5 Bubble Pals

5 Bubble Pals
Episode 99 . Percaya Lebih Dari Apapun itu .



Senja berada di Twilight Center bersama si kembar dan suaminya , sementara Senja bekerja Rey mengajak putranya bermain di pusat permainan yang ada di Twilight Center.


Di Pusat Permainan


Rey sedang asik bermain dengan kedua putranya , kemudian seorang lelaki mendekati mereka tepat di belakang Rey kemudian berkata "Putramu ??"tanya nya yang membuat Rey langsung menoleh ke belakang dan melihat itu adalah Woojin .


"Woojin ..."ucap Rey .


Woojin pun tersenyum kemudian berkata "kenapa dengan ekspresi itu , apa karena aku tidak datang di hari pernikahan kalian "ucap Woojin.


Rey pun berdiri kemudian berkata "Kenapa tidak datang ?? apa kamu belum bisa melupakan Senja"ucap Rey .


"iya itu benar ... aku belum sepenuhnya melupakan Senja , tidak mudah melupakan seseorang dari pikiran kita , walaupun aku sudah rela melepaskan nya belum berarti aku melepaskan nya dari hatiku , tidak semudah itu Rey "ucap Woojin.


"Jadi bagaimana??"tanya Rey .


"Bagaimana lagi aku perlahan harus melupakan nya karena dia sudah jadi milikmu , apalagi anak kalian adalah saksi cinta kalian , Sekarang aku hanya bisa berkata... selamat untuk hidup yang kamu dapatkan "ucap Woojin.


"terima kasih Woojin , aku akan menjaganya seumur hidupku, aku akan sehidup semati bersamanya , jika aku terlahir kembali aku harap aku akan bertemu teman baik sepertimu lagi ,bukan sebagai saingan hanya teman "ucap Rey yang membuat Woojin tersenyum dan tertawa hal itu juga ikut membuat Rey tertawa dan tersenyum.


Woojin pun ikut bermain dengan si kembar .


Pagi Harinya


Di apartemen Ji-bin


Ji-bin menelpon managernya terlebih dahulu kemudian datang ke apartemen Ji-bin untuk berbincang dengan Ji-bin langsung .


"ada apa ??"tanya managernya sambil duduk di sofa apartemen Ji-bin.


"Aku sudah memikirkannya...."jawab Ji-bin sambil melihat managernya .


Mata managernya jadi besar dan ingin tau saja kemudian bergerak mendekati Ji-bin lalu berkata"jadi ... apa keputusan mu ??"tanya managernya .


"aku ... aku akan kembali acting lagi tapi sebelumnya Hyung tidak boleh mengatakan nya pada siapapun sampai 2 hari kedepannya , aku lebih dulu harus mengatakannya pada semua sahabat ku baru Hyung boleh mengatakan nya pada direktur "ucap Ji-bin.


"Baiklah kalau begitu "jawab managernya sambil tersenyum.


tiba tiba Hana terbangun dan keluar dari kamarnya kemudian mencari cari ayahnya , Ji-bin yang melihatnya pun berkata"Ayah disini Hana , kemarilah ..."ucap Ji-bin.


Hana pun berlari dan memeluk ayahnya , Ji-bin pun memeluk kembali Hana kemudian meletakkannya dipangkuan nya sambil berkata "Astaga .... Putri ayah semakin berat saja "ucap Ji-bin.


tiba tiba Managernya berpikir lagi kemudian berkata "jadi ... bagaimana dengan Hana , setelah kamu masuk ke dunia acting lagi siapa yang akan menjaganya ??"tanya managernya .


"gak usah khawatir, aku sudah mengurus nya , seseorang akan menjaganya untukku , aku mencarinya dari komunitas baby sitter, aku harap masih bisa nantinya meluangkan banyak waktu dengannya " ucap Ji-bin.


"tenang saja aku akan mengatur nya untukmu , tenang saja .... "jawab managernya.


Malam harinya Senja, Rey , Ji-ah dan Chun-seok datang ke apartemen Ji-bin untuk melihat dan bertamu ke apartemen nya Ji-bin , tidak lupa membawa si kembar dan Ji-Seok juga .


"Lah beneran mau kembali lagi ke dunia acting, bukannya kemarin udah pamitan berhenti"ucap Senja .


"Ya memang udah , tapi kemarin managerku datang dan bilang semua penggemar ku menginginkan aku untuk kembali lagi dan juga aku masih dapat tawaran beberapa iklan , drama dan film juga . kalau aku gak ambil kan sayang juga sih , lagian semua hasil kerja keras ku nantinya untuk Hana juga kan ?? "ucap Ji-bin.


"Bukan gitu Ji-bin, kamu sendiri yang bilang mau jaga sendiri Hana , kalau kamu bekerja siapa yang jaga Hana di apartemen kamu , gimana sih ??"tanya ji-ah.


Senja menghela nafasnya Kemudian berkata " Baik kalau begitu tapi jangan larang kami untuk sering melihat Hana kesini , dan katakan pada baby sitter nya nanti kemungkinan kami akan lihat Hana setiap harinya "ucap Senja .


"Baiklah "jawab Ji-bin.


Rey melihat si kembar berulah karena hendak memegang gelas kaca kemudian berkata" Ji-ho, Ji-woo.... jangan .... jangan di pegang gelasnya nanti jatuh ..."bujuk Rey .


Senja pun menghampiri si kembar lalu menjauhkan gelas dari depan mereka ke tempat yang mereka tidak bisa gapai , kemudian berjalan kembali ke tempatnya tadi .


Setelah beberapa saat mereka bercerita para anak anak sudah tertidur di depan tv , Para ayah dan mamah mereka pun menatap dan melihat putra dan putri mereka sambil tersenyum dan tertawa melihat imutnya mereka berempat tertidur , mereka seperti melihat anak anak mereka yang akan jadi penerus dari bubble pals nanti .


"Kita pulang gak ??"tanya Rey pada semua teman temannya .


"Kamu berdua pulang ya ... soalnya mamah mau datang besok pagi "ucap Chun-seok.


"kita gak usah , lagian kita harus lihat kan gimana baby sitter nya Hana ??"jawab Senja .


"Ya udah , kalau gitu Ji-bin... kami gak pulang , mereka pulang "ucap Rey .


"Ya udah kalau gitu , gimana mau bawa Ji-Seok, dianya tidur pulas gitu "ucap Ji-bin.


"Aku akan pelan bawa Ji-Seok, kalau gitu kami pulang duluan "ucap Chun-seok


"Baiklah hati hati ..."ucap mereka .


"hm baiklah "jawab Ji-ah.


Chun-seok mulai dengan hati hati memegang kepala Ji-Seok kemudian mengangkat nya dan menggendong nya , dengan sangat hati hati akhirnya Ji-Seok sudah tenang di gendong ayahnya , mereka pun pergi dari rumah Ji-bin, sedangkan Senja dan Rey mereka menginap di apartemen Ji-bin hari ini , Rey dan Ji-bin juga memindahkan Si kembar dan Hana ke kamar , Senja yang tidur bersama mereka sedangkan Ji-bin dan Rey belum tidur mereka masih bercerita cerita di balkon apartemen Ji-bin dengan beberapa minuman dan makanan yang mereka ambil dari kulkas .


Ji-bin sudah berada di balkon sedangkan Rey masih melihat Senja apa sudah tertidur, setelah selesai memastikannya Rey pun menghampiri Ji-bin disana .


"mereka sudah tertidur??"tanya Ji-bin.


Rey mengangguk kemudian berkata "hm udah "jawab Rey kemudian duduk di kursi.


"Jadi sudah yakin mau kembali jadi aktor ??"tanya Rey .


"hm sudah ... kenapa ?? apa kamu tidak yakin ??"tanya balik Ji-bin.


"Bukan begitu , hanya saja.... kamu bukannya sudah lelah dengan semua komentar orang di luaran sana " ucap Rey .


"iya itu benar , tapi Senja yang bilang kalau komentar itu hanya ketikan , anggap saja mereka hanya mematahkan semangat ku sejenak kemudian mereka akan kembali lagi menyambungnya lagi dengan semangat penuh " jawab Ji-bin.


Rey tersenyum kemudian berkata " kamu sudah dewasa Ji-bin dan sudah banyak berubah , bukannya kamu menangis dan hampir bunuh diri hanya karena komentar "ucap Rey .


"ya itu masa lalu jangan ungkit lagi "ucap Ji-bin.


"Baiklah "jawab Rey .


"Ingat janji Persahabatan Kita setelah menikah dan punya anak ini ya Ji-bin, kamu masih ingat kan janjinya ??"tanya Rey.


"tentu saja , aku harus menjaga putra kalian seperti menjaga putra kandungku sendiri tenang saja ....aku akan berusaha bahagia bersama kalian "jawab Ji-bin sambil menatap Rey .


Rey pun tersenyum begitu juga dengan Ji-bin, mereka kembali menatap langit malam yang begitu indah itu .