
Beberapa hari kemudian•
...•°•°•°•°•...
Cinderella celingak-celinguk berjalan sambil mengendap ngendap mengintai sekitar, ia takut jika Agam melihatnya dan akan mengurungnya lagi di dalam kamar! lalu menjajahnya semalaman penuh. Cinderella merasakan kesal karna sudah lebih dari tiga hari ia tak melihat sinar matahari atau pun mendengar ayam berkokok, karna kelakukan baru Agam yang terus menghentak walau sebenarnya dia juga menikmati apa yang di lakukan Agam pada tubuhnya..
''Dasar bule arab titisan unta! berani-beraninya di mengurung ku selama tiga hari tiga malam.'' gerutu Cinderella merangkak seperti bayi menuju ke arah pintu keluar sambil melihat sekitar. ''Mandi di mana dia? apa unta itu mandi di sungai.''gumam Cinderella.
Sedangkan Agam baru keluar dari kamar mandi di kamar sebelah, dengan wajah berseri sambil menggosok rambutnya dengan handuk kecil lalu masuk kedalam kamar. ''Yank, sepertinya kita harus belanja bulanan deh, sabun di kamar mandi sebelah sudah habiiiii.'' Agam tak melanjutkan perkataannya, saat orang yang dia ajak bicara tidak ada di atas ranjang..
''Ella? Cinderellaaaaaa..'' Agam berteriak memanggil istrinya.
Sementara yang di cari sudah berhasil keluar dari rumah, lalu berjalan dengan cepat dari teras rumah saat telinganya mendengar Agam memanggil-manggil namanya..
Cinderella berpikir jika Agam tidak akan mencarinya, karna dia sudah menuliskan pesan bahwa dia ada keperluan sebentar! Tapi nyatanya si Wan Abud titisan unta itu terus berteriak memanggil namanya, seperti seorang anak kecil yang terlepas dari genggaman ibunya..
''Yaaaankk.'' Agam berteriak dari atas jendela.
Cinderella berhenti melangkah lalu menoleh kebelakang.''Omooo, omo omooo.'' Cinderella melototkan matanya, kakinya pun sudah aba aba untuk berlari menghindari Agam, ''Aahhh kabuuurrrr.'' Teriak Cinderella sambil berlari kencang..
Sementara Agam mengerutkan keningnya saat ia melihat Cinderella berlari. ''Heh mau lari dariku! tidak akan bisa.'' Agam dengan cepat menyambar kaos miliknya lalu keluar dari kamar, namun Agam harus kembali lagi saat ia sadar hanya memakai handuk untuk menutupi pisang tanduk made in Arabia miliknya..
''Ahh siaaal, bagaimana aku bisa lupa hanya memakai handuk saja.'' gumam Agam lalu memakai celananya dengan cepat, ia tidak akan membiarkan Cinderella kabur dari genggaman nya..
Ya elah bang, mangkannya di jeda donk mainnya jangan di gempur terus! kaburkan jadinya..
•
•
•
•
''STOOPP.''
Cinderella menghadang kang ojek, lalu naik keatas motornya. ''Cepat! antarkan aku ke ujung dunia di mana suamiku tidak akan menemukan diriku.'' Ucap Cinderella membuat kang ojek bingung.
''Bengsinnya nggak bakalan cukup Neng. jika saya antarkan Neng ke ujung dunia.''
''Ya ilahiiii, Plaaakk! Cinderella memukul bahu kang ojek. ''Kamu nggak tau kentut bau yaa? itu hanya pribahasa bodoh kali lah kau! cepat tancap gas nya dan bawa aku ke Ciwedey ke, ke soreang ke, ke ujung Bandung pun boleh lah, yang penting suamiku tidak menemukan diriku untuk hari ini saja.''
''Ohh baik neng kalau begitu hayuu lah.'' Kang ojek menyalakan motornya lalu menginjak kupling dan
Aiiiii...
''Aiii ampunn.'' Cinderella turun dari atas motor dan berdiri di sebelah Agam. ''Nggak kabur kok Yankk, ini nih tukang ojek sialan yang menyuruhku naik ke atas motornya. Dia bilang mau bawa lari aku ke ujung dunia, supaya nggak bisa ketemu dengan mu lagiiii.' Adu Cinderella dengan segala kecurangan dan kelicikkan nya..
Sementara kang ojek terkejut setengah modar, saat ia di fitnah dengan kejam oleh wanita yang baru ia jumpa. Apa lagi setelah melihat Agam yang berotot besar tengah berkacak pinggang memelototi dirinya, seakan ingin menelan dirinya bulat bulat.
Gleeek.
Kang ojek menelan ludahnya dengan kasar. ''Waduh, habislah badanku yang kerempeng ini jika tangan besarnya mengibas badanku! bisa bisa aku terbang sampe tembus ke dunia lain ini mah.'' gumam kang ojek dalam hati.
''Kau ingin membawa istriku kabur?'' Tanya Agam mengintimidasi kang ojek, hingga kang ojek merinding mendengar suara bariton Agam yang bertanya padanya.
''Ampun pak bule, bukan saya yang ajak istri anda, tapi istri anda yang ngajak saya tadi. Suer tak kewer kewer deh.'' Ucap kang ojek mengacungkan dua jarinya membentuk huruf V.
''Siapa pak bule? sejak kapan aku menikah dengan bu bule Hah!'' bentak Agam masih mode melotot.
Kang ojek memejamkan matanya, sambil memukul mulutnya beberapa kali. ''Aduuh salah lagi, salah lagi.'' gumam kang ojek dalam hati.
Sedangkan Cinderella yang melihat Agam dan kang ojek sedang adu argumen, ia pun melangkah ke belakang dengan perlahan lalu berlari tanpa menimbulkan suara agar Agam tidak mendengarnya..
''Jawab!'' sentak Agam membuat kang ojek langsung turun dari motor lalu berlutut.
''Ampunn, saya masih jomblo Tuan.'' Ucap kang ojek takut jika di pukul oleh Agam dan membuat muka pas pasan nya bakak belur tak berbentuk, namun tanpa di duga netra matanya melihat wanita tadi sudah berlari jauh membuat kang ojek melototkan matanya.
''Ituuu, it_ituuuu.'' tunjuk kang ojol ke arah Cinderella.
''Itu itu apa hah!'' Agam bingung.
''Itu tuan, istri anda kabur lagi.''
Agam langsung menoleh kebelakang, dan benar saja ia melihat Cinderella sudah berlari jauh darinya. ''Haiiiss, ini semua gara gara dirimu!'' Agam berlari mengejar Cinderella..
Sedangkan kang ojek buru buru naik ke atas motor dan menancab gas, ia takut jika Agam kembali atau wanita tadi yang membuatnya hampir kena sial hari ini..
''Amit amit ya Tuhan, jangan sampe aku bertemu kembali dengan pasangan suami istri yang aneh bin mustahil itu kembali.'' gerutu kang ojek.
•
...••••...
...Jangan lupa LIKE.KOMEN.VOTE ...
...Dukungan kalian sangat ber'arti untuk ku...
...😙😙🥰...