
Budayakan like, komen dan vote setelah kalian membaca yah🤗, dukungan kalian sangat berarti untukku, dan like serta vote itu merupakan salah satu dukungan kalian terhadap novel ini, bantu saya mengembangkan ini novel yah😍😍
.
.
Pemakaman Devano telah usai dilaksanakan, seluruh orang telah kembali ke rumah masing-masing, termasuk ke dua orang tua Devano, kecuali Stella. Ia begitu enggan meninggalkan makam salah satu orang yang begitu penting dalam kehidupannya.
Stella masih saja memeluk nisannya Devano, meski orang-orang telah capek memujuknya untuk kembali.
"Stel, udah dong nangisnya, kita balik aja yok." Bianca mengulurkan tangannya, berharap Stella mau menjabatnya dan ikut pulang bersamanya, tapi nihil, pandangan Stella masih saja terfokus kepada makam tersebut, berharap ada sebuah keajaiban yang membuat Devano kembali ke dalam hidupnya.
"Stel, kalau lo kayak gini, ntar Devano di sana gak tenang Stel." Bianca mengambil posisi jongkok di sebelah kanan Stella, mengusap-usap pundak temannya yang masih terlihat tidak bisa menerima kenyataan.
"Kalian gak bakalan ngerti rasanya ditinggal seseorang yang sangat berarti di dalam kehidupan, ditinggalkan dengan rasa sakit dan juga rasa bersalah," lirih Stella yang masih fokus menatap ke makam sang sahabat, yang pernah memasuki hatinya.
Bianca menoleh menatap Stella.
Andai lo tau Stel, di sini gue juga paling tersakiti. Memendam perasaan suka gue sedari dulu kepada Devano, hingga dia menghembuskan napas terakhirnya, gue belum sempat menyatakan perasaan gue.
Devano yang selalu berada di posisi lo, dan selalu ngejagain lo, sampai akhir hayatnya, membuat sesak dada gue, tapi gue tau Stel, cinta itu tidak bisa dipaksakan, takdir juga tidak bisa diubah, gue gak mau merusak persahabatan kita, hingga akhirnya gue memendam perasaan ini sendiri sampai Devan benar-benar tidak bisa gue jangkau sama sekali lagi. -batin Bianca.
"Gue ngerti Stel, Devan juga sahabat kita, kita sama-sama kehilangan, tapi kita juga gak bisa terus-terusan menangisinya, nanti dia gak bakalan bisa tenang." Bianca masih berusaha bersikap tegar walaupun hatinya ambyar, demi sang sahabat yang terlihat rapuh.
"Tapi kenapa Bi? Kenapa dia ngelakuin itu? Kenapa dia sok-sok–an mau jadi pahlawan dengan ngelindungin gue? Kalau emang dia gak mau berteman dengan gue lagi, dia bisa bilang baik-baikkan? Gak harus ninggalin gue dengan rasa bersalah ginikan Bi?" Bianca langsung menarik sahabatnya itu kedalam pelukannya, membiarkan sang sahabat mencurahkan isi hatinya.
"Stel, lo harus tau, Devano itu sangat menyayangi lo, dia gak pernah ingin lo menangis, dan kalau lo kayak gini, lo bisa menyiksa dia di sana, untuk apa dia berkorban sampai merenggut nyawanya, jika lo tak bisa tersenyum untuk dirinya. Dirinya ingin lo selalu tersenyum, dia lebih suka lo yang kuat, bukan lo yang lemah seperti ini." Bianca masih mencoba menenangkan Stella yang terus menangis dalam dekapannya.
Semua teman-teman Stella juga berusaha memberikan kekuatan kepada gadis yang terlihat bar-bar, namun sangat lemah dengan hal yang menyangkut orang-orang yang dia sayangi.
Mereka saling berpelukan menguatkan satu sama lain, kini Devano laki-laki paling dewasa di grup mereka telah tiada, mereka harus bisa saling melindungi dan saling menguatkan satu sama lain sekarang.
Suasana haru terasa begitu kental menyelimuti pemakaman tersebut, isak tangis terdengar dari orang-orang yang begitu merasa kehilangan atas kepergian Devano.
Bahkan Aldo yang selalu bersikap cuek terhadap suatu hal, kini juga menitikkan air matanya, ia sangat terharu dengan hubungan mereka yang sangat kuat.
****
Hai readers kesayanganku😘, mohon maaf yah, aku tak bisa update banyak-banyak hari ini, kemarin juga aku lupa update malamnya, maaf yah, bukan gak mau
tapi aku lagi gak sempat ngetik karena harus mengurusi pendaftaran online mau masuk sma yang super duper repot tahun ini.
Jadi aku mohon pengertiannya jika aku terlambat update, tp tenang aja, bakalan kuusahakan update satu hari satu episode😍.
Nah karena aku udah berusaha bantu aku dukung ni novel juga dong, boleh minta votenya seikhlas kalian aja, jangan lupa dilike dan rate bintang 5 yah, love you😘😘
***
NB: Jangan Lupa Like, Komen dan Vote