5 Bubble Pals

5 Bubble Pals
Episode 69. Chun-seok dan Ji-ah



...1 Bulan Kemudian...


Semakin hari semakin berlalu , kini hubungan antara Chun-seok dan Ji-ah semakin serius , di dalam hubungan mereka , selalu berkelahi dan pada akhirnya bersama lagi karena dukungan dari sahabat sahabat mereka .malam ini mereka berjalan jalan bersama sama, Chun-seok mengajak Ji-ah pergi berjalan jalan bersama , sebab setelah dipikir pikir mereka tidak pernah ngedate bareng hanya menghabiskan waktu bersama sahabat mereka . hari itu Chun-seok menjemput Ji-ah ke rumahnya dan pergi menggunakan mobil miliknya .


Di Dalam mobil


Chun-seok menatap Ji-ah, Ji-ah juga merasakan hal itu hanya saja Ji-ah berkata "Ya , fokus lah menyetir bagaimana kalau sampai lewat jalur , fokus lah ..."ucap Ji-ah.


"Baiklah "jawab Chun-seok kemudian fokus kembali menyetir .


Chun-seok dan Ji-ah tiba di taman , mereka pun berjalan bersama dan menikmati suasana taman hari itu , mereka berjalan sambil bergandengan tangan, Chun-seok mengajak Ji-ah untuk duduk di suatu tempat di sekitar taman yang ada tempat duduknya , mereka pun duduk dan berbincang satu sama lain .


"Bagaimana bisa kamu menerima ku ?? apa kamu terlalu kasihan padaku ??"tanya Chun-seok.


Ji-ah tersenyum sambil memukul mukul lengan kemudian berkata "Benar juga sih , lebih tepatnya aku menerimamu karena kasihan aja ,aku tidak begitu mencintaimu"ucapnya sambil tersenyum melihat ke arah Chun-seok.


Chun-seok menghela nafasnya kemudian berkata "Kalau begitu kita putus aja deh , ngapain kamu ngasih hatimu untuk orang yang kamu tidak cintai sama sekali kan itu perbuatan bodoh "ucapnya dengan tegas .


Ji-ah mendengar nya kemudian menjawab "ya... bukan begitu , aku hanya mengikuti suasana, jangan ke makan emosi dong sayang ... aku benar benar mencintai Chun-seok, jangan marah begitu jadi jelek tau !!"ucap Ji-ah dan memperlihatkan wajah imutnya.


Chun-seok tersenyum kemudian berdiri "aku pergi ...."ucapnya .


Dengan cepat tangan Ji-ah memegang tangan Chun-seok dengan kuat sambil berkata"Jangan pergi ... mau kemana ??"ucap Ji-ah.


Chun-seok pun tersenyum kemudian menjawab"aku pergi beli ice cream doang ? tunggu disini saja "ucap Chun-seok.


"hmm ... baiklah "jawab Ji-ah.


Chun-seok pun pergi membeli ice cream , setelah selesai membeli ice cream Chun-seok tidak sengaja melihat ayahnya sedang berjalan bersama seorang perempuan lain dan seorang anak laki laki , Chun-seok pun kaget kemudian mengikuti mereka sampai akhirnya ayah , perempuan dan anak laki laki itu duduk dan terlihat sedang menikmati piknik , anak kecil itu kira kira berusia 7 tahun .


Terlihat anak kecil itu berlari lari kesana kemari kemudian berlari ke arah ayahnya sambil berkata "Ayah ...."ucapnya yang membuat Chun-seok kaget bahkan ice cream yang ada di tangannya jatuh saat dia mendengar hal yang terucap dari mulut anak kecil itu .


Chun-seok memberanikan diri mendekati mereka , kemudian berdiri tepat di sebelah ayahnya sambil mengucapkan "Ayah ... apa yang kamu lakukan disini "ucapnya yang membuat ayah nya menoleh .


Ayah Chun-seok kaget kemudian perlahan berkata "Chun-seok...."


"Siapa kamu ??berani sekali memanggil suami saya ayah , emangnya kamu anaknya "ucap wanita itu dengan lantang .


Chun-seok menatap tajam wanita itu kemudian berkata"ya benar !! saya anaknya , dia sudah menikah dia kali dan dia hanya miliki satu putra yaitu saya , anda siapa ??"ucap Chun-seok.


"Seharusnya aku yang bertanya itu , apa yang kamu lakukan !!"teriak Chun-seok.


Disisi lain


Ji-ah pun tersadar Chun-seok terlalu lama dan akhirnya menghampiri Chun-seok, saat itu Ji-ah melihat Chun-seok terlihat sedang beradu mulut dengan seseorang dan akhirnya menghampirinya .


Ji-ah pun melerai mereka dengan memegang tangan Chun-seok"Ada apa ?!"tanya Ji-ah kemudian melihat ayah Chun-seok, anak kecil dan wanita sedang berada di dekatnya .


"Apa ayah saya bilang istri pertama dia sudah tidak ada , istri keduanya masih di rumah senantiasa menunggu dia pulang kerja dan pada akhirnya dia selingkuh , iya anda adalah wanita selingkuhannya , kamu tau hal itu tidak !!" bentak Chun-seok .


Amarah ayah Chun-seok menaik dan akhirnya ayah nya berdiri lalu menampar Chun-seok sampai di lihat oleh banyaknya orang " bicarakan di rumah "ucap ayahnya dengan tegas .


Han ji-ah pun membawa Chun-seok pergi dari tempat itu menuju mobil , Chun-seok pun menangis sambil berkata "Bagaimana bisa ayah lakukan hal itu , dia tidak mengingat dia sudah berumur , dia bahkan tidak memikirkan mamah di rumah , "ucapnya .


Ji-ah mengantar Chun-seok pulang sampai di rumah , Ji-ah hari itu pulang sendiri dan menaiki bus , sedangkan Chun-seok masuk kedalam rumah orangtuanya dengan senyuman indah dari mamah tirinya , mamah Chun-seok berkata "Kamu pulang hari ini ? kenapa tidak mengabari mamah dulu , kalau tau begini mamah pasti buatkan kamu makanan yang enak , masuklah "ucap mamah Chun-seok kemudian pergi ke dapur dan membuatkan makanan untuk Chun-seok.


Chun-seok pun berkeliling rumah dan foto mamah kandungnya masih tertera di dinding rumah begitu juga foto mamah tirinya masih ada di dinding dan meja rumah mereka .


beberapa saat kemudian, makanan selesai dan Chun-seok pun makan , selesai makan Chun-seok berkata "Bagaimana kalau mamah .... mamah cerai saja dengan ayah "ucapnya yang membuat mamahnya terheran .


"Kamu berantem lagi sama ayahmu , bagaimana bisa mamah dan ayahmu cerai , ya walaupun sudah beberapa tahun belum punya adik , mamah lakukan itu untukmu , katanya kamu gak pengen punya adik , kan mamah lakukan itu untuk kebaikan kamu sendiri untuk kesenangan kamu sendiri "ucap mamah Chun-seok.


"Bukan itu mah , tapi ayah cerai apa mamah gak risih dengan itu semua ??"ucap Chun-seok dengan tegas .


Mata mamah Chun-seok tidak bisa berbohong, mamah Chun-seok langsung melotot kemudian berkata "Darimana kamu tau bahwa ayah kamu selama ini selingkuh"jawab Mamah Chun-seok dengan tegas .


Chun-seok terkejut "Mamah tau ?? sejak kapan ??"tanya Chun-seok.


Mamah Chun-seok pun terdiam sejenak kemudian menjawab"mamah tau sejak lama , mamah bilang agar ayahmu menjaga rahasia itu agar kamu tidak tau , hatimu pasti sakit , mamah harus jaga itu "ucap mamah Chun-seok dengan tangisan .


"Harusnya hati mamah yang harus mamah lindungi sendiri , kenapa memikirkan ku aku bukan putra kandungmu "ucap Chun-seok.


"Bagi mamah kamu tetap putra kandung mamah , walaupun mamah bukan mamah kandung mu tapi mamah udah anggap kamu sebagai putra kandung mamah sendiri ."


Tangisan mereka berdua meluap , dan saat itu juga papah Chun-seok datang kemudian menarik tangan Chun-seok lalu menampar nya dan berkata"Apa yang kamu lakukan di depan anak kecil itu !!"teriak ayah Chun-seok.


Mamah Chun-seok tidak terima dan akhirnya ikut menampar ayah Chun-seok"apa yang kamu lakukan pada anakmu sendiri , dia putra kandung mu , brengsek !!"teriak mamah Chun-seok yang membuat Chun-seok terdiam karena baru kali ini dia melihat mamah tiri nya berpihak padanya sampai sampai ayah Chun-seok juga ikut terdiam.