
Malam Hari
Senja duduk di sebelah ayahnya sambil menikmati malam yang indah , Senja berkata "Maaf ayah ..." ucapnya yang membuat ayahnya bertanya tanya kenapa putrinya meminta maaf padanya .
"Ada masalah Senja ?? kenapa meminta maaf pada ayah "ucap ayah .
"Aku bilang sama ayah untuk lebih dekat lagi dengan ayah , berjalan pagi bersama sama tapi aku menjauh lagi sebab pekerjaan, aku putri yang kurang baik ayah "jawab Senja sambil menundukkan kepala nya .
Ayah memeluknya sambil berkata "Ayah sayang sama Senja , Senja sudah melakukan semuanya yang membuat ayah bahagia , Senja bukan putri yang buruk dia putri yang baik sekali , sudahlah ...."jawab ayah senja .
Senja pun menegakkan kepalanya lagi dan bersandar pada bahu ayahnya "Lihatlah langitnya indah bukan ??"ucap ayah .
"Langit korea memang indah , tapi jarang terlihat bintang disini "jawab Senja .
"tidak seperti Indonesia bukan ?? disana lebih banyak bintang , apa kamu merindukan tempat lahirmu ??"tanya ayah .
"Tidak , karena semua yang disana sudah berlalu , aku lebih fokus pada masa depanku "jawab Senja .
Ayah senja tersenyum kemudian berkata "Kamu menyukai seseorang Senja ??"tanya ayah yang membuat Senja menoleh pada ayahnya .
"Bukan Senja yang suka pada mereka yang suka sama Senja "jawab Senja .
"Mereka?? berarti bukan hanya satu orang , siapa saja orangnya apa ayah boleh tau ??"tanya Ayah Senja .
Senja berpikir kemudian berkata "hmm... Yang pertama ada Rey kedua Woojin yang ketiga ada Hyun Jae, Senja bingung harus ngapain ?? bagaimana kalau Senja memilih diantara mereka dan akhirnya mereka meninggalkan Senja , Senja juga takut ayah ..."ucap Senja .
"hey... mereka yang sayang padamu tidak akan begitu , cobalah bicara pada mereka semua jangan lupa percaya pada hatimu , tentukan pilihan mu melalui hatimu agar tidak menyesal , kamu pasti bisa memilih dengan benar "jawab Ayah .
"Tapi ayah ... kalau dari ayah mereka bertiga ada yang ayah suka gak ??"tanya Senja .
"Kalau menurut ayah sih , Ayah suka sama Rey karena mungkin ayah sudah lama mengenalnya tapi Hyun Jae juga baik karena ayah mengenalnya belum lama ini , kalau soal Woojin ayah tidak tau tentangnya tapi kakakmu bilang dia juga baik orangnya , menurut ayah begitu " jawab ayah .
"aaa.... ayah itu bukan pilihan , malah tambah pusing ayah ... ihhh "ucap Senja merengek .
Ayah Senja tertawa kemudian memeluknya dengan erat sambil berkata" Senja pasti bisa pilih sendiri , jika senja pilih melalui hatimu semua akan berjalan dengan baik "ucap ayah .
Keesokan harinya Di Kantor K.J.Group .
"Hyun jae ...."panggil Rey .
Hyun Jae melihat Rey berjalan masuk kedalam kantor sambil mengumpat dalam hatinya "Dasar gila !! ngapain nih anak datang kesini "ucapnya .
Rey menghampirinya kemudian Hyun Jae pun berkata "kenapa ? apa urusanmu datang kesini ??"tanya Hyun jae dengan cetus .
"Aku ingin bersaing dengan mu secara sehat , aku tidak ingin mengganggu mu mengejar Senja tapi aku juga tidak akan menyerah"jawab Rey dengan senyuman andalannya .
"aihh dasar orang gila "gumam Hyun Jae.
"apa kamu bilang??"tanya Rey .
"hahhah ... enggak ada , aku bilang kamu tampan hari ini , kalau begitu saya permisi , bye ...."ucap Hyun jae kemudian pergi dari hadapan Rey .
Tidak lama kemudian Senja datang kemudian Rey menghampiri nya begitu juga dengan Hyun Jae menyadari kedatangan Senja langsung berbalik badan dan melihat Senja lalu menghampiri nya .
"Apa ini ? apa kalian habis berkelahi ??"tanya Senja sata keluar dari mobil dan melihat keduanya saling berbincang tadi .
"tidak , hanya berbicara dengan baik , oh iya kamu ..."
tiba tiba Rey berhenti berbicara karena melihat adanya mobil yang tidak asing , dan tepat berada di sebelah mobil Senja , saat orangnya keluar ternyata itu adalah Woojin .
Hyun Jae dan Rey pun berdiri bersebelahan sambil bergumam "dasar gila !!"ucap mereka sambil menatap satu sama lain .
Senja pun tersenyum dan menoleh melihat Woojin kemudian menjawab " oh kamu disini , kita mulai saja , oh iya kamu terima kemarin kan email yang aku kirim , kamu sudah memeriksanya"ucap Senja sambil berjalan bersama Woojin.
"oh iya sudah kita mulai saja "jawab Woojin kemudian menoleh kembali ke arah Hyun jae dan juga Rey sambil tersenyum lebar dan memberikan jempol kemudian membalikkan nya .
"aiss sial !! "ucap Rey .
"kamu mengenalnya??"tanya Hyun jae.
"saingan kita "jawab Rey .
"ini apa ?? maksudnya kamu bukan satu satunya sainganku , tapi dia juga "ucap Hyun jae.
"iya itu benar , namanya Woojin , dia sebelumnya jadi atasan Senja waktu dulu , juga ... mereka dekat waktu kuliah dulu "jawab Rey sambil berjalan masuk kedalam kantor .
"jadi ... mereka juga dekat ?? apa ini , ah gak seru jadinya kalau saingan kita banyak , Kuta harus bekerja sama "jawab Hyun jae sambil memegang tangan Rey .
Rey pun kaget dan langsung menepis tangan Hyun Jae sambil berkata "Ini apaan ?? ngapain kita harus kerja sama , kita harus bersaing juga , dia juga akan bersaing bersama kita "ucap nya dengan lantang .
"tapi .... bukannya kamu punya perusahaan di Indonesia?? kenapa masih sibuk disini "ucap Hyun jae.
"aku tidak mau Senja dekat dengan yang lain , perusahaan nomor dua Senja nomor satu , lah ngapain juga aku bilang padamu , kita kan saingan , dasar ...."jawab Rey kemudian pergi dari kantor menuju suatu tempat .
"Mau kemana ??"tanya Hyun jae dengan suara keras .
"Bukan urusan mu !!"sahut Rey.
"Dia juga sangat mencintai Senja , aku mungkin akan kalah dengannya "gumam Hyun jae.
Di Dalam Ruangan Senja
"Apa kamu harus melakukannya? aku sungguh tidak mau Senja , aku sudah menyerah padamu setidaknya aku bebas darimu "ucap Woojin.
"Woojin maaf .... tapi aku tau kamu belum menyerah atas aku , kamu masih mencintai ku bukan ?? aku hanya ingin kalian berdamai semuanya , aku gak mau ada yang terluka di antara kalian , kamu pasti mencoba cara lain kan Woojin??"tanya Senja .
"maafkan aku ... aku tidak mengira kamu masih tau jika aku belum menyerah padamu , maafkan aku .... sesuai yang kamu bilang aku akan bertemu dengan mereka dan bilang semuanya "ucap Woojin .
"Woojin.... mari jangan membahas tentang hal pribadi di kantor "ucap Senja .
"Baiklah ... jika masih ada yang kamu inginkan jangan sungkan bicara padaku , aku akan pergi sekarang"ucap Woojin kemudian beranjak dari tempat duduk nya.
"Baiklah hati hati di jalan ..." ucap Senja kemudian mengikuti nya sampai luar ruangan .
"gak usah antar , sampai disini saja "ucap Woojin sambil tersenyum.
"baiklah "jawab Senja .
Woojin pun berjalan ke luar kantor di tengah tengah perjalanan keluar Woojin di halangi oleh Hyun Jae sambil berkata"Aku perlu bicara denganmu "ucapnya dengan tatapan sinis.
"Bicara besok di tempat ini "jawab Woojin sambil memberikan sebuah alamat pada Hyun Jae , Woojin pun berjalan keluar kantor dan mendapati Rey di dekat mobil Woojin.
"Mau ngapain kesini ??"tanya Rey .
"Bicara besok saja , ini tempatnya , aku akan menunggu kalian "ucap Woojin sambil memberikan sebuah alamat pada Rey kemudian bergegas pergi dari kantor itu .
"Apa ini ?? apa sebenarnya yang diinginkan oleh laki laki itu ??"gumam Rey .