CINDERELLA SOMPLAK!!

CINDERELLA SOMPLAK!!
Cinderella Somplak Part 43. Siapa yang akan menyingkirkan siapa.



...•°•°•°•°•...


Cinderella yang masih ada di bawah tubuh Agam langsung melototkan matanya, saat ia menyadari jika ini bukanlah mimpi melainkan ini nyata..


Whaat!!


Ingin sekali Cinderella terjun dari ketinggian bruz'khalifah dan tembus langsung ke kedalaman menuju alam baka, ia sangat malu ketika mengingat apa yang sudah ia lakukan terlebih tadi memainkan pisang tanduk made in Arabia di dalam mulutnya.


Aaahhhkk...


Cinderella menjerit, membuat Agam mengerutkan keningnya sekaligus panik. ''He_ heiii kenapa menjerit.''


''Bilang padaku bahwa semua yang kita lakukan hanya mimpi.''


''Mimpi? mimpi apa yang di lakukan.''


''Ja_ jadi semua ini bukan mimpi?''


''Apa yang sedang kau bicarakan, aku nggak ngerti Ella.''


Cinderella memejamkan matanya lalu menghela nafas panjang, mencoba untuk mengontrol dirinya agar tidak mengamuk. ''Baiklah, bisa kau menyingkir? di luar ada tetangga yang terkena musibah karna rumahnya kebakaran. Kau tidak mau membantu mereka?''


''Membantu mereka yang sedang kebarakan?'' Agam bertanya dengan kerutan di dahinya, dan langsung di jawab anggukkan oleh Cinderella.


''Untuk apa? aku disini juga lagi ke bakaran, kau tidak mau membantuku untuk memadamkan kobaran api yang sedang membara?''


Cinderella tergagap dan mencoba mendorong tubuh Agam dari atas tubuhnya, namun tanpa di duga Agam malah mengecup leher Cinderella dengan sensual hingga Cinderella terkejut dengan sensasi yang sempat dia rasakan tadi. Terlebih di bawah sana si pisang tanduk made in Arabia tengah melumuri si apem berselai kacang merah untuk mengeluarkan sarinya.


Ummhhh..


Ciuman Agam semakin liar dan terus menelusuri lekuk tubuh Cinderella untuk memancing birahie istrinya, ia tidak mau malam ini gagal karna hanya malam ini Agam mempunyai kesempatan..


Namun sang alam belum berpihak pada Agam untuk melakukan adegan perpepewan, saat ketukan pintu lagi dan lagi mengganggu dirinya yang akan menggapai nirwana kenikmatan.


Tok.. Tok.. Tok.. Tok..


Ketukan pintu semakin jencar dan nyaring terdengar. ''Ella, Agam.'' Teriak Nungky si ulat keket berbulu domba berteriak agar Cinderella dan Agam keluar..


Agam awalnya tidak mau memperdulikan kini merasa geram dan terganggu dengan ketukan pintu, mau tidak mau Agam terpaksa merelakan apa yang akan dia gapai lalu turun dari ranjang memakai celananya..


''Mau kemana?'' Tanya Cinderella merasa hampa saat Agam melepasakan cumbuannya..


''Di rumah mu banyak pengganggu, aku akan membereskan pengganggu pengganggu itu dulu.'' Ucap Agam yang sudah rapih mengenakan pakaian nya, terlebih si pisang tanduk miliknya sudah loyo dan tidur kembali karna pundung alias ngambek..


''Oke.''


Agam melangkah pergi, namun ia berhenti saat teringat sesuatu lalu berbalik ke belakang di mana Cinderella sedang menatapanya. Agam menghampiri Cinderella lalu mengecup bibirnya..


Muuch. ''Aku akan segera kembali.'' Ucap Agam, langsung di jawab anggukkan oleh Cinderella..


Setelah kepergian Agam. Cinderella terdiam lalu menutup seluruh tubuhnya hingga kepala dan berteriak di dalam selimut, ia tidak menyangka jika akan melakukan hal seperti ini dan rasanya ahhh tidak bisa di definisikan dengan kata kata..


Cinderella berguling guling dengan malu sambil menggigit selimut karna salah tingkah.


Sedangkan Agam yang sudah di luar rumah, melihat kobaran api melahap rumah di depan rumah ayah Haris dan melihat jika orang-orang sedang bergotong royong membantu memadamkan api.


Agam menghela nafasnya. ''Bukankah sudah banyak orang membantu dan juga pemadam kebakaran yang menolong? Ck, kenapa mengganggu diriku yang akan melakukan kesenangan.'' gerutu Agam, namun tak ayal ia melangkah untuk membantu sang mertua dan warga perumahan setempat.






Di meja makan semua tengah menyuapkan sarapan mereka kedalam mukut dengan hening, tak ada percakapan serius hingga ayah Haris selesai sarapan..


''Agam nak, bagaimana kalau kalian tinggal di sini saja.'' Ucap ayah Haris membuat semua orang menoleh secara bersamaan pada ayah Haris..


''Kenapa mas tiba-tiba menyuruh Cinderella tinggal disini?'' Tanya Amora si penyihir Meksiko dengan resah, ia tidak mau jika Cinderella tinggal lagi di sini dan membuat hidupnya tidak tenang dengan kelakukan Cinderella yang selalu membuat hidupnya sial.


Sedangkan Cinderella yang mendengar pertanyaan dari Amora pada sang ayah hanya menyunggingkan bibirnya, Cinderella sudah mengetahui apa yang ada di benak ibu tirinya.


''Ayah hanya ingin kita berkumpul, dan ayah juga tidak tega melihat putri ayah hidup susah di luar sana.'' ujar Ayah Haris membuat Agam tersinggung..


''Apa maksud mu ayah mertua? Kau meragukan diriku, dan mengira jika Cinderella hidup susah denganku?''


''Eh,,'' ayah Haris tergun saat dia menyadari jika perkataannya menyinggung sang menantu. ''Bukan seperti itu nak. Maksud ayah itu, ayah tidak tega melihat kalian harus hidup susah di kontrakan yang sempit.''


Agam menghelq nafasnya. ''Kamu tidak akan tinggal disini, kami akan tinggal di rumah yang pernah aku tempati disebelah rumah ayah.


Cinderella menoleh apa Agam. ''Rumah mu sudah kembali?''


Agam mengangguk. ''Yaaa, mulai hari ini kita akan tinggal disana.'' Jawab Agam membuat Cinderella senang bukan kepalang. Jika ia tinggal di sebelah rumah ini otomatis dia akan tau gerak gerik ibu tiri dan sodara tirinya..


Sedangkan yang di benak Agam berbanding terbalik dengan pikiran Cinderella, ia tinggal di sana karna tidak mau di ganggu jika akan melakukan perpepewan karna sudah dua kali gagal melakukannya. Pertama di kontrakan ada Gano yang tiba-tiba datang dan menggangu kesenangannya, dan tadi malam semua warga dan se'isi rumah ini yang mengganggu konsentrasi untuk kedua kalinya. Dan yang ketiga dia tidak mau sampai gagal untuk membuat Agam Junior..


Ngebet banget kayanya pak wkwkwk..





Di kamar Amora•


Kedua manusia benalu sedang merencanakan sesuatu agar hidup mereka tidak terancam, namun Nungky malah memikirkan rencana agar Agam menjadi miliknya.


''Mah, bukankah itu bagus jika mereka tinggal di sini atau di sebelah rumah kita?''


''Maksudmu nak?''


''Mamah tau kan jika aku menyukai Agam, dan aku ingin merebut nya dari hidup Cinderella. Aku sudah memiliki rencana agar Cinderella dan Agam berpisah lalu Agam akan menikahiku, aku tidak perduli jika aku menjadi istri kedua sekali pun.'' Ucap Nungky.


''Tidak, mama tidak setuju jika kau menjadi istri kedua! kau harus menjadi istri satu satunya di kehidupan Agam dan menyingkirkan Cinderella dari hidupnya.'' Tutur mama penyihir Meksiko..


Nungky terdiam lalu tersenyum. ''Yaaa aku harus menjadi istri satu satunya bagi Agam, dan melihat Cinderella menangis di pojokkan ha ha haaaa haa.'' Nungky tertawa di ikuti oleh ibunya...


Sedangkan tanpa mereka ketahui jika Cinderella menguping pembicaraan kedua benalu dalam hidupnya dari luar jendela yang terbuka. filing Cinderella sangatlah kuat dan yakin jika ibu tiri dan sodara tirinya akan merencanakan sesuatu yang akan membuat hidupnya susah.


''Kita lihat siapa yang akan tersingkirkan.'' gumam Cinderella dengan senyuman devil di wajahnya, lalu pergi sebelum mereka mengetahui jika Cinderella menguping pembicaraan mereka..



...••••...


...Jangan lupa Like sesuah membaca yaaa Ziyeng...


...Komen apapun asal tertib....


...Salam cinta dari othor...


...❤❤❤...


...Happy weekend...