5 Bubble Pals

5 Bubble Pals
Bab 28 . Lulus



Setelah acara selesai Senja dan ayahnya pulang , di rumah ayah senja dan senja berbicara .


"Ayah ingin mengatakan sesuatu padamu tapi jangan marah dengan ayah , boleh ??"tanya ayah .


"tanya apa ayah , kayak ayah mau nikah aja sampai seserius itu "Ejek Senja.


"ya iya ... emang iya ..."jawab ayah senja.


"Apa ?? ayah mau nikah ?? dengan siapa ??"ucap senja kaget .


"Seseorang... ayah akan kenalkan padamu besok malam , ayah sudah mengatakan padanya kalau ayah punya putra dan putri tapi ayah hanya tinggal dengan putri ayah "ucap ayah senja.


"Tapi ayah .... apa dia setuju dengan apa yang ayah katakan ..."ucap senja ragu .


"ya ... dia setuju ... tinggal restu putri ayah sekarang..."ucap ayah senja.


"Kenapa aku harus melarang kebahagiaan ayahku ... ibu saja sudah menikah kenapa ayah tidak ?? iya kan ayah ..."jawab senja sambil tersenyum menatap ayahnya .


Keesokan harinya pada malam hari


"Kenapa ayah yang gugup sih harusnya aku dong , kan aku mau ketemu calon mamah baruku "ucap Senja.


"gak tau ini makin gak jelas sih ,huh.."jawab ayah senja .


Senja memakaikan jaket pada ayahnya lalu berkata" Ayah kedinginan kan , aku gak papa malah kurang dingin "ucap Senja.


Ayah senja melepaskan jaket itu dan memasangkan kembali jaket itu pada senja .


"yang ada ayah jadi lemah jika ayah memakai jaket sedangkan putriku tidak ??"ucap ayah .


Senja tersenyum lalu dua orang pun tiba di dekat meja mereka .


"Loh kak Jihoon ... ibu ...??"ucap senja .


"Jadi ini maksudnya yang mamah maksud itu lelaki itu adalah ayah senja ... "ucap Jihoon kaget .


"Kalian semua saling kenal ??"ucap ayah senja .


"tapi paman ... kita bertemu kemarin bukan ?? di acara wisuda senja kan ?? jadi aku sama Senja akan jadi kakak adek beneran "ucap Jihoon.


"Kamu anggap senja adek kamu kan ?? kalau gitu bagus dong ?? kamu bisa menjaganya dari hari ini dan seterusnya"ucap mamah Jihoon.


"Baiklah jika begitu , aku senang jika kalian senang juga , iyakan senja "ucap Jihoon.


"Iya Kak Jihoon... aku juga suka kok , aku senang kalau ayah senang "jawab senja.


"hahahaha........"


Beberapa Minggu kemudian akhirnya Ayah senja pun menikah dengan mamah Jihoon, semuanya datang bersama dengan sahabat senja dan beberapa kenalan atau klien dari Jihoon.


"selamat atas pernikahan om dan Tante ..."ucap Ji-bin.


"seorang aktor menyempatkan diri untuk datang ke pernikahan ayah sahabat nya , itu sangat bagus "ucap ayah senja .


"tentunya om , senja sahabat ku mana mungkin tidak datang harus datang dong ??"ucap Ji-bin.


"iya terima kasih ."


"Selamat atas pernikahan kalian om Tante..."ucap ji-ah.


"hai om Tante selamat atas pernikahan kalian..."ucap Rey dan Chun-seok.


Senja dan Jihoon pun datang .


"Ayah ... selamat atas pernikahan mu aku senang sekali..."ucap Senja sambil memeluk ayahnya .


"Selamat atas pernikahan mamah dan juga papah aku harap kalian akan hidup bersama selamanya... "ucap Jihoon.


"Berbahagialah mamah dan juga ayah ...."ucap senja .


"makasih sayang ..."ucap mamah dan papah .


Senja menghampiri sahabat nya dan bergabung dengan mereka .


"mereka cocok sekali , aku pikir kak Jihoon suka sama kamu "ucap Chun-seok.


"bukan Chun-seok... kak jihoon udah aku anggap kakak kandung sendiri begitu juga sebaliknya..."jawab senja.


"benarkah??"ucap Rey sambil tersenyum.


"Ji-bin sepertinya kamu banyak Job ya soalnya drama di borong sama kamu semua ..."ucap ji-ah.


"hmm ...Iyah ... tunggu terus bulan selanjutnya Rey lulus kan mau wisuda kan ??"tanya Ji-bin.


"lah iya ... terus kamu kapan Chun-seok??"tanya Senja .


"aelah gimana mau lulus Lo aja begitu ..."ucap Ji-bin.


Selesai acara sekarang senja dan ayahnya tinggal di rumah Jihoon yang lumayan besar .


"ini rumah kak Jihoon yang sekarang??"tanya senja .


"iya dong dan sekarang bukan rumah kakak lagi tapi rumah kita semua "jawab Jihoon.


"Iya Senja kamar kamu yang di sana , kamar kakak kamu sebelah nya dan kamar mamah dan papah di bawah yang ini "ucap mamah Jihoon atau mamah Hyo Jin .


Senja melihat kamar barunya dan merasa tenang bahwa sekarang rumah mereka bukan kontrakan lagi melainkan rumah sendiri .


"Papah akan tetap bekerja di perusahaan papahnya Ji-bin, biar ada tambahan walaupun sedikit kan papah harus yang ini memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari "ucap papah Anhar .


"Papah ... apa papah bisa pindah kerja ke tempat mamah saja temani mamah di restoran , Senja bilang masakan papah enak jadi mungkin bisa jadi tambahan menu untuk restoran kita "ucap Jihoon.


"iya ... mamah juga setuju kalau soal itu "ucap mamah Hyo jin.


"Boleh deh , benar juga ya tapi papah butuh belajar lagi soalnya papah udah lama gak masak banyak "ucap papah Anhar .


"iya ...."


"hahahaha ...."


Pagi harinya


"Selamat pagi ...."ucap mamah Hyo jin.


"Pagi mah ..."jawab semuanya.


"Senja kapan masuk kerja ...." tanya papah .


"Besok pah , mamah ... apa papah jadi di restoran sebagai koki nya "tanya senja .


"Jadi dong , nanti ikut mamah ke restoran , kamu mau ikut gak ??"ucap mamah Hyo jin.


"gak mah ... udah janji sama kak Jihoon ikut dia ke kantor ..."jawab senja.


"Ya udah kalau begitu ..."ucap mamah Hyo jin.


Skip di kantor Jihoon.


Memasuki kantor


"Selamat pagi pak..."


"iya selamat pagi"


"pagi pak ...."


"Selamat pagi..."


memasuki ruangan Jihoon


"Pak , hari ini gak ada jadwal apapun cuma tandatangani berkas aja pak , saya sudah meletakkannya di atas meja bapak silahkan di cek pak "ucap sekretaris Jihoon.


"Baiklah ... kembali bekerja ..."jawab Jihoon.


"Kak jihoon.... kantor mu besar juga , aku akan bekerja lebih dulu dapatkan uang dan bangun perusahaan sendiri nanti "ucap Senja .


"Mulai sekarang aja , aku bantu dengan uangku "ucap Jihoon.


"ah enggak deh , aku maunya mandiri ..."ucap Senja .


"Kamu ini ...."ucap Jihoon.


Jihoon bekerja disana sedangkan Senja tidak tahu harus apa yang akhirnya mondar mandir di sebelah Jihoon hingga tertidur di sofa . Jihoon yang melihat itu tersenyum lalu berdiri dan menyelimuti Senja dengan jas miliknya lalu kembali bekerja .


Membuka pintu lalu berkata "Bos ... seseorang ingin membeli..."


"sttt.... diam ... adek saya tertidur...Diluar saja ... nanti saya datang ..."ucap Jihoon.


"Baiklah pak , saya pergi ke luar ya pak ??"ucap sekretaris Jihoon dengan pelan .


Jihoon pergi keluar dan membicarakan tentang bisnis mereka disana .


"maaf ya jadi seperti ini , adek saya tertidur baru saja , saya tidak ingin membangunkannya..."ucap Jihoon.


"Iya pak saya mengerti , baiklah saya pamit ya ke ruangan saya ya pak ..."ucap sekretaris Jihoon.


"Oke baiklah , silahkan pergi ..."ucap Jihoon.