
Beberapa jam Di dalam ruangan Rey di rawat
Seorang perempuan membuka pintu ruangan Rey kemudian melihat banyak orang disana lalu berkata "Siapa kalian ??"tanya perempuan itu dengan wajah yang terheran .
Senja mendengarnya kemudian berdiri lalu menjawab " Apa kamu yang menemukan Rey ?? terima kasih sudah menyelematkan dia , dia sangat berharga untuk kami , terimakasih...."ucap Senja sambil memeluk perempuan itu disertai senyuman dari beberapa teman Rey juga .
Perempuan itu menepis pelukan dari Senja kemudian berkata "Ada apa dengan kalian , kalian mengganggu kami saja , dia bukan Rey , dia pacar saya bukan teman kalian , tolong menjauh darinya , saya ulangi menjauh dari pacar saya !!"jawabnya dengan teriakan .
Ji-ah pun mendekat kemudian menampar kuat pipi perempuan itu lalu berkata"Dia sahabat kami , kami tau siapa teman kami , kami sangat berterima kasih padamu karena menyelamatkan nya dan bukan berarti kamu bisa mengambilnya dari kami , kamu gak tau malu atau gimana ??"tanya Ji-ah dengan amarah nya yang meluas .
Senja menghentikan mereka kemudian menggeleng kepala nya pertanda jangan melakukannya yang membuat semua orang bertanya tanya , kemudian Senja pun mendekati perempuan itu lalu bertanya"Nama kamu siapa ?? maaf ya lancang sekali kami kesini , kami mengira dia teman kami , kalau begitu kami permisi ya ..."ucap Senja kemudian membawa mereka semua keluar dari ruangan itu hingga banyak pertanyaan yang muncul di kepala para sahabatnya.
Mereka semua pun keluar Ji-bin pun bertanya " ya ada apa denganmu Senja !! dia sahabat kita Rey dia butuh kita bukan perempuan itu "ucap Ji-bin melupakan amarahnya karena tidak bisa menahan emosinya.
Chun-seok pun berkata "ini rumah sakit jangan berteriak, Senja pasti punya alasannya "ucap Chun-seok sambil menoleh kearah Senja .
Senja pun berkata "Dia .... apa kalian tidak melihat wajah perempuan itu tadi , dia takut waktu Ji-ah menamparnya , kamu pasti merasakannya jika lebih detail melihatnya "ucap Senja dan menatap wajah Ji-ah.
"Jangan bilang kalau dia ...."
"iya itu benar "ucap seorang wanita yang datang secara tiba tiba lalu menghampiri mereka "Maaf bicara seperti kalian mengenalku , aku Lim Yu-ri , yang di dalam adalah adikku Lim Hye-ju , dia kehilangan pacarnya 2 tahun lalu dan berakhir seperti ini , maafkan dia ya , ah iya kalian pasti sahabat dari laki laki yang ada di dalam ya , maaf ya jika adikku mengganggu kalian "ucap Yu-ri.
"Oh jadi ...dia ...."~ Ji-ah.
"hm iya benar , kalian harus membawa laki laki itu dari tempat ini , aku akan mengurus sisanya , oh bentar deh bukannya kamu Ji-bin aktor itu , dan ini ah kalian 5 bubble pals, oh astaga aku bertemu kalian , jadi yang di dalam adalah .... salah satu dari 5 bubble pals??"tanya Yu-ri.
"oh itu benar sekali , apa kamu sering melihat kamu di sosial media atau dimana ??"tanya Ji-bin.
"Kalau aku sering pusing atau banyak pikiran saya pasti larinya ke YouTube kalian , itu sangat menyenangkan , oh iya satu lagi Sebenarnya Rey sudah bangun tadi malam dan berencana ingin menghubungi sahabat nya hanya saja dia melihat Hye-ju lalu mengurungkan niatnya aku yang menghubungi warga dekat pantai untuk melihat apa polisi atau seseorang sedang mencari orang hilang dan akhirnya menemukan polisi d a juga menemukan kalian tentunya , kalian bisa bawa Rey pulang malam ini , aku akan mengukur waktu agar Hye-ju tidak datang malam ini ke rumah sakit ini "ucap Yuri.
"terima kasih Yu-ri kami akan membalas kebaikan mu "ucap Senja .
"hmm baiklah "jawab Yu-ri .
Setelah kejadian itu malam itu juga mereka membawa Rey dalam keadaan masih tertidur karena bius yang diberikan padanya untuk menahan sakitnya karena proses pemindahan , mereka memindahkan nya ke rumah sakit terdekat dengan rumah Chun-seok.
Senja dan yang lainnya masih menunggu Rey terbangun , mereka tertidur disana dimana Senja berada di dekat ranjang Rey dan terlihat memegang tangan Rey dengan erat sedangkan Ji-ah tidur di sofa begitu juga Ji-bin dan juga Chun-seok tidur di sofa karena ruangan yang mereka pakai adalah ruangan vip jadi lebih luas dan juga lebih hangat ruangannya .
Rey terbangun dan melihat mereka semua berada di dekatnya kemudian tersenyum kemudian menatap tangannya yang sedang di pegang erat oleh Senja lalu tersenyum sambil berkata "Aku pasti membuat kamu khawatir, maafkan aku ....."ucapnya kemudian dengan perlahan mengusap rambut Senja .
perlahan Senja terbangun dan melihat Rey yang sudah terbangun kemudian langsung memeluknya dan menangis di pelukan Rey "hiks .... hiks ....hiks... aku kira kamu .... kamu .... "suara itu membuat Ji-ah dan yang lainnya terbangun dan melihat Rey.
Ji-ah langsung berdiri dan melihat Rey kemudian memeluknya juga "Ya!! kemana aja ...."ucap Ji-ah sambil menangis juga .
Chun-seok dan Ji-bin pun langsung tersenyum melihat tingkah laku Senja dan Ji-ah kemudian tersenyum ke arah Rey dan menatap nya dengan baik " baik baik saja bukan ??"tanya Chun-seok.
"hmm iya sepertinya ...."Jawab Rey .
Setelah beberapa saat kemudian,Senja dan yang lainnya bergantian untuk pulang , kali ini Chun-seok yang menemani Rey dan mereka berdua pun bercerita banyak .
Rey bertanya "apa saja yang aku lewatkan 2 bulan ini ??"tanya Rey pada Chun-seok.
"Kamu tau ... Senja sangat mengkhawatirkan mu , dia bahkan gak teratur makan nya , dia selalu menangis melihat mu di ruang kenangan , begitu juga orangtua mu "ucapnya .
"Mamah dan papah ... oh iya aku lupa mengabari mereka boleh aku pinjam ..."
"Itu ... kami sudah kabari dan keadaan mereka sudah membaik , Papah kamu kesini setelah mendengar kabar mu waktu itu , dan ikut mencari mu juga tapi karena kelelahan jadinya pulang ke Indonesia dan istirahat disana "jawab Chun-seok memotong pembicaraan Rey .
"Pasti mereka khawatir sekali padaku , bukannya Ji-bin juga syuting ya ..."tanya Rey .
"iya syuting tapi di hentikan sampai hari ini , besok dia akan mulai lagi syuting nya dia juga sudah berjanji "ucap Chun-seok.
"Semua karena ku "jawab Rey dan merasa menyesal dengan semuanya .
Chun-seok pun berkata"Senja sangat mencintai mu juga Rey , dia bahkan hampir kehilangan separuh nyawanya karena mencari mu seperti orang gila saja , dia bahkan hampir menyerah dengan hidupnya , aku , Ji-ah dan Ji-bin sangat berharap jika bertemu denganmu , kamu akan melamarnya nanti , aku harap kamu akan melamarnya dengan segera "ucap Chun-seok.
"Mungkin akan kulakukan setelah keluar dari rumah sakit ini , aku juga sepertinya membuatnya menunggu terlalu lama , itu sangat buruk bukan ??"tanya Rey .
"hmm iya , dan Rey .... terimakasih telah kembali dengan baik , aku senang melihat mu kembali "ucap Chun-seok lalu tersenyum lebar pada Rey , Rey juga membalas senyuman Chun-seok padanya.