
*Akhirnya aku lihat tawamu lagi Rey ....*batin Chun-seok.
.
Keesokan harinya
"Rey ikut aku dong "- Chun-seok.
"Kemana ??"tanya Rey .
"Kencan buta"jawab Chun-seok.
"Enggak deh,, aku di rumah aja "ucap Rey .
Chun-seok berdiri lalu membawa paksa Rey ke luar dengan kacamata hitamnya dan pergi menemui gadis yang sudah janji dengan Chun-seok.
Sesampainya di tempat
"Kenapa bawa teman ??"tanya si cewek bernama Jisoo .
"Emang salah ya bawa teman "- Chun-seok.
"Gak salah kalau teman kamu ganteng kayak kamu ,, tapi ini .... teman kamu buta ya ..."-ejek Jisoo dengan tatapan menjijikkan.
"Iya ... "
"kita batalin aja deh ,, aku gak mau punya pacar temannya buta gini "-ucap Jisoo .
"hah?? ya udah deh kalau batal gak papa ,, lagian siapa yang mau cewek seperti mu ,, pandang rendah orang ,, dasar cewek belagu "- Chun-seok.
"Ihhh amit amit pacaran sama orang seperti kalian ini "-Jisoo .
"Ayok berangkat Rey ..."-ucap Chun-seok kalau mengajak pergi Rey dari tempat itu .
Sesampainya di mobil
"Seandainya aku gak ikut kamu udah punya pacar "-Rey .
"Siapa bilang ,, justru bagus kamu ikut aku jadinya tau siapa yang tulus siapa yang bodoh "- Chun-seok.
"Benarkah ....???"
"Iya dong ...."
Di kantor kerja Senja
senja yang sudah selesai dengan pekerjaannya langsung hendak pergi ke tempat Ji-ah karena sudah lama merasa tidak pernah mengunjunginya . saat melangkah pergi ke luar ternyata Woojin melihatnya lalu mendekati nya dengan dirinya yang berada disana .
"Senja mau kemana ??"-tanya woojin.
"ah aku mau bertemu teman lama "-jawab senja .
"mau ikut bareng aja sekalian gak ??"-Woojin .
"oke sampai jumpa lagi besok "ucap woojin.
"oke pak ."
Senja pergi sendiri ke tempat Ji-ah dan banyak bicara dengannya.
"aku bosan disini terus ,bawa aku dari tempat ini Senja "- Ji-ah .
"hm.. kamu belum sembuh sepenuhnya Ji-ah,, lain kali aku bawa kamu ke tempat yang kamu mau tapi janji sembuh dengan cepat "-Senja .
"oke baiklah "- ji-ah.
Setelah mengunjungi ji-ah senja pulang ke rumah dan merebahkan tubuhnya di sofa di ruang tengah memejamkan matanya hingga tertidur tanpa membersihkan tubuhnya .
"Astaga anak ini apa dia tidak bisa pergi ke kamarnya dulu malah tidur disini ,, ya udah biar papah aja deh yang pindahkan Senja ke kamarnya "- papah senja .
"Emang masih kuat tunggu Jihoon saja lebih baik begitu "- mamah Hyo jin.
tiba tiba Jihoon pulang dan melihat papah Anhar ingin memindahkan Senja .
"biar aku saja pah ,, emang papah masih kuat buat aku saja ,,tidak apa pah "- Jihoon.
"baiklah "- papah Anhar.
Jihoon menggendong Senja sampai ke kamarnya dan merebahkan tubuh senja di kasur lembut itu tidak lupa memberikan selimut padanya .
"Kelihatan bagaimana capekmu senja ,, aku akan membantumu dengan cara lain "- Jihoon.
Jihoon pergi keluar dari pintu kamar senja dan beristirahat juga .
Pagi hari tiba
"pagi mamah ..."- senja .
"Pagi sayang ... mamah buatkan menu kesukaan mu ,, cepatlah makan baru berangkat kerja "- mamah Hyo jin.
"oke "
Papah Anhar dan Jihoon juga ikut bergabung sarapan bersama sama di meja makan keluarga mereka .
Skip di kantor
"hari ini banyak kerjaan capek pasti "- Senja .
"Ya capek lah tiap hari harus pulang larut "-Jawab teman kerja disebelah nya .
"Andai aku punya Kantor sendiri nanti pasti pegawaiku ku atur sendiri nanti dan pastinya kalau lembur seperti kita akan dapat tip atau bonus "- Senja .
"aku doakan kamu bisa bangun perusahaan sendiri nanti ."
"thanks ..."