
...•°•°•°•°•...
Di kampus, seorang gadis tengah berlari mengitari lapangan dengan panas yang trik di atas kepalanya. Banyak mahasiswa dan mahasiswi yang menertawakan dirinya..
''Dasar si Ella sialan! aku kan jadi kena hukuman.'' gerutu Melly saat ia di hukum oleh dosen untuk berlari di lapangan sebanyak 100x putaran..
Ini bukan kali pertama bagi Ella dan Melly tidak mengumpulkan tugas yang di berikan Dosen, hingga sang Dosen sudah merasa kesal dan akhirnya Melly yang menanggung hukuman untuk Cinderella..
Sedangkan yang membuat masalah masih asik dengan kegiatan barunya, yang mungkin akan menjadi candu untuk kedua insan yang baru merasakan kenikmatan duniawi. Agam dan Cinderella masih asik menggempur di atas ranjang dan mencoba gaya gaya baru yang baru saja mereka pelajari.
•
•
•
Di sisi lain•
Di kediaman sederhana, terlihat seorang bumil sedang duduk di sofa menonton Tv sambil mengelus perut dan memasukkan cemilan kedalam mulutnya..
''Jahat banget yaa Kakeknya, kok bisaaa bilang cucu nya anak haram.'' gerutu Siska, dengan gemas ia meremas cemilan yang ada di tangannya.
''Bener itu mbak, kok nggak malu yaaa di hujat satu Indonesia tapi lempeng bae.'' Ucap Novi yang sedang menyetrika baju milik Siska.
''Nggak punya malu dia Nov, sebentar lagi juga pada pake baju oren tuh orang orangan sawah.''
''Mudah mudahan aja mbak, lagian sebel gosipnya dia mulu dia mulu. Oh iya mbak, mbak tau nggak pemilik rumah di sebelah kita pada pindah dan katanya ada orang yang nempatin sekarang.'' Ucap Novi membuat Siska bingung.
''Pemilik lama emang pindah ke mana?'' Tanya Siska yang langsung di jawab gelengan oleh Novi.
''Nggak tau mbak, tiba-tiba aja mereka pindah! trus pemilik yang baru sore ini mau datang.''
Tok..Tok..Tok..
Ketukan pintu terdengar di telinga Novi dan Siska, membuat mereka berhenti dan saling menoleh. ''Bukain Nov.''
Novi mematikan setrikanya lalu berdiri melangkah untuk membuka pintu. Saat pintu di buka, alangkah terkesimanya Novi melihat pria tampan bertubuh kelar tersenyum padanya.
Khemm.. ''I_iya siapa yaa?'' Novi tergagap dengan kelopak matanya berkedip beberapa kali.
''Hallo, saya tetangga baru di sebelah kalian.'' Gano tersenyum menyodorkan keranjang buah pada Novi, namun Novi malah bengong memandang wajah Gano yang benar-benar tampan dan macho.
''Siapa Nov.'' Teriak Siska, lalu ia berdiri untuk melihat siapa yang mengetuk pintu..
''I_ini mbak, ad_ ada tetangga baru.'' jawab Novi.
''Hei tetangga.'' Gano melambaikan tangannya dengan senyum terbaik yang dia miliki dan berharap jika Siska terpesona olehnya, lalu menyodorkan keranjang buah sebagai perkenalkan antar tetangga. ''Aku tidak membawa apapun, semoga kamu suka dengan buah yang aku bawa ini.''
Sreeett... Pluuukk..
Siska menepis keranjang buah yang di bawa Gano, hingga buah-buahan itu jatuh dan berserakkan di lantai. ''Nggak sudi aku makan atau menerima apapun dari mu! pergi kamu dari sini.'' bentak Siska pada Gano.
Sedangkan Novi melihat Siska lalu melihat Gano secara bergantian, dia masih bingung dan belum mengetahui apapun..
''Sis, niat aku baik dan ingin bertanggung jawab dengan apa yang telah aku lakukan. Aku mohon beri aku kesempatan sekali ini saja.'' Gano memohon dengan sangat, namun tidak di perdulikan oleh Siska.
''Mengapa harus sekarang? dulu aku meminta kamu untuk tetap bersama ku, walau aku tau kamu tidak pernah mencintaiku! tapi itu tidak mengapa untuk ku asal kamu tetap bersamaku. Tapi apa? kamu meninggalkan aku di saat aku sedang mengandung anakmu! bahkan kamu tidak pernah menanyakan kabarku. Kau sibuk dengan kebahagiaan mu dengan wanita yang kau cintai, dan sekarang apa maksud mu datang lagi padaku. Apa kamu belum puas merusak hidupku HAH!'' teriak Siska dengan bibir gemetar berselimut amarah yang dia pendam di dada.
''Ak_ maafkan aku.'' Lirih Gano menundukkan kepalanya.
Siska terkekeh saat Gano terus meminta maaf padanya, melipatkan kedua tangannya di dada. ''Maaf? apa kau pikir aku dan anak mu nanti mau memaafkan mu, tidakkah kau malu ingin bertanggung jawab padaku! oh iyaaaa satu lagi, apa kamu lupa jika kamu selalu menaruh benih di rahimku dan yang selalu kau sebut nama wanita lain buka aku! jadi aku mohon pergilah dan jangan mengganggu kehidupanku.''
Braaaakkk..
Siska menutup pintu dengan kencang, menyenderkan punggungnya ke pintu. Air bening mulai berjatuhan dari sudut pelupuk matanya, Siska meremas dadanya merasakan sakit saat ia mengingat perlakuan Gano terhadapnya. Namun sial hati tidak bisa di bohongi bahwa Siska juga merindukan pelukan hangat dari orang yang selalu menindasnya dulu..
''Hissskk,, apa yang harus aku lakukan.'' gumam Siska meremas dadanya..
Sedangkan di luar, Gano juga menyenderkan punggungnya di pintu, mendengar isak tangis Siksa yang pilu. Sama halnya dengan Siska, Gano pun meremas dadanya yang sakit tak kala ia mengingat perlakukan dirinya pada Siska.
''Maafkan aku, aku tau dan menyadari jika aku bukan suami yang baik untukmu. Tapi aku mohon beri aku kesempatan menjadi ayah yang baik untuk anakku, aku mohon jangan pernah pisahkan apa lagi menjauhkan aku dari anak kita. aku mohon Siskaaa jangan jadikan aku ayah yang buruk untuk anakku.'' Ucap Gano yang masih terdengar oleh Siska..
Sedangkan Novi yang menjadi penonton sudah menangis haru, saat ia mengetahui jika anak yang di kandung oleh Siska memiliki ayah. Jadi dia bisa membungkam orang orang yang selalu mengejek Siska bahwa Siska tidak hamil di luar nikah.
''Aku berjanji akan mempersatukan kalian.'' Gumam Novi dalam hati dengan tekad yang ada di dalam hatinya, ia tidak mau bayi yang ada di dalam kandungan Siska jauh dari ayahnya..
•
...•••••...
Othor tuh pundung alias kesel tau, mangkannya othor sengaja nggak up dari kemarin. Ada salah satu pembaca yang komen nggak suka sama alur ceritanya dan ngaur, 😭😭😭 kalau nggak suka mohon jangan di baca jangan buat mental Othor down dan nggak mood untuk up. Kasian tau para pembaca lama yang nungguin karya ini up..
Disini kayanya banyak pembaca baru, mangkannya Othor maklumin jika ingin nyambung baca dulu karya Married with Baba, Istri kedua sang baba, Mr. perfect Vs Mrs. ceroboh.
Othor tuh sebelum up selalu baca bab awal biar nyambung kalau up selanjutnya..
Jadi yuuu hargai penulis, jika tidak suka bisa baca karya dari author yang lain 🤗🤗🤗 salam sayang dari othor untuk pembaca lama mau pun baru..
...LIKE.KOMEN.VOTE...