
...•°•°•°•°•...
''Kamu itu bisa nggak sih jangan ngikutin aku? kamu nggak punya kerjaannya!'' sentak Siska Gano yang selalu mengntil padanya..
''Aku hanya mencoba menjadi suami siaga.''
''Apa?''
''Eh salah maksudku, jadi calon ayah yang siaga dan sigap di saat kamu memerlukan aku.''
''Tapi nggak ngintilin aku sampe kamar mandi juga kali Gano!''
''Ups, aku tunggu di luar.''
''Ishh nyebelin banget sih!'' gerutu Siska yang terus ngedumel saat ingin buang air besar, Gano mengajak Siska untuk memilih rumah sakit serta dokter yang akan membantu Siska melahirkan anaknya..
•
•
•
Di kamar, Cinderella mondar mandir layaknya setrika berjalan. Ia sedang membuat siasat bagaimana caranya agar dia bisa dekat dengan ibu mertuanya, namun seberapa besar otak liciknya berpikir tapi dia tidak menemukan jalan keluarnya..
Namun sebuah pesan masuk kedalam ponselnya, Cinderella lalu membuka pesan dari bi Sumi yang berisikan informasi.
📩[Non, harus hati-hati sama nyonya dan non Nungky yaaa. Bibi barusN tak sengaja mendengar percakapan mereka kalau non Nungky akan mendekati ibu dari pak Agam.]
itulah pesan yang membuat Cinderella melototkan matanya dengan sempurna. ''Dua benalu itu tidak ada kapoknya ber'urusan denganku! awas saja. akan aku buat perhitunagn
''Aargh au ah, bodo amat!'' Cinderella mengacak-ngacak rambutnya lalu ia melangkah keluar dari kamar, namun saat Cinderella membuka pintu ia di kejutkan dengan adanya sang mertua yang ada di depan pintu kamarnya..
''Aaaaa Astagfirullah!''''
''Apa sih kamu! kaya liat hantu aja.'' mom Lulu mencibikkan bibirnya.
''Bukannya mertua itu jauh lebih menyeramkan di bandingkan hantu yaa?'' Ceplos Cinderella tanpa ngerem.
''Apa kamu bilang?''
''Eehh nggak!maksud aku itu di depan sana ada hantu mom takut.''
Cinderella mengangguk lalu mengikuti mertuanya dari belakang, hingga mereka sampai di halaman belakang..
Lulu duduk di kursi dekat kolam renang. ''Sini duduklah.'' Lulu menepuk tempat di sebelahnya, dan anehnya lagi Cinderella menurut layaknya kucing yang sudah di ruqiah..
''Mom, aku minta maaf sudah berdebat dengan mu tadi pagi. Bukan itu maksudku mom.'' lirih Cinderella menunduk..
Lulu menghela nafasnya saat ia melihat Cinderella yang menunduk dan terlihat menyedihkan di matanya, lalu tersenyum penuh kelembutan. ''Mom juga minta maaf sama kamu, maaf yaaa jangan di masukkan kedalam hati.'' Lulu mengelus kepala Cinderella, hingga Cinderella langsung mendongkakkan wajahnya melihat Lulu..
''Benar nih mom?'' Cinderella memastikan..
Lulu menganggu dan tersenyum, hingga Cinderella langsung memeluk Lulu. ''Makasih yaa mom, aku pikir mom akan menjajahku seperti mertua di dalam sinetron ikan terbang.'' ucap Cinderella melepasakn pelukannya..
''Eehh kamu kalau ngomong, mom itu mertua paling baik bagaikan peri.'' Lulu memeluk kembali sang menantu, hingga Lulu merasakan pundak Cinderella bergetar seperti menangis..
''Are you oke sayang?'' tanya Lulu mengelus pundak Cinderella dengan lembut..
''Ak_ aku hanya rindu ibuku yang sudah tenang di alam sana Mom, hingga aku lupa bagaimana rasanya pelukan hangat seorang ibu.'' Cinderella menghapus ujung matanya yang ber'air..
''Sayanggg.'' Lulu merasa iba melihat menantunya sedih, seakan dia melupakan kejadian sayur asem tadi pagi yang membuatnya darah tinggi..
''Tak apa mom, aku baik-baik saja bahkan,'' Cinderella menghentikan omongannya. ''Bahkan di saat ayah berpaling dari hidupku dan mementingkan istri baru dan anak emasnya, untuk itu aku sangat beruntung Agam hadir di dalam hidupku.'' bual Cinderella tertunduk sedih, entah rencana licik apa lagi yang akan dia dokterin pada lulu. Yang pasti itu tidak akan baik-baik untuk si penyihir Meksiko dan si ulat keket berbulu yang tidak tau apapun...
''Yaa ampun sayanggg, jangan bilang kamu punya ibu tiri dan sodara tiri yang jahat.'' Tebak lulu sedikit kaget.
''Mom, mereka selalu menindasku semenjak bunda ku tiadaaaaa.'' adu Cinderella pada mertuanya, lalu Cinderella mengadu dan membolak balikan fakta bahwa dia selama ini tertindas dan tidak ada yang mau membela nya..
Lulu yang mendengar menantunya di tindas dan tidak berdaya, tidak punya tempat mengadu, seakan murka pada besan yang belum ia temui sampai saat ini.. ''Tenang sayaanggg, mom akan membuat pelajaran pada ibu tiri dan sodara tirimu.'' ucap Lulu mengebu gebu, padahal dia membela orang yang salah. Karna pada kenyataannya ibu tiri dan sodara tirinya lah yang selalu Cinderella tindas...
Lulu memeluk menantunya penuh kelembutan dan rasa kasih sayang, namun nyatanya yang Lulu anggap tertindas dan menyedihkan itu rupanya mengeluarkan air mata buaya di pelukan Lulu sambil menyunggingkan bibirnya jahatnya...
''Penyihir Meksiko jangan harap semua rencanamu berjalan mulus.'' gumam Cinderella menyunggingkan bibirnya..
•
...••••...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...