BAD GIRL VS ICE MAN

BAD GIRL VS ICE MAN
Episode 44



Budayakan like, komen dan vote setelah kalian membaca yah๐Ÿค—, dukungan kalian sangat berarti untukku, dan like serta vote itu merupakan salah satu dukungan kalian terhadap novel ini, bantu saya mengembangkan ini novel yah๐Ÿ˜๐Ÿ˜


.


.


Cewe yang bersama Aldo di sekolah tadi siapa yah. Stella bergumam sambil memainkan kakinya ke lantai membuat pola sembarangan, kebetulan posisinya sedang duduk di bangku Mall sambil menunggu para sahabatnya siap berbelanja di salah satu toko baju.


"Kayaknya itu mantan pacar Aldo deh, atau jangan-jangan pacar barunya lagi." Menatap sendu ke arah lantai.


Ah!!! taulah bodo amat, ngapain gue peduli sama tu cecunguk. Stella menjabak rambutnya frustasi.


Dor .... terperanjak kaget


"Eh ayam," ucap Stella spontan, terdengar sura cekikikan dari belakanganya.


"Lo pen buat mati gue Man." Stella menatap tajam ke arah Amanda yang mengagetkannya dengan tepukan di bahu dan suara yang menirukan balon meledak.


"Hehe, maaf beibsku, iseng doang." cengirnya puas.


"Habisnya lo itu deh, ngelamun mulu, dari kemarin perasaan lo suka ngelamun." Amanda melipat tangannya di dada, melirik sinis kepara Stella. Stella hanya tersenyum tipis menanggapi Amanda.


Dari kejauhan sana terlihat sepasang mata yang menatap kedua sahabat tersebut dengan pandangan tidak suka.


"Dia bukannya Stella cewe yang di sukai Aldo yah?" tangannya terkepal kala ia mengingat perbincangannya dengan Aldo di sekolah tadi.


"Awas aja kalau dia beneran sampai berani rebut Aldo dari gue." tangannya terkepal kuat mengingat kejadian dirinya dengan Aldo tadi di sekolah.


Sandra berjalan ke arah tempat Stella berada.


"Hei, lo." tunjuk Sandra ke arah Stella.


Stella celingak-celinguk melihat ke adaan sekitar, kemudian dia menoleh.


"Gue?" tanya Stella sambil menunjuk dirinya, lantaran dia tidak menemukan siapapun kecuali Amanda yang berada di sampingnya.


"Iyah lo." Sandra mengangguk


Stella berjalan mendekati Sandra di ikuti Amanda yang berada di sampingnya.


"Ada apa yah?" Stella mengernyitkan dahinya.


"Lo Stella kan? anak mipa 1 sma garuda?" Stella mengangguk membenarkan perkataan Sandra.


"Lo Amandakan temannya Stella." tunjuk Sandra lagi kepada Amanda, yang di angguki olehnya.


Bukannya ini cewe yang sama, sama Aldo tadi di sekolah yah? Stella menatap Sandra dengan bingung.


Sandra langsung menjulurkan tangannya saat melihat ekspresi Stella.


"Perkenalkan gue Sandra, pacarnya Aldo." Sandra tersenyum semanis mungkin, memasang wajah penuh tipuan.


Bukannya Aldo itu sudah putus yah sama pacarnya?


"Hm ... ada apa?" Stella menerima uluran itu dengan acuh dan tatapan malas.


"Nggak ada, gue cuman mau kenal lo lebih dekat lagi, kebetulan gue tadi sedang belanja di mall ini dan ngelihat lo, jadinya gue hampiri aja deh kalian."


Stella mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti.


"Oh yah, gue mau minta tolong sama lo jauhi Aldo yah, soalnya gue gak suka lihat lo terlalu dekat sama Aldo." Stella langsung menoleh menatap Sandra, keningnya berkerut, seingatnya Aldo itu sudah putus dengan pacarnya, lantas kenapa dia tidak boleh berdekatan.


"Siapa bilang kami putus? orang dia itu sedang cemburu sama gue, jadinya dia itu bilang kalau kami sudah putus, biar gue kesal," ucap Sandra dengan tampang sok polosnya.


"Stel, kayaknya nih orang sedang mimpi deh. Soalnya satu sekolahan juga udah tau kalau dia sudah putus sama Aldo," bisik Amanda yang hanya di respon deheman oleh Stella.


"Maaf nih San, setahu gue Aldo itu udah putus sama pacarnya, karena pacarnya pergi, jadi gue bisa dong dekat sama dia?" ucap Stella dengan nada sindiran.


"Gue itu gak selingkuh, dia itu salah paham doang karena cemburu." Sandra mulai naik emosi, dia menatap Stella dengan sinis dan hanya dibalas dengan senyuman mengejek dari Stella.


"Yang bilang lo selingkuh siapa?" Skak mat


pertanyaan Stella membungkam mulut Sandra seketika. Wajahnya pias menahan amarah, tangannya terkepal begitu kuat. Stella tersenyum puas melihat reaksi itu.


Sandra melirik Stella sinis. "Intinya lo jauhi aja Aldo, karena Aldo milik gue, jangan pernah berani rebut dia atau gue gak bakalan tinggal diam." Sandra langsung pergi meninggalkan tempat itu.


Muncul juga sifat aslinya. Stella tersenyum licik saat Sandra mulai menjauh dari tempatnya.


****


NB :Jangan Lupa Like, Komen, Vote dan Rate yah, terimakasih:)


nih aku nepatin janji :)


semoga kalian suka sama visualnya, ini aku nentuinnya sesuai bayangan aku yah๐Ÿ˜‹


kalau kalian tidak suka aku minta maaf, kalian boleh kok ngebayangin mereka sesuka hati kalian.


Stella : Cewe bad yang lagi belajar berubah baik demi permintaan terakhir sahabatnya sekaligus hukuman bimbingan dari kepala sekolah.



gimana ada nampak bad-badnya gak?๐Ÿ˜


Aldo: Cowo dingin yang penuh peraturan, guru pembimbing Stella, manusia sombong yang sedang merasakan benih benih cinta.



cocok gak? kalau nggak yaudah๐Ÿ˜‚


Bima: Cowo tersomplak di geng The Six mouse friends, tapi masih bisa bersikap dewasa, dan sekarang dia akan jadi pelindung mereka karena Devano telah tiada.



Kevin: Ketua kelas rada pintar tapi rada bodoh juga, anggota geng the six mouse friends yang lumayan baik dan berbeda, tapi suka terpengaruh juga, teman berantam Amanda๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚



Almarhum Devano: Cowo ramah namun sedikit pendiam, menjadi lelaki dengan sikap dewasa di gengnya. Dulu dia adalah pelindung bagi gengnya, tapi kini ia telah tiada.



Bianca: Cewe paling bisa bersikap dewasa digeng the six mouse friends, pengagum dalam diam Devano yang tidak sempat terungkap.



Amanda: Cewe yang lumayan pintar tapi jadi malas setelah mengikuti gengnya, teman berantam Kevin.