
...•°•°•°•°•...
•
Di malam hari yang cerah, di temani angin menerpa kulit dengan lembut. Agam masih setia mencari istrinya yang masih belum ia temukan. Pria bertubuh tinggi dengan otot kekar itu tidak akan menyerah sampai istrinya berada di pelukannya lagi.
''Agam kamu mau kemana?'' Tanya Nungky si ulat keket berbulu domba nongol dari jendela mobil, ia tersenyum senang saat ia tak sengaja melihat Agam sedang celingak-celinguk seperti mencari sesuatu.
Agam yang masih mencari Cinderella menoleh saat namanya ada yang memanggil. ''Kau.'' Agam mengenali Nungky.
Nungky menepikan mobilnya lalu turun dari mobil menghampiri Agam.. ''Yes, it's me, who else is it?(Yaa, ini aku, memangnya siapa lagi?)''
''Aku pikir badut yang ada di alun-alun.'' Gumam Agam dengan pelan.
''Hah, apa? kamu bicara apa tadi.''
''Tidak, heee aku sedang mencari Cinderella.''
''Lho memangnya Cinderella kemana?''
''Kalau aku tau Cinderella di mana, mana mungkin aku mencarinya.'' ketus Agam memutar matanya dengan malas.
Sedangkan Nungky tersenyum kikuk, lalu menawarkan diri untuk mencari bersama memakai mobilnya. Agam terdiam dan berpikir sejenak lalu mengangguk. ''Baiklah, ayo kita cari.'' Agam masuk terlebih dahulu kedalam mobil, sedangkan Nungky berteriak di dalam hatinya senang saat ia akan berduaan di dalam mobil bersama sodara iparnya..
''Ahhh rezeki nomplok ini mah.'' gumam Nungky dalam hati lalu masuk ledalam mobil..
•
•
•
Di sisi lain orang yang tengah Agam cari, ternyata sudah berkumpul dengan teman-teman nya di kos kosan milik Melly. Dan saat kedatangan Cinderella, Cinderella terkena amukan dari Melly karna tiga hari yang lalu membuat ia menanggung hukuman untuknya dan membuat kaki Melly gempor dan bengkak..
Tapi namanya juga sudah Bestie yaaa, mereka sudah tertawa kembali saat Cinderella yang somplak dan minim akhlak itu mencemari semua teman-temannya tentang bercocok tanam dan garap mengarap.. Membuat semua teman wanitanya ngiler dari bibir atas mau pun bibir bawah sudah basah saja..
Sedangkan Melly langsung teringat saat ia mendengar cerita garap menggarap dari mulut Cinderella, mengingatkan dirinya tentang malam itu. Malam panjang yang menggairahkan dia habiskan dengan seorang pria yang tidak ia kenal dan melakukan one night stand di salah satu kamar hotel.
Melly tak sempat melihat wajahnya karna semar semar, dan di pagi haripun Melly langsung pergi walau hatinya kecewa saat mahkota berharga miliknya ia berikan pada seorang pria yang tidak ia kenal. Dan Melly bernafas lega saat ia mengetahui bahwa dirinya tidak hamil anak pria itu..
''Heh Mel, kok Lu ngelamun sih.'' Cinderella menyenggol bahu Melly yang sejak tadi hanya diam saja.
''Hah, kenapa?'' Tanya Melly yang sudah sadar dari lamunan nya..
''Dihhh, mikirin apa sih sampe nggak ngeh gitu. Mau wik-wik juga yaaa.'' Ledek Nur.
''Ngusir aku ceritanya nih?''
''Bukan ngusir, tapi takutnya si barang unta masih nyariin Lu Ella.''
''Eh, iya juga yaaa takut di gondol orang nanti. Ya udah gue pulang dulu yaa byeee.'' Cinderella keluar dari kos kosan milik Melly lalu membuka pintu keluar.
Namun saat Cinderella membuka pintu, Agam dan Nungky sudah berada di depannya dengan Agam yang menatapnya dengan intens. ''Ka_ kau disini?'' Cinderella tergagap, sedangkan Nungky tersenyum bahagia karna yang ada di pikirannya bahwa Cinderella akan di marahi dan di bentak oleh Agam..
Namun pikiran Nungky itu salah besar, dan Nungky merasa kecewa saat Agam memeluk Cinderella dan mengkhawatirkan nya. ''What! aku pikir Agam akan memarahinya.''
''Syukurlah aku menemukan mu, kau tau aku sangat khawatir? apa ada yang terluka?'' Agam memeriksa setiap jengkal tubuh Cinderella takut tergores atau luntur..
''Hah?'' Cinderella merasa bingung dengan sikap Agam yang mengkhawatirkan dirinya, Cinderella pikir Agam akan memarahinya saat ia kabur. Tapi nyatanya Agam begitu perhatian padanya, dan itu membuat Cinderella menghela nafas lega..
''Ayo kita pulang.'' Agam menggandeng Cinderella melangkah pergi dari kos kosan Melly..
Sedangkan Melly dan teman-teman beserta Nungky hanya bisa terperangah menyaksikan ke uwowan pengantin usang itu.
''Aahhh, aku juga mau donk di perhatiin seperti itu.''
''Aku juga mau.'' Nungky melehoy membayangkan jika dia yang berada di posisi Cinderella..
Sedangkan Melly yang mendengarkan gumaman Nungky langsung menyeret teman temannya untuk masuk ke dalam kamarnya, ia tidak mau berurusan dengan ulat keket berbulu domba yang akan membuatnya darah tinggi...
Sementara Agam dan Cinderella yang sudah keluar dari pagar langsung melepasakn genggaman tangan mereka dan Agam langsung menjewer telinga Cinderella. ''Dasar istri somplak minim akhlak, berani-beraninya membuat ku mencari dirimu seharian sampai larut malam heh.''
''Aiii ampuuunnn, habisnya kamu ngurung aku terus! aku kan bosan berada di kamar terus.'' Ucap Cinderella memelas..
''Ouhh kamu bosan berada di kamar?''
Cinderella mengangguk.
''Baiklah jika bosan kita akan melakukannya di dapur, ruang tamu, jika perlu di teras rumah agar semua orang menonton. Ayo pulang dan akan aku beri kamu pelajaran!'' bisik Agam yang masih menjewer telinga Cinderella..
''Matilah aku, auto gak bisa jalan besok ini mah. Ibuuuuu tolonggggg.'' gumam Cinderella dalam hati dengan muka yang sudah pasrah..
•
...••••...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...