di sisi lain•
Mom Lulu dan daddy Borkhan sudah sampai di kota Bandung, mereka berada di dalam mobil milik Kenzo adiknya Lulu menuju rumah Agam di antar oleh supir pribadi kediaman Kenz.
Lulu sudah tidak sabar bertemu anak dan menantunya, ia juga sudah membawa beberapa oleh-oleh untuk di berikan pada Cinderella. ''Mudah mudahan mereka ada di rumah.'' gumam mom Lulu yang masih bisa di dengar oleh dad Borkhan.
''Mereka pasti ada di rumah, eh tapi kita akan ke rumah siapa dulu?''
''Ke rumah Agam terlebih dahulu, nanti kita sama sama ke rumah Gano dan bertemu Siska.''
Tiiiiiiiinnnn.. Ciiiiiitttt... Sang supir membunyikan clakson sambil meng'injak rem secara mendadak. Saat ada dua orang motor gede saling menyalip dan kejar-kejaran dengan kecepatan tinggi.
''Astagfirullah!!
''Ada apa dengan mu!'' bentak Borkhan saking terkejutnya..
''Maaf tuan, di depan sana ada dua motor yang menyalip sisi kanan dan kiri. Itu mereka berdua sedang bertengkar.'' Tunjuk sang supir kedepan sana.
Borkhan dan Lulu langsung melihat kedepan sana, dan benar saja ada dua motor terparkir di sisi jalan lalu ada dua wanita yang sedang bertengkar. Lulu mengerutkan keningnya meneliti siapa kedua wanita yang sedang bertengkar itu, namun sayangnya Lulu tidak bisa melihat dengan jelas.
''Ya sudah tidak perlu di perdulikan, jalan lagi.'' Titah Borkhan pada sang supir, sedangkan Lulu masih melihat dua wanita yang sekarang sudah mulai jambak jambakkan dan menendang satu sama lain.
''Kenapa?'' tanya Borkhan.
''Huum.'' Lulu menoleh pada suaminya lalu menggeleng.''Tidak, hanya saja aku tidak habis pikir kedua wanita itu sangat brutal melebihi si Lintang. Amit amit cabang bayi, jangan sampai aku mempunyai menantu seperti itu.'' ucap Lulu yang di angguki Borkhan.
Mobil pun melaju menuju ke tempat yang mereka tuju, tanpa mereka sadari jika dua wanita yang sedang berkelahi itu adalah Cinderella dengan ketua geng Momok ddk yang mencari masalah dengan Cinderella..
''Sudah sudah berhentiiiiiii piriwiiiiiiiiitt.'' satpam ruko di tempat Cinderella berkelahi, mencoba memisahkan dirinya dengan ceu edoh yang mencari masalah dengan nya.
''Dia yang mulai duluan.''
''Enak saja, Elo yang mulai duluan! dasar ceu Edoh nggak tau diri.'' Tunjuk Cinderella yang tidak terima dirinya yang mulai duluan.
''Elo!
''Eloo!
''Elooo!
''Anj Elu yaaa.''
''Elo yang anj dasar babiyun.'' Cinderella semakin menantang, tak terima begitu pun dengan ceu edoh yang tidak mau mengalah.
Padahal masalahnya hanya sepele, Ceu edoh tidak sengaja menggeber motornya dan kebetulan ada Cinderella di jalan yang sama. Dan berakhirlah dengan kejar kejaran lali jambak jambakkan hingga adu jotos..
...•••••...
...Jangan lupa LIKE.KOMEN.VOTE ...
...Mau up lagi nggak nih?😜😜 kalau mau kasih bunga atau kopi kek heheheh biar melek nih mata....
... Ya udah Othor cantik paripurna ini mau nyuci dulu, udah di rendam dari tadi pagi wkwkwk.....