
"Sepertinya dia suka padamu ??"tanya Chun-seok.
Senja kaget "hah ?? suka ?? padaku ?? ahh enggak mungkin kali lagian kami cuma teman kampus doang , jangan aneh aneh deh , oh iya kamu udah kuliah juga gak pernah pacaran, sekali aja pacaran sana ."
"Enggak deh , lagian siapa diantara kita yang udah pacaran , belum ada kan ?? "jawab Chun-seok.
"gak ada sih hehehehe...."
"Pulang yuk ....??"ucap Senja .
"Ya udah ayok ..."jawab Chun-seok.
Senja dan Chun-seok pun pulang ke rumah . Chun-seok bahkan mengantar senja pulang.
"aku baik baik saja , istirahat lah besok kamu kuliah kan ??aku juga akan pulang "ucap Chun-seok.
"baiklah ... aku pergi masuk ya jangan lupa makan yang teratur, nanti kalau mau berangkat ke London kami antar ya ... aku masuk bye Chun-seok..."ucap Senja dan melangkahkan kakinya masuk kedalam rumahnya .
Chun-seok tersenyum dan pergi dari rumah senja kemudian pulang ke rumahnya , sesampainya di rumah mamahnya Chun-seok langsung merebahkan tubuhnya di atas sofa sampai dia akhirnya tertidur disana .
Keesokan harinya
appa Chun-seok datang bersama seorang perempuan masuk kedalam rumah saat Chun-seok sedang membuat makanan untuk dirinya .
"tidak mengetuk pintu dulu , asal masuk saja "cetus Chun-seok.
"appa sudah mengetuknya tapi kamu tidak mendengar , makanya langsung masuk, appa bawa tamu kesini , berikan salam "ucap appa Chun-seok.
"Siapa appa ?? "tanya Chun-seok.
"Calon Mamah barumu , appa dan dia akan menikah sekitar 1 Minggu lagi , dan ya kamu harus tinggal di rumah bersama kami , appa akan jual rumah ini lalu ..."
"apa ??jual ?? seenaknya?? appa ... aku tidak akan pernah kembali ke rumah mu , dan iya perempuan ini tidak akan pernah aku panggil mamah , jadi kalian pergilah dari rumah ini, aku akan tinggal disini jadi jangan harap untuk menjual rumah ini "ucap Chun-seok sambil meletakkan makanan nya di atas meja dan makan sendiri .
"Apa kamu pikir kematian mamah mu adalah kesalahan ku ?? mamah kamu meninggal karena kecelakaan bukan karena appa ?? bukalah sedikit hatimu , appa menikah agar appa punya teman hidup , jika appa sakit siapa yang akan menjagaku "bentak appa Chun-seok.
"Appa.... appa menceraikan mamah sebelum kecelakaan ini , bagaimana bisa Appa mengatakan appa menikah dengan perempuan ini hanya ingin mempunyai teman hidup , waktu mamah masih ada apa mamah tidak bisa melakukan untukmu , bisa kan ?? aku tau mamah sibuk sangat sibuk tapi dia meluangkan waktunya untuk bisa memenuhi kebutuhan mu , jangan ajari aku seperti itu ... lebih baik kalian pergi dari rumah ini tinggal kan aku disini "ucap Chun-seok.
"appa mau bertanya satu hal lagi padamu , apa kamu ingin kuliah di London atau tinggal disini "tanya appa Chun-seok.
"Aku sudah memikirkannya dan soal itu aku bisa selesaikan dengan baik , sekarang pergilah dari rumah ini "ucap Chun-seok.
"Kita pergi kalau begitu ... jangan lupa datang di pernikahan appa nanti "ucap appa Chun-seok dan melangkah keluar dari rumah itu.
Di luar rumah
"Seharusnya dia tidak pernah tau mamahnya meninggal.."ucap appa Chun-seok.
"Sayang... seharusnya kamu tidak mengatakan hal itu pada putramu , dia juga pasti sangat kehilangan mamahnya , biarkan lah dulu , dan ... soal rumah sebaiknya jangan jual , biarkan Chun-seok tinggal di rumah mamahnya dia akan mandiri sendirinya dan pastinya tau dan mengerti juga nantinya "ucap calon mamah Chun-seok.
Akhirnya mereka meninggalkan Chun-seok dan membiarkan dirinya tinggal sendiri di rumah itu .
Di dalam rumah
"mamah .... maafkan aku , aku terlalu jauh darimu makanya tidak bisa menjagamu seharusnya jika appa tidak bisa menjagamu dengan baik aku yang harusnya menjaga mu , aku akan pindah ke rumah ini dan kuliah di Hanyang university ..."
Keesokan harinya
hari keberangkatan Chun-seok pun tiba dan senja bersama yang lainnya pun tiba di rumah Chun-seok untuk mengantar Chun-seok pergi ke London.
"Chun-seok......"teriak Rey .
"ih mulutnya ...."ucap ji-ah sambil memukul mulut Rey yang berteriak itu .
"hey ...hey ...hey jangan begitu ah , mari pergi sekarang...??"ucap Senja.
"ayo ..."
Sesampainya di Bandara
"Aku pergi , jangan nangis habis ini ya , bye guys ..."ucap Chun-seok sambil pergi dan melambaikan tangannya.
Setelah Chun-seok pergi tiba tiba saja...
"hiks....hiks...hiks...."
suara tangisnya ji-ah muncul di bandara menuju ke mobil mereka .
"ada apa ji-ah??"tanya Rey .
"hiks...hiks...ahhhhh....huaaaaa.... kenapa kita semua susah untuk bersama sama lagi ....Huaaaa.... aku kangen semua nya "ucap ji-ah dengan tangisan luas .
mereka masuk kedalam mobil dan melaju pergi pulang .
"bener sih , kita sudah ya untuk kumpul lagi , setelah lulus jarang banget buat konten lagi , apa kita bertemu dengan Ji-bin nanti buat konten aja ya , buat konten YouTube kita ... lagian udah lama tuh nganggur iya gak sih ??"ucap Rey .
"oke setuju..."jawab senja .
"iya kan ji-ah...??"tanya Rey .
"hiks....hiks ...hiks...iya setuju..." jawab ji-ah yang masih larut dalam tangisnya .
"hahahhaha....."
Rey dan Senja hanya bisa tertawa melihat tingkah ji-ah.
Sampai di rumah masing masing
Di rumah Ji-ah
"aku pulang ....??"ucap ji-ah.
"sudah pulang ... bagaimana dengan coffee shop mu yang baru itu ?? mamah bantu modal deh kalau begitu ??"ucap mamah senja .
"Itu aku bukanya setelah kepulangan Ji-bin dari militer mamah , jadi tunggu saja , soal modalnya bantu aku ya mamah .... aku sayang padamu mamah ... aku ke kamar ya ... bye bye ..."ucap ji-ah dan berlari ke arah kamarnya.
"iya ... dasar anak nakal "jawab mamah ji-ah.
Di depan rumah senja
"Senja ...."teriak Jihoon.
"Kak jihoon... ada apa ??"tanya nya .
Berjalan ke arah Senja "beberapa hari ini aku tidak melihat mu , kamu kemana ??"ucap Jihoon.
"Apa kak Jihoon mengkhawatirkan diriku??"ejek Senja .
"Iya dong ?? kan kamu adek kakak ?? kemana ??"tanya Jihoon.
"Mamah Chun-seok baru aja meninggal... kami menemaninya beberapa hari ini , tidak usah mengkhawatirkan diriku kak Jihoon ?? oh iya mamah kak Jihoon bagaimana??"tanya balik senja .
"Soal itu .... tak apa mamah bahkan lebih baik , sekarang mamah perlu pengobatan lagi untuk berjalan lagi , kamu sering sering lah melihat nya dia akan bahagia, kamu tau kan , dia sayang padamu bukan sayang padaku ??"jawab Jihoon.
"ahh benarkah?? "ucap Senja .
"Benar .... hm... iya kamu udah makan belum aku bawakan beberapa makanan , makanlah sebelum dingin "ucap Jihoon.
"hmm... makasih ya kak Jihoon..., aku akan masuk dan memakannya dengan baik , kak Jihoon sudah makan gak ??"tanya Senja .
"iya udah kok , masuklah dan makan aku akan pergi ya , bye bye senja ...." ucap Jihoon dan pergi dari rumah Senja .
Senja pun masuk kedalam rumah dan memakan makanan yang diberikan oleh Jihoon dengan baik .