
Keesokan harinya
Senja memberitahukan kepada yang lainnya untuk berangkat bersamanya , mereka pun berangkat menggunakan mobil milik Chun-seok, mereka berangkat menuju ke rumah kakaknya Senja yaitu kak jihoon. di tengah-tengah perjalanan mereka , mereka bertemu dengan Do jun sang mantan gebetan Ji-ah.
"Itu bukannya ...."
"Itu Do jun Senja , kamu gak salah lihat dia memang Do jun, rusak pemandangan aja , menepi lah Chun-seok , kita harus menyapa bukan ? dia juga teman satu sekolah kita dulu "ucap Ji-bin.
"hm.... baiklah !!"jawab Chun-seok kemudian menepikan mobilnya dan menemui Do jun.
Ji-bin keluar dari mobil duluan dan menyapa Do jun, Ji-bin berkata "Do jun, apa kabar ?? lama tidak bertemu ,kamu ngapain disini !!"tanya Ji-bin.
Senja dan yang lainnya ikut turun seketika mata Do jun menatap dan melihat Senja dan juga Ji-ah.
"apa kamu masih menyukaiku ??"tanya Do jun.
"ya si bodoh ini , kenapa berhenti !! harusnya kita pergi cepat ke tempat Kak jihoon, kenapa malah berhenti untuk melihat bedebah yang satu ini "teriak Ji-ah.
"Bedebah ?? ya Han Ji-ah, bisakah mulutmu sedikit lebih sopan padaku "jawab Ji-ah sambil menunjuk nunjuk pada Ji-ah.
Chun-seok langsung menarik dan memegang kuat tangan Do jun kemudian berkata "Kami hanya ingin menyapa pada teman sekolah kami , bukan ingin berdebat dengan mu "ucap Chun-seok dengan tegas .
"oke baiklah , aku hanya menunggu seseorang kenalan disini kami ingin membahas bisnis kami , pergilah jangan mengacau disini "ucap Do jun.
"oke ,oke baiklah kami akan pergi , mausi semua , lagian ngapain kita bicara sama bajingan gila sepertinya, kita berangkat aja yuk ??"ajak Ji-bin.
"Lagian kenapa situ yang sewot kan kamu yang ajak turun tadi , dasar bego "ucap Ji-ah.
"I'm sorry , oke !!"
Mereka pun melanjutkan perjalanan ke rumah Jihoon untuk melihat keponakan pertama mereka semua .
Sesampainya di tempat mereka masuk kedalam rumah dan membuat kerusuhan di sana.
Saat memasuki rumah Senja berteriak dan berlari ke arah keponakannya kemudian berkata "oh halo ?? ihh gemesnya ... pengen cubit pipi nya astaga ...."ucapnya .
Jihoon menjawab "Ya !! lepaskan tanganmu darinya , nanti pipinya lecet "ucapnya dengan tegas .
"oh astaga .... dia adikmu , biarkanlah , dia ingin menggendong ponakan nya apa salahnya , biarkanlah ...."ucap kakak ipar Senja yaitu Serana .
Senja tersenyum kemudian menjawab"Kak Serana yang terbaik , tuh kak Serana aja gak protes kok kamu protes sih "ucap Senja pada kakak nya Jihoon.
"iss anak ini "jawab Jihoon.
Ji-bin mendekat kemudian berkata "Namanya ...siapa ??"tanya Ji-bin.
Jihoon menjawab "Namanya ... Areum Park , bagaimana menurut kalian ??"ucap Jihoon.
"Areum ? nama yang bagus , kami paman dan bibi mu semuanya akan melakukan yang terbaik untukmu, jangan ragu minta apapun pada kami , Kak Serana kalau mau perlu apapun minta pada kami saja , kami akan membelinya apapun itu "ucap Chun-seok.
"Baiklah ,baiklah , tapi ...Rey kenapa tidak berbicara sama sekali disini "ucap Kak Serana yang membuat semua orang menatap Rey .
Seketika semua orang terdiam karena perkataan Ji-ah dan tidak berhenti menatap Rey , Rey pun tertawa sedikit kemudian berkata "ah itu .... Ji-ah cuma bercanda paman ,bibi ... astaga Ji-ah becanda mu keterlaluan"ucap Rey kemudian mencubit pinggang Ji-ah sedikit .
"Ah iya ... iya paman , iya bibi Ji-ah cuma bercanda kok "jawab Ji-ah gugup .
Ayah Senja dan mamah Senja tersenyum kemudian menjawab "Kalian udah besar dan umur kalian bukan muda lagi , kalian sudah sepantasnya menikah bukan ?? "
Senja dan yang lainnya pun tertawa kemudian Senja menjawab "Mah , ayah ... bukannya kamu tidak ingin menikah , tapi kami masih ingin meluangkan waktu bersama , mamah dan ayah juga tau kan kalau kamu masih banyak perjalanan mengelilingi dunia ini, lagian umur kami belum setua itu jodoh kami pasti menunggu kami "ucap Senja .
Mamah Hyo jin tersenyum kemudian menjawab " lah bukannya kamu sama Rey pacaran ya , kelihatan kok kalau kalian pacaran "ucap mamah Hyo jin.
Senja tertawa kemudian memegang pundak mamahnya sambil berkata " hahahaha ....Bukan , bukan mah , kami enggak pacaran kami cuma teman , jawaban apa sih itu , kita makan aja dulu yok ke ruang makan , ada makanan banyak iyakan mah ??"tanya Senja .
"ah iya kalian makanlah dulu , kalian pasti laper pergilah ke ruang makan "ucap mamah Senja .
Mereka pun pergi makan ke ruang makan , saat menuju ke sana Ji-ah pun menepuk pundak Rey dari belakang sambil berkata"Dapat lampu hijau gas terus sampai dapat "ucap Ji-ah sambil tersenyum.
"Ya Han ji-ah!! kemari kamu !!"ucap Rey sambil mengejar Ji-ah.
Skip Keesokan harinya
Mereka berencana pergi hari ini untuk pergi Ke Pulau Jeju , mereka berangkat tanpa di ketahui oleh penggemar Ji-bin, semuanya sangat menutupi akan hal itu , jika tidak para penggemar nya akan berbondong-bondong ke bandara dan menemui Ji-bin disana .
"Dan untungnya , tidak da seorang pun penggemar mu kesini dan sangat berterima kasih padamu Ji-bin "ucap Chun-seok sambil membungkuk padanya .
"Apa maksudmu ? apa kamu terbentur atau lupa ingatan ??"ucap Ji-bin.
"Ya !! aku hanya bercanda bodoh !! bisa bisanya ...."
Di saat mereka bertengkar Ji-ah menoleh ke suatu arah dan melihat seseorang yang tidak asing baginya kemudian berlari dan mendekati orang itu sambil berkata "Jaehyun Oppa , halo ??"ucapnya .
Jaehyun nct saat itu baru pulang dari Jepang bersama managernya, pada saat Ji-ah mendekati nya Jaehyun sedang menunggu Manager nya dari toilet.
"Han ji-ah"ucap Jaehyun terkejut .
Senja dan yang lainnya berlari dan mengejar Ji-ah kemudian bertemu Jaehyun disana .
"eoh ... kalian kenapa disini ??"tanya Jaehyun.
"Kami akan liburan ke Jeju hari ini , untungnya para penggemar Ji-bin tidak tau dia dan kami akan kesana , kalau tau bisa panjang urusannya , kamu bagaimana?? habis pulang dari mana ??"tanya Senja .
"Jepang, aku berangkat sendiri karena jadwal ku sendirian , aku sata ini sedang menunggu Hyung Manager dari toilet"ucap jaehyun.
"Baiklah kalau begitu , kalau begitu kami pergi sekarang, pesawat kami akan berangkat , kami permisi dulu "ucap Chun-seok.
"iya , baiklah ... jaga diri baik-baik "ucap Jaehyun.
"iya baiklah ."
Mereka pun pergi masuk kedalam pesawat dan beristirahat dengan tenang sebelum mendapatkan Panorama yang begitu indah dan bagus .