
" Rasa masakan di sini ngga pernah berubah ya bee, selalu sama persis seperti awal kita dateng ke kaffe ini." ujar aleta sembari menyuap spageti pesanannya.
"Hmmm. "ujar malik mengiyakan ucapn aleta.
" Malik kenapa sih, tadi aja peduli sekarang kenapa cuek lagi sih?" kesal aleta.
" Jadi sekarang kita resmi balikan kan bee?" ucap aleta lagi terus-terusan mengajak malik untuk bicara soal hubungannya.
" Maaf ta, aku ngajak kamu ke sini untuk selesain hubungan kita,bukan untuk memulainya lagi."
Aleta menggeleng, dadanya terasa sesak begitu mendengar penuturan malik.
" Aku udah punya istri ta, jadi ngga mungkin buat kita memulai hubungan ini lagi. "
Air mata aleta menetes, hal yang membuat hancur hatinya semalam sekarang terucap jelas di mulut malik. Malik mengakui bahwa ia memiliki istri di hadapannya langsung sekarang.
" Aku ngga mau menodai pernikahan aku, hanya karna ingin mengulang kisah cinta masa lalu kita."
Air mata aleta semakin berjatuhan sulit untuk aleta menerima apa yang di ucapkan malik saat ini kepadanya.
"Aku udah cinta sama istri aku dan aku ingin memulai cinta manis bersama istri aku."
Hancur berkeping-keping sudah hati aleta, semua harapan yang baru saja ia buat kandas dan sekarang meninggalkan luka dan kekecewaan di hatinya.
"Maaf kalo aku udah nyakitin kamu, tapi aku ngga mau semakin jauh sama kamu ta dan membuat luka yang kita miliki semakin dalam. "
"Tapi bee, kamu bisa ninggalin istri kamu untuk bisa sama aku"
"Kita memulai hidup baru dan diriin keluarga sesuai rencana kita dulu. "
"Aku... Aku tau kamu nikahin istri kamu juga karna terpaksakan, dia cuma penyelamat nama baik keluarga kamu aja kan bee? "ujar aleta memohon agar malik tidak meninggalkannya.
" Dia lebih dari itu ta, dia juga penyalamat hidup aku." ucap malik membantah ucapan aleta.
" Tapi di bandingin sama wanita itu pasti kamu lebih mencintai akukan bee?" pertanyaan aleta membuat malik terdiam. Ia bingung akan menjawab apa karna perasaannya saat ini sangtlah bimbang malik tidak mengerti seberapa dalam perasaannya pada ayu yang jelas malik hanya takut jika ia harus kehilangan ayu.
" Kamu ngga bisa jawabkan bee? "aleta menepis air matanya," kamu pasti lebih cinta sama aku di banding perempuan itukan bee? . "ujar aleta yang semakin membuat malik bimbang.
" Aku ngga tau ta, tapi yang jelas ayu penting dalam hidup aku sekrang." malik melepas pegangan tangan aleta kemudian berdiri untuk meninggalkan aleta.
" Aku harap kamu bisa ngerti ta, dan aku juga minta tolong buat ngga nemuin aku lagi. Aku ngga mau buat istri aku salah paham sama kita." ucap malik sebelum ia pergi.
" AAaaaaakhh...... "aleta menggebrak meja kafe sangat keras membuat pengunjung kafe langsung melihat ke arah aleta.
Aleta menangis sejadi-jadinya aleta mengacak-ngacak rambutnya ia kecewa, sakit hati dan semua harapannya hancur. Ia pikir dengan malik yang bersikap baik kepadanya tadi membuat malik akan luluh dan mau menikahinya. Tapi sekarang apa kenapa malah dia yang di tinggalkan oleh malik?
***************
Mario masih terdiam dengan pertanyaan ayu, bagaimana ia menjelaskan pada ayu. Apa ia harus mengatakan yang sebenarnya pada ayu? Tapi bagaimana jika dengan ayu mengetahui semuanya malah berdampak buruk pada kesehatan ayu?.
"Kak. "panggil ayu yang masih menunggu jawaban dari mario.
Mario masih bingung akan menjawab apa atas pertanyaan ayu, mau bagaimanapun mario tidak berhak mengatakan apapun mario tidak ingin keluarga sahabatnya ini hancur karna masalah aleta yang kembali.
" Mas malik sama aleta udah ketemuankan kak? "lanjut ayu lagi yang semakin menambah keterkejutan mario. Kenapa ayu bisa tau akan semua hal ini.
" Mereka balikan lagi ya kak?".
Sontak pertanyaan ayu membuat mario terdiam seribu bahasa.
" Kak tolong kasih tau apapun yang kakak tau, jangan buat aku menduga-duga yang akirnya aku buat kesimpulan yang salah." ucap ayu memohon pada mario.
Perkataan ayu membuat mario tidak tega untuk terus tutup mulut. "iya, aleta balik ke Indonesia." jawab mario.
"Mereka udah ketemuan tapi kalau masalah mereka balikan atau ngga aku ngga tau yu. "
Ayu berusaha untuk menahan air matanya agar tidak jatuh. "kamu harus bisa pertahanin rumah tangga kamu, jangan sampe karna masalah ini rumah tangga kamu hancur yu. Kamu juga berhak bahagia. Ini bukan salah kamu dan pernikahan kalian bukanlah kesalahan tapi takdirlah yang mempersatukan kalian." tutur mario menyemangati ayu.
Ayu memaksakan senyumnya" makasih kak. "
" Sama-sama. "balas mario.
**************
Elvan membereskan barang-barangnya, elvan mengundurkan diri dari perusahaan majalah tempat ia bekerja bersama ayu, wanita yang saat ini masih mengisi hatinya.
" Van lo beneran resign dari sini?" tanya indra yang merasa sedih di tinggalkan oleh teman akrabnya itu.
"iya ndra ngga mungkinkan gue cabut lagi." jawab elvan sembari memasukkan barang-barangnya kedalam kotak besar.
"Di cabut lagi aja van, lagian kalo lo mohon-mohon pasti buk ani bakal izinin lo balik kerja lagi kok. "bujuk indra.
" terus muka gue mau ditarok dimana ndra? "balas elvan menanggapi ucapan indra yang mengada-ngada.
" ya di tempatnyalah van, ngga mungkinkan di muka gue nanti gue jadi ganteng lagi. "
" Kasian muka gue kalo gitu." ujar elvan." Mendingan dari pada lo ngoceh ngga jelas lebih baik lo nolongin gue masuk-masukin ni barang-barang ke kotak!, biar ada gunanya lo disini!"
" Ck." umpat indra dengan wajah terpaksa menolong elvan.
*************
" Assalamualaikum" ucap malik masuk kedalam rumah. Malik melihat ke ruang keluarga terlihat ayu yang sedang berbaring dan menonton tv.
"waalaikumsalam" batin ayu menjawab salam malik. Ayu tau jika malik telah pulang tapi hatinya masih sakit mengingat malik yang pergi tanpa pamit kepadanya tadi pagi.
Malik mendekat ke arah ayu, ayu yang menyadari malik akan duduk di dekatnyapun langsung bangkit kemudian berjalan menuju kamarnya untuk menghindari malik.
Malik heran dengan sikap ayu kepadanya kenapa ayu seperti menghindar darinya? Apa ia telah berbuat salah?, pikir malik menyadari perubahan sikap ayu.
Malik mengikuti ayu masuk kedalam kamar kemudian duduk di tepi ranjang tempat ayu berbaring. "Kamu kenapa? Aku ada buat salah?" tanya malik sembari memperhatikan ayu yang membelakanginya.
"Bahkan kamu ngga tau apa kesalahan yang udah kamu lakuin mas. "batin ayu sambil menangis dalam diam.
" Kalo aku ada salah kamu bilang, jangan diamin aku kayak gini!"
Ayu masih diam tidak menanggapi ucapan malik."Apapun kesalahan aku aku minta maaf, dan aku harap kamu bisa maafin aku."
Malik berdiri masih memperhatikan ayu yang tidak sedikitpun melihat wajahnya, "aku mau bersih-bersih dulu kalo kamu udah siap buat cerita, kamu bilang ya. Jangan di pendam sendiri aku ngga mau kamu buat kesimpulan yang salah tentang aku!" ujar malik lagi yang kemudian keluar dari kamar.
Hiks... Hikss... Hiks...
"Gimana aku mau cerita kalo kamunya sendiri nggak jujur sama aku mas."
.
.
.
Bersambung...
Hayo siapanih yang udah suuzon sama malik?? , dikira balikan sama aleta eh ternya aletanya di tinggalin.
Mampus tuh si aleta, biar dia ngerasain gimana rasanya di tingalin di saat masih Sayang- asayangnya.
Jangan lupa like, komen and vote kariya ini ya gays!