
...•°•°•°•°•°•°•...
''Sebenarnya kamu itu mau ajak aku ke mana?'' Tanya Siska pada Satria yang sejak tadi hanya berkeliling saja..
Satria menoleh lalu fokus menyetir kembali. ''Sebenarnya aku nggak lapar, aku cuma mau curhat masalaaaaah__
''Cewek.'' Ucap Siska yang sudah bisa menebak kemana arah pembicaraan Satria.
''Hehehe iyaaa, itu kamu tau.'' Satria malah cengengesan, lalu memarkirikan mobilnya di sisi jalan.
''Terus dia orang mana?''
''Nggak tau Sis, aku ketemu dia di club kemarin dan eeemmm daaann.''
''Dan! jangan bilang kalau kaliaaann.''
''Huuaaaaaa, Siskaaaaaa dia perkosa akuuuu.'' Satria menghambur kepelukan Siska.
''Hus! ngaco kamu, mana ada cewek perkosa cowok.'' Siska mentoyor kepala Satria. ''Yang ada kamu yang ke enakkan jika memang di perkosa.'' sewot Siska tak habis pikir dengan Satria.
''Aku serius Siskaaa, perjaka ku hilang di ambil wanita itu kemarin malam.''
''Aaahh, sudah jangan buat drama di depanku. Aku tau kau juga menikmatinya kan!'' bentak Siska melepasakan pelukan Satria.
''Sedikit.''
PLETAK..
Aiiii..
''Jangan bilang sedikit! tapi kecebong mu nyembur semua di rahim wanita itu. Apa kamu tidak berpikir bagaimana kalau wanita itu hamil?''
''Aku pakai sarung pak lala kok.'' cicit Satria yang mana membuat Siska langsung menjambak rambut Satria.
''Itu bukan di perkosa namanya Kardun!'' Teriak Siska yang mana membuat Satria terkekeh. ''Sudah aaahh, bawa aku pulang ke toko.''
''Kita makan dulu yaaa di restoran depan sana, bukan nya kamu ngidam bebek bakar?'' Tanya Satria yang langsung di angguki Siska, lalu Satria melajukan kembali mobilnya menuju restoran..
•
DI SISI LAIN•
Seorang pria tampan nan gagah tengah berdiri di depan jendela hotel, dengan rambut gondrongnya di ikat ke belakang kedua tangannya di masukkan kedalam saku.. Ia tengah menunggu seseorang membawakan kabar atas perintahnya untuk mencari tempat tinggal sang Kakak bersama istrinya..
Hatinya Gano sedang berkecamuk bingung di landa rasa bersalah yang teramat dalam, ia tak menyangka jika Siska sedang mengandung anaknya. Sungguh ia menjadi pria paling bodoh sedunia, karna telah meninggalkan Siska dalam keadaan hamil. Ingin sekali dia bertanya pada Siska dan bertanya mengapa tidak memberitahu jika dia sedang hamil anaknya..
''Aku menang pria bodoh.'' gumam Gano dalam hati.
Ketika Gano sedang melamun, ponselnya berbunyi membuat Gano sadar dari lamunannya. Gano pun memeriksa ponselnya dan ternyata pesan dari orang suruhannya untuk menceri tempat tinggal Siska dan Agam sang Kakak.
Gano langsung bergegas keluar dari kamar hotelnya menuju ke tempat di mana Agam tinggal, ia akan memperbaiki hubungannya dengan sang Kakak dan meminta maaf atas semua kesalahannya..
Ia akan melakukan apapun yang Kakak nya inginkan, asalkan Agam memaafkan dirinya atas semua yang telah dia perbuat.
•
•
•
•
Di sisi lain Agam dan Cinderella yang baru saja sampai di kontrakan mereka, Cinderella memasukkan kunci kamar dan membuka pintu dengan lebar. Namun baru saja Cinderella membuka pintu, tanpa di sangka Agam mendorong Cinderella dan menutup pintu dengan kencang lalu menguncinya..
''Wan Abud apa yang kau lakukan!'' Sentak Cinderella
''Ciuman yang mana.'' Elak Cinderella dengan kikuk membuang muka.
''Kalau lupa biar aku ingatkan, asal kamu tau jika kamu sudah menguji kesabaran ku.'' Ucap Agam mendorong tubuh ramping Cinderella ke dinding kamar..
''Wan Abud.''
Cinderella mencoba untuk mendorong tubuh berdada bidang lebar dan pelukable menjauh dari wajahnya. Tapi apalah daya jika kekuatan Agam lebih besar di banding dirinya. Agam dengan perlahan mendaratkan bibirnya ke bibir Cinderella yang begitu manis di rasa..
Sementara Cinderella mengerjap ngerjapkan matanya tak percaya bahwa lagi dan lagi bibirnya di cium oleh Agam. Tapi entah mengapa kali ini dia tidak marah atau menolak, bahkan tubuhnya menyambut mesra apa yang tengah Agam lakukan padanya...
Cinderella yang malu-malu kini memiringkan kepalanya dan mengikuti alur yang sedang mereka mainkan hingga ia dapat mendominasi permainan. Cinderella mulai meresapi bibir seksi milik Agam yang mungkin sudah profesional dalam hal berciuman..
Eluman dan cecepan yang di lakukan Cinderella membuat Agam tak sabar dan merasakan Gairah yang lain dalam jiwanya, hingga Agam menggendong Cinderella ke atas peraduan agar bisa memesrai istrinya lebih dari sekedar ciuman..
Ahhh..
Cinderella melengguh dengan mata terpenjam, saat bibir seksi milik Agam bergeliaran di area belakang telinga, leher dan dadanya tak lupa Agam meninggalkan jejak jejak cinta di setiap jengkal yang dia explorer..
Cinderella membuka matanya melihat Agam yang sedang meng'ndusel ndusel wajahnya di area gundukkan sintal miliknya, membuat Cinderella geli namun nikmat ketika Agam menghisapnya seperti bayi..
Ketika mereka sedang di landa hawa panas, ketukakkan pintu terdengar nyaring di luar kontrakan mereka. Membuat Agam dan Cinderella langsung menghentikan kegiatan mereka dan saling pandang..
''Siapa itu?''
''Tak usah di hiraukan, nanti juga berhenti sendiri.'' Agam kembali menikmati apa yang sudah lama ingin ia nikmati..
''Coba dilihat dulu, siapa tau itu penting.'' Cinderella mendorong tubuh Agam yang berada di atasnya..
Hmmmppttt..
''Baiklah baiklah.'' Dengan berat hati Agam turun dari peraduan lalu berjalan ke arah pintu masuk, namun Agam tidak langsung membuka pintu melainkan mengintip lewat jendela terlebih dahulu.
Demi apapun yang ada di muka bumi ini, Agam sangat terkejut melihat Adiknya berada di depan pintu. ''Gano? hah, apa aku sedang bermimpi?'' Agam mengintip kembali di sela-sela gordeng, untuk memastikan jika itu adiknya..
''Iyya itu Gano! shiitt aku harus menyembunyikan Cinderella.'' Gumam Agam ketar ketir berlari ke arah Cinderella yang masih terbaring di ranjang..
''Ayo bersembunyi.'' Agam menarik Cinderella untuk bangun dan memakaikan baju.
''Apa apa? kenapa aku harus bersembunyi?''
''Pokonya kamu sembunyi dulu, jangan sampai kamu bertemu dengan adikku.''
''Hah, adik mu? tapi kenapa aku harus bersembunyi?'' Tanya Cinderella dengan bingung.
''Nanti akan aku jelaskan, yang jelas jangan sampai keluar ketika masih ada adikku.'' Agam mendorong Cinderella untuk masuk kedalam lemari, saking takutnya jika Cinderella di ambil oleh Gano..
''Tapi aku.''
''Sudah jangan membantah, plis untuk kali ini menurut yaaa sayang.''
Sementara Cinderella hanya diam mematung saat Agam menutup lemarinya, Cinderella jadi berpikiran buruk pada Agam. mengapa Agam tidak mau memperkenalkan dirinya pada adiknya.. ''Apa aku seburuk itu, hingga dia tidak mau memperkenalkan ku padamu adiknya?'' cicit Cinderella, entah mengapa hatinya tiba-tiba sakit dan berdenyut nyeri..
(Jangan berperasangka buruk Cinderella, Agam hanya takut kamu di embat sama gano untuk ke dua kalinya)😄😄😄
•
...•••••...
...Seharusnya hari ini crazy up. tapi berhubung Othor lagi kurang sehat jadi di undur yaaa ziyeng🤗.....
...Jangan lupa LIKE.KOMEN.VOTE.BUNGA...