
Today my brith day๐๐
Budayakan like, komen dan vote setelah kalian membaca yah๐ค, dukungan kalian sangat berarti untukku, dan like serta vote itu merupakan salah satu dukungan kalian terhadap novel ini, bantu saya mengembangkan ini novel yah๐๐
.
.
Bel pulang berbunyi, seluruh siswa Sma Garuda berhamburan keluar dari ruang penyiksaan batin mereka. Seorang gadis berambut hitam kepirang-pirangan tampak asik bercerita dengan temannya sembari merapikan buku-bukunya ke dalam tasnya.
"Guys, hari ini gue gak main bareng kalian dulu yah, gue mau belajar bareng Aldo, kan 1 minggu lagi kita ujian," ucap Stella sambil menyampirkan tasnya di balik punggungnya yang tegap.
"Yah lo asik belajar mulu ah, gaasik," seru Kevin dengan tampang memelasnya. Stella tersenyum, kemudian menepuk pundak Kevin dengan pelan.
"Hei ketua kelas somplak, guekan begini demi sahabat kita juga, ntar kalau gue gak jadi anak pintar Devan pasti sedih, emang lo mau lihat Devan sedih di sana?" Stella menunjuk langit di luar kelas melalui ventilasi yang ada di sana. Mata kevin perlahan mengikuti jari telunjuk Stella, kemudian beralih menatap gadis itu, " Lo bener juga, Devan pasti sedih kalau kita gak berubah sama sekali. Gue juga udah janji sama Devan untuk membantu lo semua berubah menjadi anak yang pintar," ucap Kevin seraya tersenyum manis.
"Nah gitu dong, ini baru sahabat gue." Stella meninju bahu Kevin dengan pelan, ia mengembangkan senyum manisnya kepada sahabat cowonya yang lucu.
"Stel, meski lo sibuk belajar jangan pernah lupain kami yah," ucap Bianca yang menatap penuh iba terhadap Stella, Stella tersenyum kemudian merangkul kedua sahabat cewenya itu, "Gue gak akan pernah lupain lo pade." Stella menepuk-nepuk pundak Bianca juga Amanda yang sudah berlinang dengan air mata. Kedua sahabat cowonya yang masih tersisa juga ikut memeluk mereka dari arah belakang.
ย
"Gimanapun kita, bagaimanapun keadaannya kita tetap sahabat, you are my best friends forever." mereka semakin mengeratkan pelukan mereka satu sama lain.
Semenjak kepergian Devano, mereka harus bisa bertahan dengan segala masalah dan harus saling mendukung serta menguatkan satu sama lain. Karena devenisi sahabat bagi mereka adalah sosok yang selalu ada bersama kita dalam suka baikpun duka.
ย
Stella menguraikan pelukannya, menghapus air mata sahabat cewenya dengan ke dua ibu jarinya, "Udah ah, kok kalian malah pada nangis gini, kan gue cuman mau pergi belajar doang, biasanya gue pergi belajar kayak gini juga, kalian biasa aja tuh, gak ada nangis-nagisan macam anak kecil yang ditinggal ibuknya gini." Stella tertawa kecil sambil menoyor jidat teman terbaiknya itu, membuat Bianca mengadu kesakitan dan mengundang gelak tawa diantara mereka kembali.
"Yaudah gue pergi dulu yah, bye guys." Stella melambaikan tangannya, meninggalkan jejak kakinya di antara ribuan debu di dalam kelas itu.
****
Seorang pemuda tengah duduk santai di motor BMW HP 4 miliknya dengan kaki yang di silangkan, sembari melirik-lirik jam yang melingkar manis di tangan kirinya.
"Al ...." manik matanya menangkap sosok gadis yang tengah tersenyum manis kepadanya. Tangannya sebelah memegang tali tas miliknya dan sebelahnya lagi digunakannya melambai ke arah sosok pemuda tadi.
Gadis itu berlari kecil dengan senyuman yang tak pudar dari bibirnya, percayalah, iapaun yang melihat senyum manisnya itu pasti akan tersihir seketika olehnya.
"Udah lama nunggunya?" Aldo mengangguk sambil menyerahkan helem kepada sosok gadis di sampingnya itu. Gadis itu merengut, dia sadar pasti sosok pemuda di hadapannya ini tengah jengkel terhadapnya.
"Ayo naik," ucap Aldo yang sadar bahwa Stella belum kunjung juga naik ke atas job motornya.
Stella menrengut kesal, padahal ia berharap Aldo akan memasangkan helem kepadanya, kemudian melakukan hal-hal romantis saat dia ingin menaiki motor, seperti kisah-kisah di novel bergenre teen, namun angan-angannya semua buyar, Aldo sama sekali tak bisa bersikap romantis kepadanya. Akhirnya Stella naik ke atas job dengan perasaan yang ingin marah.
Katanya aja cinta, bersikap romantispun tak bisa. Jangan-jangan dia hanya berbohong lagi, cuman aku aja kali yah yang suka sama dia. Mana ada orang suka tapi pasangannya di cuekin gini.
Stella memegang belakang job motor agar ia tidak terjatuh, namun Aldo tak kunjung menjalankan motornya, membuat dahi Stella berkerut bingung, "Kenapa belum jalan?" Tanya Stella yang mendapat lirikan mata dari Aldo melalui kaca spion motor.
Stella mengangkat tangannya, dahinya semakin berkerut, kenapa Aldo melirik tangannya? apa yang salah dengan tangannya? Stella menganggkat alisnya memberi tanda apa yang akan dia lakukan dengan tangannya.
Aldo mendengus, kemudian dia menggeser tubuhnya sedikit, menarik tangan Stella agar memegang pinggangnya, "Pegang, ntar lo jatuh." Wajah Stella seketika bersemu merah, dia malu sekaligus senang mendapatkan prilaku yang mungkin kelihatan kecil namun sangat menyenangkan baginya. Aldo tersenyum melihat prilaku Stella yang terlihat salah tingkah, meski Stella berusaha menutupi rasa malunya dengan memalingkan wajah, namun Aldo masih dapat melihatnya dari prilakunya yang aneh.
Mesin motor dihidupkan, mereka melajukan motornya membelah jalanan ibu kota yang begitu padat akan kendaraan yang berlalu lalang di sekitarnya.
Pohon-pohon jalan yang rindang membuat suasana terkesan romantis, ditambah rintik-rintik hujan yang perlahan mulai turun. Stella menatap langit yang sudah berubah mendung, kemudian mengalihkan pandangannya terhadap Aldo yang fokus menyetir.
"Sudah hujan, kita berteduh dulu yuk." Aldo menggeleng dan menambahkan kecepatan laju motornya.
Demi apa, perasaan Stella hari ini begitu berbunga-bunga, ia tidak bisa mengutarakan perasaan bahagia saat ini. Naik motor berdua bareng orang yang dia sukai, di bawah huja rintik-rintik yang membasahi tubuh mereka. Stella semakin mengeratkan pelukannya di pinggang Aldo, perlahan ia menyenderkan kepalanya di bahu Aldo, tersenyum menatap keindah yang sudah Tuhan ciptakan untuk dirinya.
****
Hai readers aku, karena hari ini hari ulang tahunku, jadi .... aku bakalan up 3 chapter hari ini๐๐ tapi... ada tapi nya nih, aku gak bisa update sekaligus 3 pada jam yang sama๐๐
jadi....aku tetap bakalan up 3 kali di hari ini, namun jamnya berbeda-beda๐๐
Oh iyah, aku boleh minta like dan votenya gak sebagai hadiah ulang tahun๐๐๐