
Mario tersenyum melihat fresconfres yang di adakan malik, semua klarifikasi yang mereka sampaikan mematahkan semua tuduhanAleta, bahkan sekarang Aletalah yang terpojok dan mendapatkan balasan atas semua yang ia lakukan.
"Aleta aleta makannya jadi orang jangan kayak nenek lampir kena batunya kan lo. "ucap Mario ketika melihat berita jika aleta akan di jebloskn ke penjara oleh pak Nugraha.
Lagi - lagi mario tersenyum, ia mendapatkan suatu ide yang bagus tentang keberhasilan yang sangat luar biasa seperti ini.
Mario mengambil ponselnya lalu mengetik sesuasu untuk di kirim pada malik juga ayu.
***********
Ayu melihat bahan-bahan masakan yang ada di dalam kulkas, ayu ingin memasak makan malam untuk malik.
"Udahlah sayang lagian kamu baru aja keluar dari rumah sakit, soal makan biar kita beli aja! "Sebenarnya dari tadi malik sudah melarang ayu untuk masak tapi istrinya itu keras kepala sekali, ia tetap saja ingin masak makan malam untuk malik.
" Mas aku ngga papa, aku udah baik-baik aja lagian kalo aku terus-terusan tidur, yang ada badan aku tambah sakit-sakit sumua. "selalu saja ada jawaban ayu yang membuat malik tidak bisa berkata-kata lagi. Memang istrinya itu lebih pandai menyusun kata-kata dari pada malik.
Malik berdiri dan berjalan menuju ayu yang kini sedang mengeluarkan bahan masakan dari dalam kulkas." ayaudah kalo gitu aku bantuin kamu masak." ucap malik memeluk ayu dari belakang.
Ayu mendongak melihat ke arah malik yang lebih tinggi darinya"Emangnya kamu mau bantuin aku apa? "tanya ayu, mengingat terakir kali malik masak ia membuat dapur seperti kapal pecah dan makanan yang rasanya tidak jelas.
Malik menaikkan dua alisnya, Malik mencoba memikirkan alasan yang tepat agar ia tidak terlalu malu di hadapan ayu.
Ting.. ting.. Ting
Bunyi notifikasi ponsel malik dan ayu berbunyi hamoing berbarengan membuat malik dan ayu melepas pelukannya.
"Untung aja ada notif, jadi saya ngga perlu jawab pertanyaan ayu. "batin malik menyukuri notif yang belum ia tau apa isinya.
Ayu dan malik membuka notif pesan dari ponsel mereka masing-masing.
" Assalamualaikum ayu, gimana keadaan kamu sekarang udah baikkan?
"Kalo udah, kamu bisakan malam ini sama malik makan malam di The sweet Resto?"
"Jangan sampe di tolak ya!"
'' Aku ngga mau lo terima kata penolakan apapun dari kamu!!! "
Ayu terdiam membaca pesan dari mario yang secara mendadak seperti ini mengajaknya untuk makan malam.
Ayu melihat ke arah malik yang juga sedang sibuk membaca notif ponselnya.
"Selamat ya bro, lo keren banget pas fresconfres tadi, lo matahin semua tuduhan Aleta."
"Jadi karna itu gue mau ngajak lo sama ayu makan malem di the Sweet Resto malem ini. Lo harus bisa gue ngga terima penolakan dari lo."
"Awas kalo lo ngga dateng, gue ngga bakal ngangep lo sahabat lagi."
"Oh ya yang paling penting, ayunya juga harus dateng. Gue ngga mau cuma liat muka lo di sana!"
Malik menyengitkan keningngya begitu selesai membaca pesan chet dari Mario yang terkesan sangat memaksa.
Malik menghela nafas kemudian menggeleng pelan. Mlik melihat ke arah ayu yang ternyata sedang memperhatikannya dari tadi.
" itu Chet dari kak mario ya mas?" tanya ayu begitu malik telah menatapnya.
Malik menyengit, "kamu di chet mario juga?" tanya malik.
Ayu mengangguk"iya mas. "
*********
Mario keluar dari kantornya sedikit lebih awal hari ini agar ia tidak terlambat janji makan malamnya dengam malik dan ayu.
Elvan lngsung berdiri begitu melihat mario keluar dari ruangannya" pak." sapa Elvan, meja elvan berada di luar ruangan mario sehingga jika mario perlu sesuasu atau bantuan apapun elvan bisa segera membantunya.
Mario mengangguk sambil tersenyum ke arah elvan. Mariopun melanjutkan langkahnya lagi namun belum jauh dari ruangannya mario tiba-tiba berhenti dan berbalik arah, elvan yang melihat itupun bingung di buatnya elvan mengira jika mario membutuhkan sesuatu atau ada tugas lain yang harus ia kerjakan.
"Bapak kenapa balik lagi pak? Apa ada yang bisa saya bantu? "tanya Elvan ketika mario datang menghampirinya.
"oh ngga - ngga saya cuma mautanya Malam ini kamu sibuk ngga?" tanya mario yang membuat elvan semakin bingung.
"Semoga aja elvan mau nemenin saya untuk acara makan malam nanti, biar saya ngga sendirian jadi obat nyamuk. "pikir Mario, inilah alasan mario betbalik arah. Tadi mario terpikir dengan nasibnya yang nantinya akan sendirian saat makan malam nanti bersama ayu dan malik. Nah karna mario ngga mau dirinya terlihat ngenes - ngenes banget jadi lah mario berinisiatif mengajak elvan ikut pergi bersamanya.
"Elvan? "tanya mario lagi.
" Ngga pak, emangnya ada apa ya pak? "Tanya elvan yang penasaran.
" Ngga saya cuma mau ngajak kamu untuk ikut sama saya nanti malem."
" Ikut sama bapak kemana ya pak?"
"Jadi gini saya sama temen saya itu ada rencana makan malam malam ini tapi masalahnya temen saya ini udah punya istri dan saya kan kamu tau sendiri lah ya saya belum ada... "jelas Mario yang sedikit gimana gitu pas bilang kalau dia belum punya pendamping alias jomlo pada elvan.
Elvan mendengarkan penjelasan mario yang jujur saja ia masih belum mengerti maksud mario mengajaknya seperti ini.
" Nah karna saya ngga mau terlihat terlalu ngenes di acara nanti makannya saya ngajak kamu buat ikut sama saya. Kamu maukan? "sambung mario.
" Jadi maksud bapak saya nemenin bapak buat jadi obat nyamuk pak."
" Betul sekali." jawab mario sambil tersenyum.
Mario menaik-naikkan kedua alisnya" jadi gimana kamu maukan? "tanya mario lagi.
" Bisakan van?" tanya mario yang terlihat sangat memaksa.
"Bisa pak. "jawab elvan melihat mario sangat memaksa seperti itu membuat elvan tidak bisa mengatakan kata tidak padanya.
Yasudah nanti alamat restorannya saya WA ke kamu.
Iya pak
Kamu boleh pulang sekarang, siap-siap dan datenv tepat waktu ya!" ucap mario yang di angguki elvan.
Setelah mengatakan itupun mario kembali melanjutkan langkahnya tentunya dengan hati yang riang gembira karna nanti ia tidak menjadi obat nyamuk sendirian di sana.
Elvan menarik nafas gusar," heh... Kenapa sih punya bos gini amat." keluh elvan sembari mengacak-ngacak rambutnya.
*********
Malik dan ayu sudah siap dengan pakaian mereka, kali ini malik dan ayu memaki pakaian couple berwarna biru tua. Malik sengaja menyuruh ayu untuk memakai pakaian couple agar mario melihat mereka romantis dan kompak seperti ini semakin iri. Hitung-hitung balas dendam karna mario telah memaksanya untuk lergi makan malam seperti ini. Walau sebenarnya malik senang karna dengan ajakan mario tadi membuat ayu tidak perlu repot - repot memasak.
"Kamu udah selesai? Tanya malik melihat ayu yang baru saja keluar dari kamar.
Ayu mengangguk "udah mas" jawab ayu sembari tersenyum.
"Yasudah ayo kita berangkat! "ucap malik menggenggam tangan ayu dan kemudian berjalan menuju mobil.
Di sisilain mario telah sampai di Restoran terlebih dahulu memgingat karna dirinyalah yang telah mengajak ayu dan malik kesini jadi alhasil dia lah yang menunggu sekarang SENDIRIAN, iya sendirian elvan tadi mengabarinya kalau dia terjebak macet jadi mungkin ia akan datang terlambat. Sedangkan ayu dan malik, mereka berdua hanya me read chet darinya tadi tanpa membalas iya atau tidak.
Mario berdecak karna dari tadi puncak hidung malik dan ayu belum terlihat.
"Ini ayu sama malik kemana sih lama amat." gerutu mario yang saat ini telah bosan menunggu padahal baru setengah jam mario duduk di sana.
Mario merogoh ponselnya untuk menghubungi malik, ia ingin memastikan jika sahabatnya itu benar-benar datang atau tidak.
" Heh kampret lo di mane ini gue udah berjam-jam nungguin lo di sini. "ucap elvan begitu malik mengangkat telfon.
Malik dan ayu berjalan menuju kursi yang telah di pesan oleh Mario, Mereka sudah sampai dari tadi namun mereka kesulitan saat mencari meja yang di pesan oleh mario.
Malik memukul pundak mario dari belakang," Ngomongnya biasa aja, ini gue udah sampe!" ucap malik memelototi mario. Sedangkan ayu tersenyum ramah ke arah mario.
"Lama amat lu. "kesal mario sambil mempersilahkan sahabatnya itu duduk.
" Lo yang kecepetan." ketus malik.
Mario memutar matanya menanggapi ucapan malik, mario beralih menatap ayu yang saat ini terlihat begitu cantik tapi sayang udah punya orang.
Kamu cantik banget malam ini yu. "puji mario.
Ayu tersenyum," ya iyalah baju kita aja caople an. "ucap malik memanas-manasi mario.
Mariopun terfokus pada pakaian ayu dan malik ia baru sadar jika warna pakaian mereka sama.
" Eh yang gue puji itu ayu kok malah lo yang jawab." ketus mario lagi, mario tau jika malik sedang memanas-manasinya saat ini.
" Kan ayu istri gue. "ucap malik yang kemudian merangkul pundak ayu.
" Udah ah mas kasian kak mario!" tegur ayu melihat malik yang sudah sedikit keterlaluan.
Mario memasang wajah BT nya sambil melihat-lihat kedatangan elvan. Mario sngt kesal jika terus-terusan jadi obat nyamuk sendirian di sini.
"Ngga papa sayang. "jawab malik yang semakin memanas - manasi.
Mata mario berbinar begitu melihat elvan sudah sampai, mario melambaikan tangannya ke arah elvan.
" Van!" panggil mario.
Elvan yang mendengar itupun langsung menuju ke meja tempat bosnya itu duduk bersama temannya.
Jelas saja malik dan ayupun ikut melihat ke arah pandang mario.
"Siapa sih mar?"tanya malik
" Sekretaris pribadi gue!" jawab mario
Malik dan ayu terkejut melihat orang yang di panggil oleh mario.
"Elvan? "ucap malik dan ayu bersamaan. Mereka tidak menyangka jika sekretaris pribadi mario adalah elvan.
.
.
.
Bersambung
Gimana ya reaksinya elvan kalau tau temennya mrio ternyata malik, cowok yang udah merebut cinta pertamanya? Dan bagaimana nantinya reaksi ayu pada elvan sahabatnya yang telah lama tidak ia temui?
Tungguin bab berikutnya ya!
Jangan lupa like, komen dan vote cerita ini ya gays!!!