
"Woah.... apa ini ??"tanya Ji-bin.
"heheheh ... itu gunanya baju pendek kalian ..."ucap senja sambil tertawa.
mereka pun masuk kedalam air itu perlahan dan bersama sama dibantu oleh ayah senja .
"hati hati awas jatuh ...."ucap ayah senja .
Berjalan bersama melewati air itu dan akhirnya selesai dan mereka pun mencari tempat baik untuk memancing bersama menggunakan alat pancing sederhana . Setelah beberapa saat kemudian.....
"woah ... aku dapat "teriak Chun-seok.
"benarkah??"jawab ayah senja .
Setelah memancing ikan beberapa saat akhirnya mereka pergi ke sungai bermain air dan ayah senja masih melanjutkan memancing nya.
"airnya dalam ya ..."ucap ji-ah.
"menurut kamu aja yang dalam sebenarnya enggak kok ??"jawab Ji-bin.
"sini coba aja masuk ... kamu kan pintar berenang.."ucap Rey .
"hey jangan lah ini beda konsepnya sama yang airnya diam "ucap Chun-seok.
"sebelah sini saja ??"ucap Senja.
mereka pun bermain air sampai puas dan setelah itu kembali kedalam tempat teduh di sekitar persawahan milik keluarga Senja.
"puas ya mainnya sampai lupa pulang ??"ucap mamah senja .
"hehehe iya Tante ..."jawab mereka .
"ya udah sini kita bakar dulu ikannya , senja ...masukkan ke sana dulu ini , ayah udah buat bumbunya "ucap ayah senja.
"oke ayah ..."jawab senja .
Setelah itu mereka pun membakar ikannya dan merebus mie yang sudah dibawa tadi oleh senja dari rumah . setelah makanan selesai mereka pun makan bersama di bawah tempat itu ... ditemani oleh angin sepoi-sepoi dan suara burung berkicau dan air yang mengalir yang membuat suasana dunia persawahan itu indah dan nikmat .
Setelah selesai makan dan waktu juga sudah menjelang sore akhirnya mereka semua pulang ke rumah untuk beristirahat setelah bermain dan bersenang-senang senang di area persawahan.
Malam harinya
Di depan rumah senja , ayah senja sedang duduk dan minum kopi di sana .Senja menghampiri ayahnya lalu berbincang dengannya .
"Ayah.... aku tahu kenapa nenek menghindari ku ??"ucap senja .
Ayah senja menatap senja ....
"Nenek tidak mau menemui ku karena kecewa bukan dengan pilihanku ?? bukankah itu jelas ... ayah ... Senja udah besar jadi sudah mengerti semuanya , tidak perlu bersedih ayah , aku akan mencapai impianku dan membuat ayah dan ibu bahagia nanti "ucap senja sambil tersenyum kepada ayahnya .
"Kamu tau ... senja adalah putri ayah yang paling ayah sayangi karena hal itu membuatmu bekerja sekeras ini bukan ?? ayah selalu berdoa tiap malam tiap hari dan setiap saat untuk keberhasilan mu , kalau kamu sampai kuliah disana nanti , ayah janji wisuda mu nanti ayah datang bersama ibumu dan jika bisa adik dan kakakmu juga ikut , makanya ayah bekerja sekuat ini untuk cari uang agar bisa nanti kesana "ucap ayah senja.
"Ayah...."ucap Senja sambil menatap dan memeluk ayahnya.
"Kamu tumbuh dengan baik sayang , ayah bangga padamu , ayah minta maaf jika berharap banyak pada Senja..."ucap ayah .
Senja melepaskan pelukannya dan berkata " ayah jangan minta maaf , oh iya ayah , ayah bisa lihat sendiri bukan ?? teman teman senja baik dan sayang sama senja jadi gak usah khawatirkan senja , khawatirkan saja diri ayah jaga kesehatan dan istirahat nya juga harus cukup."
Senja dan ayah senja masuk kedalam dan ikut bercanda di dalam rumah yang penuh kebahagiaan itu .
Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat dan akhirnya mereka pun pulang ke rumah Rey di jakarta.tiba tiba nenek , kakek , paman dan bibi senja sudah pulang ke rumah mereka disaat senja ingin melangkahkan kakinya ingin masuk kedalam mobil milik keluarga Rey .
"itu nenek bukan ayah ??"tanya senja .
"Iya ... pergilah beri salam sebelum pergi , tapi ... sendirian aja mereka gak usah ikut "ucap ayah senja.
"Baiklah ayah ..."jawab senja dan melangkah ke rumah neneknya .
"nenek ... kakek... aku pulang .." ucapnya .
"Oh udah pulang kamu , gak berisi kan ??"jawab bibi senja .
Senja terdiam sesaat lalu ayah senja datang dan berkata"setidaknya jaga omongan kamu di depan putri saya , itu bukan hal yang sewajarnya kamu bicarakan bukan ??"
"gak papa ayah senja hanya ingin menyapa sebelum pulang itu saja ??"ucap senja .
"kalian dengar itu hanya ingin menyapa , jangan kira anak saya di luar sana berbuat macam macam , saya diam selama ini jika kalian bilang mungkin anak saya bergaul dengan anak anak yang brengsek tetapi lihat anak anak disana , selama anda semua pergi anak saya dan mereka semua bahkan membantu kami di kebun , di sawah bahkan di rumah tidak pernah mengecewakan kami , itu yang dinamakan brengsek"ucap ayah senja dengan nada tinggi dan dilihat oleh banyak orang .
"ahhh keluarga kalian memang tidak ada yang benar , mungkin memang benar dia belajar di Korea tapi mungkin saja dia kerja di sini nanti "ucap bibi senja .
"Akan senja usahakan agar senja bisa bawa uang yang banyak untuk ayah dan ibu Tampa harus minta tolong pada kalian , apa selama ini senja meminta bantuan kalian ,?? tidak bukan ?? maaf sebelumnya tapi kami akan pergi , ayo ayah kita pergi dari sini saja ??"ucap senja sambil menarik tangan ayahnya pergi dari tempat itu .
Di dekat mobil
"Apa yang mereka katakan pada senja , kenapa ayah senja kelihatan marah ??"tanya Chun-seok pada Rey .
"Mereka bicara aneh tentang senja , makanya ayah senja marah besar , memang keluarga ini kayaknya masalah nya lebih berat daripada keluarga Chun-seok"jawab Rey .
"memangnya masalah keluarga Chun-seok apa ??"tanya Ji-bin.
"ayah dan mamah nya kan sering berantem , kita kira itu serius ternyata ada yang lebih serius lagi ??"ucap ji-ah.
Senja dan ayah senja datang, senja pun berangkat bersama yang lainnya .
"maaf sayang kamu harus dengar itu .."ucap ayah senja.
"tidak apa ayah , aku pergi ya ... ibu senja pergi ya ... jaga kesehatan"ucap senja .
"bye bye om ... Tante ..." ucap mereka .
Mereka pun berangkat bersama, sepanjang jalan senja hanya terdiam dan tidak bersuara disaat semuanya ingin bercanda tidak bisa karena Senja .
"Senja ... kalau mau menangis menangis saja jangan di tahan , aku tahu kamu sedih walaupun kami gak tau apa masalah mu , tapi kamu masih punya kami "ucap Chun-seok.
"Huaaaa....huaaaa.a.....a...a.a..hiks...hiks....s..s.s..s.s."
Senja meluapkan rasa sedihnya karena hal tadi , mereka pun menenangkan Senja dengan baik dan juga menepuk pundaknya untuk tetap tenang . setelah beberapa saat kemudian akhirnya senja pun tertidur dan tenang di mobil .
"Rey bisakah kamu ambilkan vidio semua yang kira rekam aku akan mengedit nya "ucap ji-ah.
"Disaat seperti ini?? ya senja masih ini ??"ucap Ji-bin.
"apa kita harus sedih di belakang layar , sedih didepan layar ... enggak kan ?? kita harus bahagia agar senja juga bahagia , senja harus tau kita bisa bahagiakan dia , kita harus kasih semangat untuknya ..."jawab ji-ah.