5 Bubble Pals

5 Bubble Pals
Episode 80 . Jauh Di Mata Dekat Di Hati



Pagi Harinya


Di Rumah Chun-seok


"kamu pulang jam berapa Rey ??"tanya Chun-seok.


"Sore nanti , aku udah bilang sama yang lain juga , dan satu lagi sepertinya aku balik kesini cukup lama nantinya 4 bulanan atau bahkan lebih pekerjaan ku di kantor cukup sibuk beberapa bulan kedepannya "Ucap Rey .


"Apa kamu tidak mau melamar Senja , bukannya kamu suka padanya ?? kamu juga tau bukan , kalau Senja juga sukanya sama kamu bukan Hyun Jae ataupun Woojin"ucap Chun-seok.


"Sepertinya habis dari pertempuran melawan pekerjaan ku , aku bisa melamar Senja nantinya "ucap Rey .


"Benarkah ?? aku juga akan melamar Ji-ah dalam waktu dekat , umur kita tidak terbilang muda lagi kan ?? saat nya untuk jadi suami "ucap Chun-seok.


"haha ... itu benar, apa Ji-bin oke dengan itu ??"tanya Rey .


"Oke ?? maksudnya gimana ??"tanya balik Chun-seok.


"jadi begini ... kamu tau juga bukan ?? kamu dan Ji-ah bersama sedangkan aku dan Senja pastinya begitu walaupun belum ada kata berkencan diantara kami , tapi Ji-bin sendiri Chun-seok? harusnya dia tau lebih dulu jika kita ingin melamar mereka "jawab Rey.


"hmm iya sih kamu benar, nanti deh aku kasih tau sama dia , bukannya apa apa Rey tapi jika itu Ji-bin aku ingin sekali menjodohkan nya dengan Ye-jin, kamu setuju juga kan ?? "tanya Chun-seok.


"Ya setuju juga , Senja juga bilang begitu , mereka akan memikirkan caranya , ah iya aku akan pergi ke bandara sendiri , kasih tau Senja ya aku pergi soalnya dia aja yang belum tau aku akan pergi sore nanti "Ucap Rey .


"ya ada apa denganmu ?? seharusnya dia yang pertama tau bukan kami , kamu sendiri aja yang bilang "jawab Chun-seok.


"Kamu aja , ya udah kalau gitu aku pergi duluan , aku mau pamitan sama mamah kamu , paman Do Hyun, bibi Hyo jin, aku pergi ya bye ...."ucap Rye .


Rey pun pergi dengan mobil Chun-seok sedangkan Chun-seok pergi ke kantornya memakai mobil Ji-ah , sesampainya di tempat mamah Chun-seok Rey langsung masuk dan berbincang dengannya .


"Mau pulang Rey ??"ucap mamah Chun-seok sambil memberikan minuman pada Rey .


"ah iya bibi ,bibi tau aja "jawab Rey sambil meminum minuman yang diberikan oleh mamah Chun-seok.


"Jadi bagaimana dengan Senja ?? bukannya seharusnya kamu mengajaknya berkencan?? bibi tau kamu suka sama Senja "ucap mamah Chun-seok.


"uhuk ...uhuk ... oh astaga bibi ?? bagaimana bisa bibi tau ??"tanya Rye terkejut dengan mamah Chun-seok karena tau segalanya.


"bibi tau semuanya begitu juga dengan Ji-ah dan Chun-seok, hubungan diantara mereka saja bibi tau walaupun tanpa diberi tahu sama mereka "ucap mamah Chun-seok.


"Ah gitu ya bibi, aku akan langsung melamar Senja nantinya tidak usah pacaran berlama lama langsung ke pernikahan aja , gimana menurut bibi ??"tanya Rey .


"Itu bagus sekali ..."


Beberapa saat kemudian setelah selesai dari rumah mamah Chun-seok, Rey pun berangkat ke rumah orangtuanya Senja dan berbincang dengan mereka layaknya seperti bak calon mantu beneran di keluarga mereka .


"Jadi kamu akan pulang Rey ??"tanya ayah Senja .


"Kalau begitu hati hati pulangnya , tadi kamu bilang agak lama , kenapa ??"tanya ayah senja.


"Oh itu karena pekerjaan ku paman , beberapa bulan kedepannya mungkin akan lebih sibuk jadi belum ada waktu untuk bersama mereka "jawab Rey .


"Lain kali bawa orangtuamu sekalian kesini , jangan kamu saja bawa orangtuamu ke Korea bertemu dengan semua sahabat mu dan juga orangtua semua sahabat mu , kita selalu tiap bertemu tidak pernah bertemu dengan orangtuamu , lain kali bawa ya "ucap mamah Hyo jin.


"Iya bibi tenang saja , kalau begitu Rye pulang ya paman bibi , Ha-joon assalamualaikum..."ucap Rey .


"Waalaikumussalam...."


Rey pun pulang ke rumah Chun-seok untuk bersiap siap pulang , membersihkan semua barang barangnya dan segera berangkat ke bandara , setelah selesai dengan semuanya segera Rey menuju ke Bandara menggunakan taxi karena dia akan pulang sendiri tanpa semua sahabat nya agar Senja tidak tau bahwa Rey akan pulang ke Indonesia sore ini .


Di Coffee shop ji-ah


Senja baru tiba dan langsung duduk mengambil kursi dekat dengan jendela sedangkan Ji-ah datang dengan coffee yang ada di genggaman nya untuk Senja dan segera duduk di dekatnya sambil berkata "Coffee...."ucapnya sambil memberikan coffee tersebut pada Senja .


"thanks ...."jawab Senja .


"Oh iya sayang banget ya Rey pulang hari ini , padahal ulangtahun aku dekat , seharusnya dia pulang setelah pesat ulangtahun ku bukan?? mana Rey bilang dia bakalan lama untuk datang kesini , bisa sampai beberapa bulan atau bisa saja setahunan , Sayang banget kan ?? aku gak ngerti lagi dengan dia "ucap Ji-ah sampai lupa apa yang dia katakan di depan Senja .


"Apa kamu bilang??"tanya Senja terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Ji-ah.


Ji-ah pun baru teringat kemudian menjawab "ah itu ... maafkan aku Senja astaga harusnya jangan ku katakan "jawab Ji-ah.


"Kapan Rey berangkat??"tanya Senja .


"Sore ini dan mungkin udah di bandara"jawab Ji-ah.


"Hai Senja ...."


Senja pun langsung berlari menuju mobilnya sampai tidak melihat Chun-seok dan yang baru tiba di sana , Senja pun melaju ke Bandara sendiri , saat di jalan pun masih banyak rintangan yang dia hadapi mulai dari kemacetan dan lai lainnya , sesampainya di Bandara Senja langsung masuk kedalam dan mencari Rey kesana kemari seperti orang gila , dirinya pun sampai bingung kemana arahnya yang membuat dirinya lelah dan akhirnya duduk di lantai bahkan menundukkan kepalanya.


Kemudian seseorang mendekatinya kemudian menepuk pundak nya sambil berkata "Ngapain kesini ??"tanyanya yang membuat Senja langsung menoleh dan melihat , ternyata orang itu adalah Rey seketika senyum Senja kembali setelah melihat Rey .


Senja pun memeluknya erat kemudian memukul nya "Ngapain pergi begitu aja , kamu pilih kasih atau gimana ... kamu kasih tau sama mereka sedangkan aku enggak ?? hah... kamu jahat tau gak sih ..."ucap Senja .


Rey pun langsung menghentikan nya kemudian memegang tangan lalu memeluknya kembali sambil berkata "Maaf .... tapi aku gak mau kamu tau aku pulang , aku pulang dan pastinya akan kembali nanti tenang saja , aku hanya sebentar saja , aku pulang untuk kembali , jadi tunggu aku ..."ucap Rey .


"kamu bohong ... Ji-ah bilang kamu akan lama disana "ucap Senja .


Rey pun melepas pelukannya kemudian menatap dalam Senja sambil berkata"Senja .... aku akan bekerja lebih keras lagi dan kembali untuk melamar mu , aku akan kembali untuk melamar mu , aku tidak akan mengajakmu berkencan aku akan langsung menikahi mu , sungguh ...."ucap Rey .


Seketika Senja langsung berdebar , matanya menatap ke arah Rey dan melihat senyum indah yang terpancar di wajah Rey , Senja tidak bisa berkata kata dan hanya bisa menatap Rey dengan diam .