CINDERELLA SOMPLAK!!

CINDERELLA SOMPLAK!!
Cinderella Somplak Part 93. RIP ikan kesayangan.



...•°•°•°•°•...



Hari berlalu begitu cepat, minggu pun telah berganti dengan bulan. Cinderella terdiam di sofa ruang tamu merasakan kebosanan yang hakiki karna kedua mertuanya sudah pulang ke Dubai, begitu pun dengan Eyang Sengkuni yang sudah pulang ke Jawa.


Cinderella mengelus perutnya yang buncit, walau usia kandungan Cinderella baru menginjak tiga bulan. Tapi perutnya sudah membuncit, karna ada dua nyawa di dalam rahimnya yang tengah berjuang untuk hidup ke dunia.


''Gini amat yaa bosan nya ... huft, pergi ke kantor aah ganggu si Wan Abud." Ucap Cinderella, yang langsung berdiri dari duduknya.


Namun baru saja Cinderella akan menaiki anak tangga, pintu terbuka bersamaan dengan si penyihir Meksiko masuk. ''Upik abu ... aku membawa sesuatu untuk mu.'' Teriak Amora tersenyum lebar..


''Bawa apa itu?'' tanya Cinderella yang penasaran, menghampiri ibu tirinya..


''Aku bawa sup ikan, aku sendiri yang memasaknya tadi untuk kau coba.'' Amora meletakkan mangkuk yang dia bawa di atas meja makan.


Cinderella duduk melihat sup ikan yang menggiurkan mata dan membuat air liurnya menetes, ''Ikannya gede banget yaa ... dapet dari mana?'' tanya Cinderella.


Khem ... Amora berdehem sedikit gugup, ''Tidak usah banyak tanya, aku akan jawab setelah kamu makan ini.''


Cinderella menoleh dan memandang ibu tirinya dengan kening mengkerut. ''Kau tidak memasukkan racun ke dalam sup ikan ini, kan.''


''Eeehhh mana ada! rugi amat aku racunin kamu trus masuk penjara, lagian yaa ... mana mempan kamu di racun!'' ketus Amora, duduk di depan Cinderella.


Cinderella mencibikkan bibirnya, ia sebenarnya ragu untuk memakan sup ikan itu ... namun apalah daya jika ia begitu ingin makan sup ikan yang di buat ibu tirinya.


''Aku makan nih, awas aja kalau aku kejang-kejang! disini banyak cctv lho.'' Ancam Cinderella.


''Mau di makan apa nggak nih? kalau nggak mau, mending di buang aja! susah payah masak sejak tadi pagi, bukannya bilang makasih kek atau apa kek! dasar titisan maling kundang.''


Cinderella tidak menimpali omongan ibu tirinya, dia tengah memperhatikan ikan yang ada di atas piring itu.


''Kok aku kaya kenal yaa ikan ini ...'' gumam Cinderella dalam hati, merasa familiar dengan ikan yang di masak ibu tirinya..


Cinderella menggidikkan bahunya lalu mencomot ikan itu dengan lahap, yang mana membuat Amora menghela nafasnya dengan lega..


''Aah ... untunglah dia tidak mengenali ikan Koi kesayangan nya sudah aku buat sup.'' gumam Amora dalam hati.


Beberapa jam sebelumnya•


Amora tengah duduk di kolam ikan Koi, merendamkan kakinya sambil melihat ikan Koi sedang meliuk liukkan tubuhnya yang cantik.


Namun belum juga lima menit Amora merendamkan kakinya, bi Sumi dari arah lain berteriak kencang saat melihat majikannya merendamkan kakinya di kolam ikan kesayangan Cinderella..


''Aduh gustii ... tulung ... aduh nyonyaa kakinya jangan di rendam ke situ .... nanti Neng Ella ngamuk ...'' tegur Bi Sumi, yang tidak bisa membayangkan jika Cinderella tau kelakuan ibu tirinya..


''Ih apa sih Bi! inikan cuma ikan kolam aja, lagian ikan nya juga nggak bakalan mabok nyium kaki saya.'' Cetus Amora.


''Jangan nyonyaa, ini ikan mahal.'' Ungkap Bi Sumi.


''Semahal apa sih? ini ikan pasar Bi, di pasar juga banyak! kalau mati tinggal beli yang baru aja.'' Ucap Amora masih asik merendamkan kakinya..


Bi Sumi duduk di sebelah Amora, ''Nyonya, ini Ikan koi termahal dengan jenis Black Dragon. Ikan ini dibandrol dengan harga ratusan juta per ekor Nyonya ... apa lagi ini ikan udah sebesar bayi.'' Ucap Bibi..


''APA!'' Teriak Amora begitu terkejut, saat mendengar ikan kesayangan Cinderella berharga fantastis.. Kaki Amora langsung di naikkan kembali, ia tidak berani lagi merendamkan kakinya di kolam..


''Bibi nggak becanda kan, sama saya.'' Amora terbata-bata.


''Bibi nggak becanda Nyonya, Bibi hanya mengingatkan saja takut ikannya mati ... Nyonya kan tau gimana Neng Ella kalau sudah ngamuk?'' ucap Bi Sumi berdiri dari duduknya, meninggalkan Amora yang masih diam mematung..


''Satu, dua, tiga, empat, lima, enam.'' Amora menghitung ikan Koi di dalam kolam, lalu mencibikkan bibirnya, ''Si upik abu banyak duitnya juga.''


Amora berdiri lalu melangkah pergi, namun sebelum pergi Amora menoleh pada ikan Koi lalu melemparkan batu hiasan yang ada di sampingnya.


Pluukk..


''Yaa ampunnn, ikannya mati ... mampus aku.'' panik Amora, melihat kanan kiri.


Amora dengan segera turun ke dalam kolam lalu mengambil ikan Koi itu dan membawanya ke dapur.




Masa sekarang•


''Eeuuu ... ahh ... enak, lain kali bikinin lagi yaaa.'' Pinta Cinderella yang sudah menghabiskan satu mangkok sup ikan kesayangannya..


Amora mengangguk, ''gampang itu mah, oh iyaaa aku mau jujur tapi jangan marah yaa ...''


''Apa?''


''Sebenarnya ikan itu ... em .. ikan itu ... ikan kesayangan mu yang da di kolam belakang La.'' Ungkap Amora yang bersiap siapa jika Cinderella akan mengamuk padanya..


''Ikan? kesayangan ...''


Kedua mata Cinderella langsung melotot, ketika tau jika ikan yang di makannya adalah ikan kesayangan.


Kepala Cinderella sudah mengeluarkan tanduk, dengan kepulan asap dari kedua telinga dan kedua hidungnya ... wajah Cinderella sudah memerah layaknya banteng yang sudah siap untuk menyeruduk lawannya.


''A-M-O-R-AAAAA, beraninya kauu .... dasar penyihir Meksiko ....'' teriak Cinderella, yang membuat Amora langsung berlari terbirit birit. Ia takut jika Cinderella akan menggulai nya hidup hidup.


''Sorry Ellaaaa.'' Teriak Amora, namun ia juga tertawa terbahak-bahak sambil berlari. Karna, ini kali pertama Amora berhasil membuat Cinderella kalah.






Sedangkan di sisi lain•


Nungky mengirim pesan pada seseorang yang pernah ia suruh untuk menjalankan sebuah rencana, kini Nungky ingin rencana itu segera di jalankan. Mengingat, jika semua orang yang mendukung dan garda terdepan untuk Cinderella sudah tidak ada lagi..


[Baik bos] jawaban atas perintah Nungky pada orang yang tidak di kenal.


Nungky tersenyum senang di dalam kamarnya, ia yakin jika Cinderella akan hancur kali ini ... dia benar-benar tidak suka pada Cinderella, terlebih akhir-akhir ini sang ibu memprioritaskan Cinderella dalam segala hal.


Nungky cemburu, ibu yang selalu perhatian padanya kini memperhatikan Cinderella...


Nungky iri, karna Cinderella mendapatkan suami idamannya...


Nungky dengky, dengan semua yang Cinderella punya...


Nungky muak, dengan keberadaan Cinderella yang selalu nomer satu di hati semua orang. Padahal Cinderella itu biang dari segala masalah.


"Pokonya rencana kali ini harus berhasil, Cinderella harus merasakan sakit dan putus asa." Ujar Nungky mengepalkan kedua tangannya..



...••••...


...Sorry baru up Ziyeng, dua hari ini Othor sibuk bolak balik ke RS nganter suami yang sakit....


...Jangan lupa LIKE.KOMEN.VOTE.BUNGA ...