5 Bubble Pals

5 Bubble Pals
Episode 68 . Jalan Kita



...Pagi Hari...


Senja bangun pagi dan langsung pergi lagi ke kantor , hari ini Senja bangun agak kesiangan karena tau dirinya tidak terlalu sibuk hari ini , Senja melangkah keluar rumah dan melihat 3 mobil berjejer di luar pagar rumahnya Senja pun keluar dan melihat 3 orang yang begitu kerena dan itu adalah Rey , Chun-seok dan juga Ji-ah.


Ji-ah berada di depan dan berkata "Senja mari kita pergi ...."teriak Ji-ah yang membuat Senja keluar dan menyetir mobil nya sendiri .


Senja pun memulai obrolan telepon dengan mereka dan berkata "Kita kemana??"tanya Senja .


Mereka semua menjawab " ke rumah Ji-bin."


Mereka semua pun pergi ke rumah Ji-bin, setelah beberapa saat perjalanan mereka sampai di rumah Ji-bin, mereka pun masuk serta membawa semua makanan di tangan mereka masing masing .


"ting .... tong....."


Senja membunyikan bel dan Ji-bin pun keluar , Chun-seok pun berkata"Yah .... wajah kusam sangat aktor hebat kita aslinya seperti ini ya "ucapnya dengan suara yang berat.


"Apaan ??"jawab Ji-bin.


Ji-ah pun langsung membuka pintu apartemen Ji-bin sambil berkata"Halo Ji-bin, aku masuk ya ... oh iya kami bawa makanan , ini dia ??"ucapnya sambil menerobos masuk kesana kemari di dalam apartemen Ji-bin.


Semuanya pun masuk , Chun-seok berkata "Apa kamu minum semalam ? kenapa banyak sekali disini ??"tanya Chun-seok melihat 19 btl minuman beralkohol di meja Ji-bin.


"aku hanya minum 2 sampe 3 btl yang lainnya managerku "ucap Ji-bin.


"Benarkah ??"tanya Senja .


"hei , tenang aja , aku gak kuat minum kalian tau itu kan ? "ucap Ji-bin.


Senja pun bergegas ke dapur dan membuatkan sup pengar untuknya , sedangkan yang lainnya duduk di sofa tepat di depan televisi Ji-bin.


"Kalian bawa makanan apa ??"tanya Ji-bin sambil merombak makanan makanan yang di bawa oleh mereka .


Saat ingin memakan makanan itu Ji-ah menghentikan nya sambil berkata "Jangan makan dulu , tunggu Senja !! dia sedang memasak sup pengar untukmu "ucap nya .


"Baiklah ,baiklah "jawab Ji-bin .


Chun-seok berdiri kemudian mencari suatu barang yang mungkin ada di rumah Ji-bin bahkan sampai mencarinya di kamar Ji-bin , tetapi dia tidak menemukan nya sampai akhirnya Ji-bin berdiri dan diikuti oleh semuanya , Ji-bin membuka pintu kamarnya diikuti Oleh yang lainnya , kemudian mereka berkata "Apa yang kamu cari ??"


Chun-seok kaget repleks menoleh kemudian menjawab " Cari gitar , kamu punya kan ?? sudah lama kita tidak bermain gitar ?"ucap Chun-seok.


Ji-bin tersenyum kemudian pergi ke arah lemarinya kemudian membuka dan mengambil gitar yang dia simpan disana"Nih gitarnya ...."ucap Ji-bin.


Mereka pun membawa gitar itu ke depan dan Senja pun selesai dengan pekerjaan nya dan memberinya pada Ji-bin "Lain kali jangan minum , minum satu botol aja cukup jangan lebih "ucap Senja .


Ji-bin mengangguk dan berkata"hmm ... baiklah "jawabnya .


Senja melihat gitar di samping Chun-seok kemudian berkata " kalian bisa bernyanyi pakai gitar , aku tidak pernah melihat itu "ucap Senja .


"apa yang kalian ketahui tentang laki laki "ucap Ji-bin.


"ya , dasar gila , kemari kau "teriak Ji-ah kemudian memukul kepala Ji-bin yang tengah minum sup pengar nya.


"Baiklah , baiklah "jawab Senja .


Chun-seok mulai memainkan gitarnya menyanyikan lagu "I like me better "dari Lauv . Chun-seok menyanyikan lagu itu sambil melihat Ji-ah.


Selesai meminum sup pengarnya Ji-bin pun langsung merasa lega dan mulai makan makanan sambil menikmati lagu yang di bawakan oleh Chun-seok.


"Suara Chun-seok ternyata bagus juga ya "ucap Rey .


"Suaraku lebih bagus , hanya saja aku tidak mau hari ini , suaraku memburuk karena minum tadi malam "ucap Ji-bin.


"Alasan aja Lo !!"teriak Rey .


Senja request lagu untuk dinyanyikan dan lagunya adalah lagu yang berjudul "To good at goodbyes "dari Sam Smith.


Senja tersenyum mendengar lagu itu dan ikut bernyanyi juga , Rey pun menatap dalam Senja yang ikut bernyanyi itu dengan penuh cinta , rasa cinta Rey masih besar terhadap Senja , Senja belum memutuskan untuk memilih siapa yang akan di pilih nya untuk masuk kedalam hatinya , hatinya masih bimbang .


Ji-bin pun menatap semua sahabat nya dan tersenyum melihat mereka semua ikut bernyanyi, Ji-bin pun ingat rumahnya punya lampu berwarna yang menghidupkan suasana , Ji-bin pun mulai menutup semua pintu dan jendela rumahnya membuat mereka semua bingung .


Senja pun mulai berbicara "Ada apa Ji-bin"tanya Senja .


Ji-bin pun menjawab "lihatlah ??"ucapnya kemudian mematikan lampu dan menyalakan lampu lain yang membuat seluruh ruangan sangat indah dengan lampu lampu kedap kedip di langit langit ruangan .


Mereka pun tersenyum dan bahagia bersama , Senja duduk tepat di sebelah Ji-bin kemudian berbisik " Sejak kapan kamu mulai memakai hal seperti ini ??"tanya Senja .


"Sejak kejadian itu , aku ingin menikmati hal ini tanpa memikirkan apapun , melupakan hari berat dan melakukan hari baik selanjutnya" jawab Ji-bin.


"Anak pintar ..."ucap Senja sambil mengelus rambut Ji-bin.


...Beberapa jam kemudian ...


Tidak terasa waktu sudah mulai malam saja dan mereka bahkan tidak sadar akan hal itu , dan hari ini mereka bahkan tidak bekerja dan tidak memberitahu pada siapapun tentang itu , membuat semua orang panik dan bahkan menelpon pada saat itu juga .


Senja mendapatkan telepon dari Jisoo dan juga beberapa panggilan dari Hyun Jae juga , Senja pun pergi dan mengangkat nya , begitu juga yang lain mendapatkan telepon dan mengangkat nya . setelah menelpon mereka pun kembali ketempat mereka yang tadi .


"apa sudah malam hari, Woah itu tidak terasa sama sekali "ucap Ji-ah.


"Benar banget , sampai malam kita disini , Woah astaga ...."ucap Chun-seok yang baru datang dan duduk disebelah mereka .


"Iya nih , kita nginap disini aja sekalian "ucap Rey .


"Gak ada , gak ada , besok aku ada syuting , yang ada aku makin telat kalau kalian disini "ucap Ji-bin.


Mereka semua tertawa, dan pada akhirnya mereka pun pulang dengan senyuman hangat yang tertera di wajah mereka , Senja pulang , sedangkan Rey juga pulang ke rumah Chun-seok, Chun-seok masih ingin pergi dengan Ji-ah dan memutuskan untuk mengantar Ji-ah terlebih dahulu lalu pergi lagi untuk ngedate.


Di Dalam mobil Rey


Rey tersenyum senyum sendiri mengingat Senja yang bernyanyi tadi dan senyuman yang terpancar di wajah nya masih terngiang-ngiang di dalam otak Rey , Rey berkata "Sial ... kenapa Senja sangat cantik hari ini "ucapnya sambil tersenyum sumringah sekali .