
Malik langsung berdiri dan menarik tangan ayu menjauh dari kerumunan. Banyak dari wartawan yang memanggil-manggil mereka dan penasaran kenapa malik membawa ayu pergi.
Malik membawa ayu ke sebuah ruangan yang sepi. "kamu kenapa kesini?"
"Kamukan masih sakit, kenapa maksaain ke sini?"
"Kalau terjadi apa-apa sama kamu gimana?"
"Kamu liatkan di sini banyak wartawan bayak orang-orang yang di antara mereka banyak yang ngga suka sama kamu! "
Ayu menunduk diam mendengar malik meluapkan kekesalannya.
" Maafin aku mas, aku cuma mau bantu kamu karna ini masalah kita bukan masalah kamu sendiri."
" Ini karna aku ayu karna aku dan keluarga aku."
" Keluarga kamu keluarga aku juga mas, jadi appun yang terjadi kita harus ngadeinnya sam - sama."
"Tapi masalahnya sekarang semua orang nyalahin kamu, aku khawatir sama kondisi kamu."
"Saya ngga mau kamu kenapa - kenapa.''
Malik mendekap ayu, "aku takut kondisi kamu drob lagi dan kamu ninggalin aku.''
Malik mencium pucuk kepala ayu," saya sayang sama kamu yu. Tolong dengerin katagkata aku kali ini aja! "
"Saya bisa menyelesaikan masalah ini."
"Aku tau kamu bisa mas, maka dari itu aku mau nemanin kamu. Karna aku yakin kamu bisa menyelesaikan semua ini dan ngelindungin aku."
" Jadi tolong untuk kali ini juga aku dampingin kamu, kita tunjukin ke semua orang kalau kita ada suami istri yang sah."
"Tapi bagaimana dengan kondisi kamu sayang?"
"Aku ngga papa, aku baik-baik aja, selama ada kamu disisi aku aku pasti akan kuat mas."
Malik melepaskan pelukannya, "kamu yakin? "tanya malik memastikan walau sebenarnya berat bagi malik membawa ayu ke hadapan semua wartawan.
" Iya," jawab ayu pasti.
Yasudah. "jawab malik menyetujui permintaan ayu.
*********
" Aleta!" Vina menghadang jalan putrinya yang akan masuk ke dalam kamar.
" Apa lagi sih ma?" kesal aleta krna mamanya itu selalu saja mencari gara-gara dengannya yang akn menimbulkan pertengkaran.
" Kamu liat ini hasil dari perbuatan kamu! "vina menunjukkan layar ponselnya pada aleta.
" Vidio klarifikasi keluarga nugraha aleta."aleta terbelalak melihat vidio yang di tunjukkan mamanya, ia tidak menyangka jika malik dan keluarganya akan mengakui ayu secepat ini. Ia pikir mereka akan terus menyembunyikan ini semua karna ayu bukanlah kreteria wanita yang mereka impikan. Terlebih ayu hanyalah pegawai kantoran biasa yang tidak memiliki kekuasaan apapun. Ayu juga tidk terkenal seperti dirinya.
"Ayu adalah anak angkat saya. "ucap Nirmala yang menambah keterkejutan aleta.
" Apa? Anak angkat? Jadi selama ini ayu memang sudah dekat bahkan menjadi bagian dari keluarga nugraha?" aleta baru tau hal ini karna selama ia berpacaran dengn malik, malik tidak pernah menceritakan perihal anak angkat kakaknya.
Sekarang kebohongan kamu akan terungkap dan sebentar lagi para fens kamu juga akan menghujat kamu habis-habisan.
" Bahkan yang lebih buruknya lagi kalau keluarga nugraha menuntut kamu. "sambung vina mengatakan hal yang paling ia takutkan dengan apa yang telah di lakukan putrinya.
" Ngga - ngga aku ngga mau di penjara, pokoknya aku harus pergi dari sini sekarang juga." aleta mengembalikan ponsel mamanya kemudian berlari cepat menuju kamarnya. Aleta mengabaikan panggilan - pangilan mamanya.
**********
Ayu dan malik kembali ke tempat fersconfres. Tangan ayu tak lepas dari genggaman tangan malik dari tadi, malik telah bertekad akan melindungi ayu semaksimal mungkin jika ada serangan mendadak dari para fens aleta.
" Kan sudah saya bilang jika ayu memang istri sah saya." kesal malik karna wartawan itu masih juga belum puas dengan apa yang telah di jelaskannya tadi.
"Mas biarin aku bicara!" tegur ayu mengusap lembut punggung tangan malik untuk menenangkan malik.
Ayu beralih menatap wartawan yang bertanya kepadanya"iya saya dan mas malik memang sudah menikah, saya enikah dengan mas malik karna saya menggantikan posisi aleta yang tidak hadir di pesta pernikahan itu waktu itu. "jelas malik.
" Tapi walau saya menggantikan aleta bukan berarti saya berbohong pada kalian semua, karna faktanya saya dan mas malik memang benar-benar telah menikah dan pernikahan kami di akui negara dan hukum. Kami memiliki surat dan buku nikah yang lengkap."jelas ayu.
" Tapi bagaiman mbak ayu mau menikah dengan pak malik yang jelas - jelas adalah adik dari ibu angkat mbak ayu sendiri?" tanya wartawan itu lagi.
" Waktu pernikahannya sangat mepet waktu itu ngga akan sempat untuk kami mencari wanita yang baik dan mau mengerti kondisi keluarga kami saat itu. "
" Dan karna saya tidak mau mencoreng nama baik keluarga angkat saya, saya akirnya mau menjadi mempelai pengganti untuk mas malik. "para orang - orang yang menyaksikanpun mulai respek dengan ayu. Mereka sadar jika perempuan yang mereka hujat bukanlah perempuan murahan seperti yang mereka pikirkan, tapi perempuan itu adalah perempuan berhati mulia yang sangat baik dan jujur.
"Lalu bagaimana mbak ayu dan mas malik bisa menjalani rumah tangga karna kalian sendiri tidak saling cinta?" tanya wartawan itu penasaran dengan bagaimana ayu dan malik menjalankan rumah tangga mereka selama ini.
"Awalnya memang sulit untuk kami menjalankan rumah tangga, kami serasa dua orang asing yang berada di satu atap. Awalnya komunikasi kami tidak baik namun karna setiap hari kami selalu bertemu lama - kelamaan akirnya kami deket dan bisa mengerti satu sama lain. "orang - orang mulai fokus mendengarkan cerita ayu, ada sebagian dari mereka menatap ayu dengan tatapan kasihan karna pasti sangat sulit untuk ayu menjalani itu semua.
" Cinta kami tumbuh seiring dengan waktu berjalan dan alhamdulillah sekarang saya dan mas malik sudah menjadi sepasang suami istri yang saling mencintai dan mengerti satu sama lain. Rumah tangga yang dulunya terasa asing dan aneh kini berubah menjadi keluarga yang sangat bahagia. "jelas ayu mencerita secara singkat bagaimana hubungan rumah tangganya.
" tapi bagaimana dengan mbak aleta yang sekarang mengaku-ngaku menjadi istri mas malik dan menuduh mbak sebagai pelakor? "
Ayu terdiam mendengar jawaban wartawan itu, ayu tidak tau apa yang akan ia katakan. Bagaimanapun mereka sama-sama perempuan ayu tau betul bagaimana perasaan aleta.
"Soal masalah itu saya selaku kepala rumah tangga akan menuntut perempuan itu karna telah berani-beraninya menyebarkan berita hoax dan membuat vidio yang membuat menantu saya terpojok dan tertuduh sebagai lelakor. "jawab Nugraha ia sengaja mengatakan itu biar semua orang tau bagaimana ia akan menyikapi masalah ini.dan nugraha juga ingin memperingati semua orang agar tjdam macam-macam dengan kelurganya.
" Bapak mau menuntut mbak aleta? "
" Apa bapak yakin dengan keputusan bapak?"
Nugraha mengangkat kedua tangannya ia meminta agar semua pertanyaan ini selasai"saya rasa penjelasan malik serta semua keluarga saya sudah cukup untuk meluruskan masalah ini. Kalau begitu kami pamit dulu! "ucap nugraha yang kemdian beranjaj dari sana di ikuti oleh malik dan yang lainnya.
Di sisi lain aleta sudah mengemas pakaiannya ke dalam koper untuk pergi jauh dari sini aleta tidak mau masuk penjara gara-gara hal yang telah i lakukan kemarin.
Setelah selesai aleta mendorong kolernya keluar kamar. Di luar kamar aleta bertemu dengan papa tirinya yang baru saja pulang pulang bekerja.
"Aleta kamu mau kemana, kenapa kamu bawa koper sebesar itu?"
"Aku mau pergi pa, aku ngga mau masuk penjara. "ucap aleta panik.
"Maksud kamu apa?''
" Aku ngga bis jelasin yang terpenting saat ini aku mau pergi" ucap aleta terburu - buru keluar dari rumah.
"Aleta-aleta kamu mau pergi kemana? Teriak papa aleta.
Mendengar teriakan itu vina yang berada di dalam kamarpun langsung berlari keluar." Papa kenapa? Ada apa?" tanta vina.
" Aleta pergi ma."
" Aleta pergi kemana pa?"
" Papa ngga tau yang jelas aleta bilang dia mau pergi karna dia ngga mau masuk penjara."
"Ini pasti karena permasalahan itu. "ucap vina, hal yang paling ia takutkan akirnya terjadi.
.
.
.
Bersambung